Showing posts with label alat. Show all posts
Showing posts with label alat. Show all posts

Thursday, July 28, 2022

Bahan, Peralatan dan Prosedur Pembuatan Kerajinan Bahan Serat Tekstil Buatan

Alat yang digunakan untuk membuat produk kerajinan dari bahan serat tekstil buatan cukup banyak. Peralatan yang digunakan sesuai kebutuhan.

1. Kerajinan Permadani


Gambar 2. 8. Contoh Karya Kerajinan Tapestry

Sumber: Pinterest (2020). https://id.pinterest.com/pin/753297475151225295/

Tapestri adalah sebuah teknik membuat karya tekstil dengan cara menenun benang-benang, serta-serat, dan bahan lain. Teknik tapestri memiliki kesamaan dengan tenun, merajut. Media yang digunakan berupa benang, tali dari sabut kelapa, kain, kertas yang digulung/dililit kecil, serta benda lain. Pada kehidupan sehari-hari tapestri dijumpai pada keset kaki, gantungan pot bunga, ikat pinggang, taplak meja, dan syal. Kata Tapestri diambil dari bahasa Perancis Tapiesserie yang mencakup penutup lantai atau bahasa Latin Tapestrum, jenis sulaman yang memiliki banyak teknik yang digunakan.

sebuah. Bahan Produksi Permadani

1) Benang tipis/kecil untuk lungi


Gambar 2. 9. Bahan Karya Kerajinan Tapestry (Benang Tipis)

Sumber: Suci Paresty (2017)

2) Benang tebal untuk pakan


Gambar 2. 10. Bahan Karya Kerajinan Tapestry (Benang Tebal)

Sumber: Suci Paresty (2017)


b. Alat Produksi Kerajinan Permadani

1) Kayu spanram yang diberi paku untuk benang lungi


Gambar 2. 11. Alat Produksi Kerajinan Permadani (Kayu Spanram)

Sumber: Suci Paresty (2017)

2) Batang Kayu

Bentuk batang kayu menyerupai sumpit sebagai pengikat benang pakan yang berjalan. Dalam tenun atau anyam memiliki dua susunan benang yaitu benang lungi yang disusun sebagai dasar bidang tenunan atau anyaman, dan pakan sebagai pembentuk warna atau motif terstruktur.


Gambar 2. 12. Alat Produksi Kerajinan Permadani (Batang Kayu)

Sumber: Suci Paresty (2017)

Gunting dan sisir


Gambar 2. 13. Alat Produksi Kerajinan Tapestry (Gunting dan Sisir) Sumber; Suci Paresty (2017)


c. Prosedur Pembuatan Kerajinan Tapestry


Gambar 2. 14. Prosedur Produksi Kerajinan Tapestry Sumber: Suci Paresty, dkk (2017)



2. Kerajinan Batik Tulis



Gambar 2. 15. Membatik

Hobiku Duniaku (2017). http://chrystobikuduniaku.blogspot.com/2017/03/batik-proses-jiwa-seni-berbicara.html

Membatik adalah membuat hiasan pada permukaan kain katun, tidak semua jenis kain dapat dibuat batik. Kain yang biasanya digunakan adalah yang berbahan dasar kapas dan sutra. Membatik menggunakan alat khusus yang disebut canting. Berdasarkan wilayah penyebaran motif kain batik dan dilihat dari periode perkembangan batik di Indonesia, batik dapat dibagi dua, yaitu batik klasik atau tradisional yang menggunakan warna gelap coklat, hitam dan batik modern seperti pada motif bebas dan berwarna cerah seperti batik pesisiran. Kedua istilah batik ini tidak hanya berlaku pada masa sebelumnya, berlangsung hingga saat ini.

Batik di Indonesia berkembang terus di setiap daerah sehingga kaya akan kain batik yang harus dibelajarkan di sekolah.

a) Batik Klasik disebut juga tradisional yang berada di pedalaman. Batik pedalaman adalah pengkategorian batik yang berkembang di masa lalu.

b) Batik modern yang banyak dikembangkan di pesisiran yang dikenal dengan batik pesisiran.

Batik pesisiran adalah batik yang berkembang di masyarakat yang tinggal di luar benteng keraton, sebagai akibat dari pengaruh budaya luar yang lebih bebas. Batik modern adalah batik pengembangan kreasi baru dengan berbagai motif dan warna yang dinamis.

a.Bahan Produksi Kerajinan Batik Tulis

Gambar 2. 16. Bahan Karya Kerajinan Batik Tulis

Sumber: Hobiku Duniaku (2017) http://chrysthobikuduniaku.blogspot.com/2017/03/batik-proses-jiwa-seni-berbicara.html

(1) Kain Mori. Bahan baku batik yang terbuat dari katun (2) Malam (lilin)



Gambar 2. 17. Bahan Pewarna Kerajinan Batik

Hobiku Duniaku (2017). http://chrysthobikuduniaku.blogspot.com/2017/03/batik-proses-jiwa-seni- berbicara.html

(1) Pewarna Sintetis (2) Pewarna Alami

b. Alat Produksi Kerajinan Batik

 2. 18. Alat Produksi Kerajinan Batik Tulis

Hobiku Duniaku (2017) http://chrysthobikuduniaku.blogspot.com/2017/03/batik-proses-jiwa-seni-berbicara.html


c. Prosedur Produksi Kerajinan Batik Tulis

Gambar 2. 19. Prosedur Produksi Kerajinan Batik Tulis

Sumber: Suci Paresty, dkk (2017)


Gambar 2. 20. Hasil Produksi Kerajinan Batik Tulis


3. Kerajinan Sulaman

Menyulam adalah suatu teknik keterampilan yang dimiliki oleh seseorang dalam menuangkan kreativitasnya dalam menghasilkan produk kerajinan yang berbentuk gambar atau pola yang terdapat pada kain sebagai penghias untuk memberikan suatu kesan estetik pada sisi kain. Agar lebih jelas dan paham tentang Teknik sulaman dasar dan sulaman 2 dimensi, Ananda dapat menontonnya dalam tautan Biancraft Time (2019). https://youtu.be/z5HDzfTI3aU dan Biancraf Time (2019). https://youtu.be/Tk9-Jslx1h8


sebuah. Bahan Produksi Kerajinan Sulaman


Gambar 2. 23. Bahan Produksi Kerjainan Sulam
Sumber: Soffy (2015) http://ayomenyulam.blogspot.com/2010/12/alat-bahan-untuk-menyulam.html
(1) aneka jenis benang sulam (2) aneka jenis pita

b. Alat Produksi Kerajinan Sulaman

Gambar 2. 24. Peralatan Produksi Kerajinan Sulaman
Sumber: Soffy (2015). http://ayomenyulam.blogspot.com/2010/12/alat-bahan-untuk- menyulam.html
(1) Jarum sulam; (2) Jiplakan pola; (3) Ram/pembidangan; (4) gunting;
(5) pendedel; (6) kapur tulis/pensil; (7) tutup jari

c. Prosedur Produksi Kerajinan Sulaman

Gambar 2. 25. Proses Produksi Kerajinan Sulaman


4. Kerajinan Jahit Aplikasi
Gambar 2. 26. Kerajinan Jahit Aplikasi
Sumber: Suci Paresty, dkk (2017)
Jahit aplikasi merupakan bagian dari teknik menjahit. Jahit aplikasi adalah teknik menghias permukaan kain dengan cara menempelkan guntingan kain pada kain yang berbeda warna dengan dasar kain, selanjutnya diselesaikan dengan jahit tangan teknik sulam yang menggunakan tusuk hias feston. Jahit aplikasi cenderung menghias permukaan benda. Sehingga kegiatan menjahit dapat dikategorikan sebagai kerajinan yang memiliki fungsi hias.
sebuah. Bahan Produksi Kerajinan Sulaman
Bahan yang biasa digunakan dalam menjahit aplikasi terdiri dari benang jahit atau sulam, kain bermotif atau polos, dapat pula digunakan kain perca.
Saat ini sedang menjamur penggunaan kain felt atau flanel yang memiliki ratusan ragam warna sebagai bahan aplikasi


Gambar 2. 27. Bahan Produksi Jahit Aplikasi Sumber: Suci Paresty, dkk (2017)

b. Alat Produksi Kerajinan Sulaman
Gambar 2. 28. Alat Produksi Jahit Aplikasi
Sumber: Suci Paresty, dkk (2017)

c. Prosedur Produksi Kerajinan Sulaman
Gambar 2. 29. Proses Produksi Jahit Aplikasi
Sumber: Suci Paresty, dkk (2017)

Bahan dan Alat Kerajinan






Sumber: DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII 

Tuesday, November 9, 2021

Alat dan Bahan Pembuatan Grafis

Alat dan Bahan Pembuatan Grafis

1. Cetak Tinggi
Cetak tinggi yaitu teknik membuat referensi dengan membuat pola pada permukaan media dengan bentuk yang timbul. Teknik ini merupakan teknik yang paling mudah dan murah karena tidak butuh alat khusus dan peralatan canggih. Alat: alat lengkung kayu, alat cukil untuk logam. Bahan: kayu, logam linoleum, hardboard .
Gambar 3A


Gambar 3D

2. Cetak Datar
Cetak data merupakan salah satu teknik dalam membuat grafis. Teknik cetak data menggunakan alat untuk menggores batu karena bahan yang digunakan dalam teknik ini adalah lempengan batu. Batu kapur karena sifatnya yang bisa menyimpan minyak. Prosesnya batu kapur yang telah diberi minyak dibentuk dengan pola dan gambar yang diinginkan. Kemudian dilakukan pengasaman pada batu tersebut. Alat: paku atau alat besi yang runcing untuk membuat pola gambar pada batu, bahan: batu putih. Teknik cetak data sekarang dapat dijumpai pada sistem mesin dan teknik foto mekanik.

Gambar 3E

3. Cetak Saring
Cetak saring adalah salah satu karya seni grafis yang melalui prosesnya melalui tahapan, yakni diawali dengan pembuatan cetakan pada alat kasa yang dilapisi bahan peka cahaya. Selanjutnya layar film dan dilakukan penyinaran, kemudian ditutup layar dan terbentuklah beton berlubang (saring) sesuai dengan filmnya. Cat di atas layar kemudian diratakan dengan rakel sehingga membentuk gambar sesuai betonnya. Cetak saring menggunakan bahan: cromatine, ulano dan cat sablon dan film. Alat yang digunakan adalah screen , rakel, meja sablon, landasan.

Gambar 3C

4. Cetak Dalam
Teknik cetak dalam menggunakan bahan: aluminium, kertas, dan tinta, adapun alat yang digunakan pada teknik ini adalah paku dan besi runcing. Cetak dalam beberapa bentuk yakni: Engraving, Etsa, Mezzotint, Drypoint.

Gambar 3B


Sumber:
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas IX Semester Genap. 2020.

Sunday, November 7, 2021

Menentukan Alat-alat dan Teknik Pembuatan Patung

Alat Pembuatan Patung

Peralatan yang diperlukan untuk membuat patung sangat berguna pada bahan dan teknik yang akan digunakan. Alat-alat yang biasa digunakan pada pembuatan patung dapat dicermati sebagai berikut:


Gambar 4A


Gambar 4B


Gambar 4C


Berikut beberapa alat yang biasa digunakan pada proses pembuatan patung:

1. Pahat. Digunakan untuk bahan atau keras untuk memahat atau mengurangi bahan keras sehingga membentuk objek yang diinginkan. Pahat terbuat dari logam keras yang tajam, tersedia dalam berbagai mata pisau, digunakan dengan cara memalu pahat pada bahan patung.

 

2. Palu. Palu digunakan untuk memukul pahat.


alat pahat dan palu kayu untuk membuat patung


3. Bursir semacam pisau/alat sudip untuk mengukir bahan lunak. biasanya butsir terbuat dari kayu atau memiliki mata yang tumpul. Ada juga butsir yang bermatakan kawat, untuk memudahkan pembentukan bahan lunak.


Alat bursir untuk membuat seni patung dari bahan lunak

 

4. Alat Las. Sudah jelas untuk membentuk logam secara langsung (tanpa mencairkannya) diperlukan alat las agar dapat menyusun logam sesuai dengan keinginan Kamu.



5. Meja Putar. Berrupa meja bundar yang dapat berputar ke segala arah. Fungsinya untuk lebih mudah melihat dan mengontrol bentuk patung dari berbagai arah tanpa harus mengitari patung bergerak.



6. Tang. Ketika membuat patung yang memerlukan rangka, maka alat ini sangat dibutuhkan untuk membengkokan dan kawat sesuai dengan rancangan yang diinginkan

 




Teknik Pembuatan Patung

1. Teknik Pahat, merupakan teknik untuk mengurangi penggunaan alat pahat dan palu terhadap bahan patung yang diolah.

2. Teknik Membentuk adalah teknik yag membentuk bahan lunak dengan mengurangi menggunakan alat butsir dan menmbahkan bahan jika diperlukan. Butsir biasa digunakan untuk mengolah bahan lunak seperti tanah liat, lilin plastisin.

3. Teknik Las, yaitu membuat karya patung dengan cara menggabungkan bahan-bahan lain untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan. Teknik yang digunakan untuk menggabungkan bahan logam dan merakitnya menjadi bentuk tertentu.

4. Teknik Cor, membuat karya seni dengan membuat cetakan terlebih dahulu, lalu bahan cor ke dalam cetakan, sehingga menghasilkan bentuk yang diinginkan (sesuia dengan bentuk cetakan).

5. Teknik Cetak, seperti teknik cor, beton dibuat terlebih dahulu, namun bahan tidak harus dicor, bahan lunak atau dapat langsung dijepit menggunakan cetakan Bivalve yang memiliki dua sisi simetris seperti kerang.


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas IX Semester Gasal. 2020.

Thursday, October 28, 2021

Membuat Komik

Membuat komik itu mudah. Kita akan mengawalinya dengan belajar membuat komik secara sederhana. Alat dan bahan yang digunakan Cuma kertas putih polos, pensil, spidol kecil hitam, penghapus, dan sebuah penggaris.

Untuk membuat komik yang paling dibutuhkan adalah keberanian. Keberanian untuk memulai. Keberanian untuk menggambar. Barangkali Kamu akan menemukan kesalahan-kesalahan, itu bagus. Karena dari kesalahan-kesalahan kita dapat belajar banyak. Orang-orang besar pun memulai belajar dari hal-hal kecil. Mereka juga belajar banyak dari kesalahan-kesalahan yang pernah mereka buat. Jadi mari memulai!


Gambar 46 Alat dan Bahan untuk Membuat Komik

Kita akan membuat komik strip. Komik yang akan kita buat hanya terdiri atas 3 panel saja. Karena ini adalah komik pertama Kamu, kita akan fokus pada pembuatan komik tiga panel saja. Tetapi ketika Kamu menjadi ahli dalam membuat komik pendek kelak, Kamu dapat membuatnya lebih panjang dan diisi dengan lebih banyak karakter.


Gambar 47 Tiga Panel untuk Membuat Komik Strip

Langkah pertama ialah menuliskan ide cerita untuk komik strip yang akan dibuat. Apa ide cerita Kamu? Di sekitar kita kaya akan inspirasi untuk diolah menjadi ide yang hebat. Kamu juga dapat menggunakan pengalaman pribadi Kamu. Yang unik, menarik, lucu, heboh, keren. Bagikanlah itu!

Misalnya ide ceritanya begini. Tentang pengalaman bangun tidur kesiangan. Akibatnya tergesa-gesa ke sekolah. Sampai di kelas baru tahu bahwa baju seragam yang dipakai terbalik. Semua kawan tertawa.

Tulislah ide cerita Kamu di sebuah kotak.

Membuat komik strip tidak berbeda dengan menulis cerita pendek. Ini kerja kreatif, jadi butuh keberanian berimajinasi! Untuk membuat ide cerita komik, sedikitnya kita butuh tiga hal. Menjaring ide, menangkapnya, dan memaparkannya. Jika kita akan membikin komik tiga panel, maka bagilah ide cerita Kamu menjadi 3 bagian.

Bagilah ide cerita Kamu dalam 3 bagian, tuliskan pada kotak tersebut.

Tuliskan juga ide-ide Kamu tentang bagaimana karakternya, latarnya, ekspresi, properti, dan dialognya. Pastikan setiap bagian memiliki beberapa aksi dan akhir cerita yang kuat dengan klimaks yang mengagumkan.


Gambar 48 Berbagai Aksi Karakter Stick Figure

Bagian selanjutnya adalah membikin panel. Karena kita akan membikin tiga panel maka gambarlah ketiga panel tersebut. Pada selembar kertas biasa yang bersih. Gambarlah tiga panel Kamu dengan menggunakan pensil dan penggaris. Pastikan setiap panel berukuran sama. Kamu bahkan dapat memberi tanda kecil di atas kertas untuk menandai di mana letak balon katanya. Disarankan, Kamu membuat panel dua kali lebih besar dari yang Kamu rencanakan sehingga Kamu tidak kehabisan ruang. Maksudnya, sebaiknya panel digambar dengan ukuran yang cukup besar. Itu akan memudahkan Kamu untuk menggambar!


Panel untuk Membuat Komik Strip


Selanjutnya gunakan bentuk dasar untuk menggambar karakter. Salah satu bagian tersulit dalam membuat komik adalah menggambar karakter. Disarankan Kamu menggunakan bentuk dasar untuk menggambar karakter tersebut. Karena ini mungkin merupakan komik pertama Kamu, maka jika Anda kesulitan menggambar gunakan saja bentuk-bentuk stick figure (seperti gambar anak TK) untuk membuat semuanya mudah. Selain itu, buatlah juga sketsa gelembung kata untuk dialog yang telah Kamu rencanakan. Jangan lupa, tolong gunakan pensil pada tahap ini, jadi Kamu bisa menghapus kesalahan jika hal itu terjadi.


Gambar 49 Contoh Karakter Berbentuk Stick Figure

Setelah Kamu menyelesaikan aksi karakter, langkah berikutnya ialah menambahkan huruf untuk dialog ke dalam balon kata. Jangan lupa untuk memeriksa ulang ejaan pada dialog yang Kamu tulis. Ingat ya, ukuran huruf Kamu bisa menunjukkan apakah karakter  sedang berteriak atau berbisik. Misalnya, huruf kapital penuh menunjukkan bahwa karakter Anda sedang berteriak.


Gambar 50 Contoh Karakter dengan Balon Kata

Sekarang kita kembali lagi ke karakter yang telah Kamu gambar. Tambahkan detail tambahan, seperti ekspresi wajah, garis gerakan, bayangan di lantai. Selain itu berikan latar dan propetinya jika itu diperlukan. Lakukanlah hal itu untuk setiap panel.


Gambar 51 Contoh Karakter dengan Detil Suasana

Sekarang, Kamu akhirnya bisa menggunakan spidol untuk menindis gambar yang semula dibuat dari pensil. Setelah selesai gunakan penghapus untuk goresan- goresan pendil yang masih nampak. Yeah, komik pertama Kamu sekarang sudah selesai – bagus! Kamu dapat membiarkannya menjadi komik hitam-putih atau bahkan menambahkan warna untuk menjadikannya komik berwarna.


Gambar 52 Selamat, Komik Pertama Kamu Sukses


Sumber:
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.