Showing posts with label cetak. Show all posts
Showing posts with label cetak. Show all posts

Thursday, November 11, 2021

Latihan Soal Seni Grafis


A.Pilihlah satu jawaban benar dengan memberi tanda silang pada A,B,C atau D

1. Karya seni rupa dua dimensi yang pembuatannya melalui proses cetak disebut…

A. grafis

B. Ilustrasi

C. Ekspresi

D. dekorasi


2. Secara etimologi grafis berasal dari Yunani graphein yang artinya…

A. Mencipta

B. Menulis atau menggambar

C. Menoreh

D. Menggores


3. Alat cetak yang terbuat dari lembaran kain tipis berpori dan biasanya dibentangkan pada kerangka dari bahan kayu disebut…

A. Toraja

B. peran

C. Layar

D. rakel


4. Software untuk pembuatan seni grafis, mudah dioperasikan dan cocok untuk deaain vektor disebut…

A. Adobe Photoshop

B. ilustrator Adobe

C. adob

D. Corel Draw


5. Suatu sistem alat komunikasi visual yang dapat membentuk dan mengkomunikasikan identitas sebuah merk, lembaga, produk barang dan jasa yang disebut…

A. Identitas sosial

B. Iklan

C. Poster

D. buklet


6. Agar produk dan jasa dapat lebih dikenal khalayak dan akhirnya tertarik untuk membeli maka dibuatlah…

A. Poster

B. Iklan

C. Desain anatar person

D. Identitas visual


7. Salah satu cara yang ditempuh oleh produsen untuk mengenalkan produk kepada khalayak dengan cara membuat … pada barang produksinya yakni

A. balas dendam

B. Etalase

C. Kemasan

D. selebaran


8. Teknik membuat acuan dengan membuat pola pada permukaan media yang dipilih dengann bentuk yang timbul disebut teknik…

A. Cetak dalam

B. Cetak sari

C. Cetak Sablon

D. Cetak tinggi


9. Proses membuat alat cetak dengan cara menggores batu kapur yang telah dilumuri minyak disebut teknik…

A. Cetak dalam

B. Cetak Sablon

C. Cetak Datar

D. Cetak tinggi


10. Proses pembuatan karya seni grafis dengan cara membuat cetakan dulu dengan alat screen disebut teknik cetak…

A. tinggi

B. Saring

C. dalam

D. Datar


11. Proses membuat karya seni grafis dengan cara membuat goresan dengan alat runcing pada lempengan logam disebut teknik cetak…

A. Datar

B. tinggi

C. dalam

D. Saring


12. Gambaran sifat dari suatu permukaan sehingga menimbulkan sensasi sensasi menarik dan membangkitkan perasaan yang disebut unsur grafis…

A. ruang

B. garis

C. bidang

D. Tekstur 


13. Tempat bertemunya semua unsur seni grafis dan bergabung menjadi satu kesatuan disebut unsur…

A. ruang

B. bidang

C. Tekstur

D. Gari


14. Proses pembuatan grafis pada gambar di bawah ini termasuk cetak…

Gambar 7

A. Saring

B. tinggi

C. Datar

D. dalam


15. Setiap elemen pembentuk karya seni grafis ditampilkan dalam teratur, seimbang, dan proporsional sehingga menarik perhatian dan memberikan kesan tersendiri bagi penikmatnya. Hal isi sesuai prinsip pembuatan grafis…

A. Keseimbangan

B. Komposisi

C. Irama

D. Harmoni


16. Screen adalah salah satu alat yang digunakan untuk penerapan ragam hias semakin besar kode angkanya maka layar tersebut semakin…

A. Kecil pori-pori

B. Besar pori-pori

C. Kasar pori-pori

D. Halus pori-pori


17. Layar yang kode angkanya paling besar cocok digunakan untuk mencetak pada media…

A. Kayu

B. plastik

C. kain kasar

D. Handuk


18. Salah satu teknik mencetak dengan menggunakan media plat logam yang dibuat terlebih dahulu secara kasar dan merata adalah teknik…

A. Ukiran

B. Titik kering

C. Mezzotint

D. Etsa


19. Proses pembuatan karya seni grafis dengan menggunakan media papan kayu sering dilakukan pada teknik cetak…

A. Datar

B. dalam

C. Saring

D. Tinggi.

 

20. Di bawah ini adalah salah satu hasil karya seni grafis yang dibuat dengan teknik cetak

Gambar 8

A. Datar

B. tinggi

C. Saring

D. dalam


Kunci Jawaban:

KUNCI JAWABAN PILIHAN GANDA

1. A 11. C

2. B 12. D

3. C 13. A

4. D 14. C

5. A 15. D

6. B 16. A

7. C 17. B

8. D 18. C

9. A 19. D

10. B 20. B


B. Jawablah pertanyaan inidengan singkat dan benar!

1. contoh dua hasil cetak tinggi!

2. dasar dua bahan untuk membuat grafis tinggi!

3. Jelaskan yang dimaksud cetak tinggi!

4. alat untuk membuat grafis cetak saring!

5. menawarkan dua perangkat lunak yang biasa digunakan untuk membuat grafis teknik digital?

6. cetak dua media contoh pembuatan sni grafis datar!

7. menyediakan dua media untuk pembuatan grafis cetak dalam!

8. Keseimbangan dalam pembuatan seni grafis dapat dicapai melalui

9. kumpulan benda yang ada di rumahmu yang merupakan contoh karya seni grafis!

10. Jelaskan menurut pendapatmu yang dimaksud planography print!


KUNCI JAWABAN URAIAN

1. Cap stembel, plat nomor kendaraan

2. MDF, harboard, kayu

3. Cetak tinggi adalah salah satu proses pembuatan karya seni grafis dengan menoreh menggunakan alat cukil sehingga akan muncul bagian yang tinggi karena bagian yang tinggi itu merupakan obyek yang akan dicetak.

4. Layar, rakel, meja sablon

5. Adobe Photoshop, Coreldraw

6. Karet plastik dan kaca

7. Lempengan tembaga, besi, kuningan

8. Bentuk, warna, tekstur

9. Kaos sablon, hasil cetakan foto

10. Cetak Datar adalah salah satu teknik berkarya seni grafis yang dibuat dengan menggunakan klise data dengan prinsip saling menolak dan saling menerima antara tinta dan udara.


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas IX Semester Genap. 2020.


Wednesday, November 10, 2021

Langkah-langkah Pembuatan Grafis

Langkah-langkah dalam pembuatan karya seni grafis terdiri dari beberapa tahapan yakni sebagai berikut:

1. Gunakan bahan dan alat seperti: kertas kalkir, pensil, papan kayu/hardboard, alat cukil, tinta, kaca, rakel.

2. Membuat rancangan gambar disebut sketsa atau gambar acuan. Proses menggambar dapat dilakukan pada kertas kalkir terlebih dahulu baru dilekatkan pada plat dahulu cetak atau dapat langsung digambar diplat acuan cetak. Teknik dapat dilakukan secara manual atau dapat hasil printout komputer baru kemudian dijiplak atau langsung ditempelkan di plat cetak yang sudah menggambar.

3. Pada tahap ini adalah melaksanakan proses pencukilan. Alat yang digunakan adalah Pisau cukil. Ketika melakukan pencukilan memperhatikan serat kayu (MDF) dan juga berhati-hati ketika mencukil karena mata pisaunya sangat tajam. Mata pisau yang sangat tajam ini akan memberikan cukilan yang bersih dan jelas. Bagian yang tidak digunakan untuk menghantarkan tinta disebut bagian negatif, sedang bagian yang menghantarkan tinta atau mencetak posisi akan tetap sejajar dengan plat acuan.

4. Setelah selesai pencukilan maka plat keinginan terlihat memiliki permukaan yang dalam seperti relief. Sebelum mulai mencetak plat atau mencetak garis batas dengan menggunakan pensil, agar kemampuan proses mencetak akurat.

5. Selanjutnya proses cetak dapat dimulai, pertama tama tinta secukupnya dengan alat bantu yang ambil skrap, letakkan tinta tersebut di atas permukaan kaca yang bekerja sebagai landasan untuk mengolah tinta.

6. Kemudian ratakan tinta tersebut untuk mengelola dengan menggunakan rol raket.

7. Setelah tinta selesai dibersihkan, pindahkan tinta pada permukaan plat yang akan dicetak dengan bantuan rol raket, pastikan tinta tersebut merata pada permukaan plat.

8. Apabila tinta sudah merata ke sluruh permukaan plat yang timbul, maka proses cetak dapat mulai dikerjakan. keinginan mencetak/plat di atas selembar kertas yang bersih bekerja sebagai alas kerja. Kemudian tempelkan kertas yang akan dicetak di atas plat acuan cetak.

9. Proses cetak plat ke kertas dengan menggunakan etching machine, handpress. Jika tidak memiliki alat ini bisa digosok dengan sendok atau bahkan hanya dengan tangan saja. Pastikan penggosokan merata ke semua permukaan kertas sehingga hasil maksimal, jika tidak merata hasilnya kurang tajam dan kurang jelas.

10. Setelah mencetak agar plat atau referensi tersebut dapat digunakan kembali di lain kesempatan, maka segeralah bermain degan air dan minyak tanah untuk menghilangkan gambar-gambar grafis yang menempel pada sela-sela permukaan plat.

11. dalam proses mencetak hambatan misalnya hasil cetak lama-lama tidak jelas ada tinta kering, maka untuk memperbaiki mungkin cara menggambar.


Contoh Membuat Grafis dengan Media Hardboard/MDF dengan  proses pembuatan grafis dengan teknik cetak tinggi:

Hasil karya seni grafis dari bahan papan kayu yang dicukil atau ditoreh dengan alat lengkung kayu sehingga hasilnya menunjukkan bekas cukilan dan torehan. Sebelum melaksanakan pencukilan pada papan kayu sudah dibuat sketsa/rencana gambar terlebih dahulu. Hasil torehan mengikuti alurnya pada burung tersebut, begitu pula cukilan pada tumbuhannya.



Hasil karya seni grafis cetak tinggi dengan Media MDF dengan alat wood curving. Kegiatan dimulai dengan membuat obyek dengan bahan papan yang telah disiapkan. Setelah selesai kemudian melaksanakan proses pencukilan. Pencukilan mengikuti sketsa obyek yang telah dibuat.





Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas IX Semester Genap. 2020.

Tuesday, November 9, 2021

Jenis Karya Grafis berdasarkan Teknik karya Grafis

 Jenis karya seni grafis berdasarkan teknik pembuatannya adalah:

1. Cetak Tinggi (Relief Print)

Cetak tinggi merupakan proses pembuatan grafis dengan cara memanfaatkan ketinggian sebuah media untuk mencetak. Teknik ini menggunakan bahan yang mudah untuk dicukil. Setelah dicukil permukaan medianya akan memiliki perbedaan yang tinggi sehingga akan menghasilkan bagian yang tinggi dan bagian yang rendah (relief). Bagian yang memiliki permukaan tinggi akan diolesi tinta menggunakan alat rol karet untuk meratakannya, kemudian bagian kertas ditekan dengan tangan sehingga akan membentuk gambar sesuai dengan yang dibuat.

Gambar 4D

Gambar 4A


2. Cetak Dalam (Intaglio Print)

Cetak dalam salah satu teknik mencetak grafis dengan proses menggunakan plat aluminium, caranya plat dibentuk menggunakan benda tajam dan runcing, agar dapat menghasilkan goresan. Goresan pada plat alumunium tersebut diberi tinta dan disapukan pada permukaan kertas yang dibasahi.

Gambar 4C

3. Cetak Saring (Sablon)

Cetak saring merupakan salah satu teknik membuat grafis, proses pembuatannya menggunakan beton dari alat yang disebut screen. Layar dilapisi dengan bahan yang peka terhadap cahaya, selanjutnya layar ditutup dengan film (gambar) kemudian dilakukan penyinaran dengan sinar matahari atau lampu dengan suhu tertentu. Setelahnya layar dibuat dan akan terbentuk beton berlubang (saring) sesuai dengan film yang dibuat.


4. Cetak Datar (Cetak Planografi)

Cetak datar adalah salah satu teknik berkarya seni grafis yang dibuat dengan menggunakan klise data dengan prinsip saling menolak dan saling menerima antara tinta dan udara. Cetak datar mendapatkan perlakuan khusus pada bagian tertentu untuk menciptakan gambar.

Gambar 4B


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas IX Semester Genap. 2020.

Sunday, November 7, 2021

Menentukan Alat-alat dan Teknik Pembuatan Patung

Alat Pembuatan Patung

Peralatan yang diperlukan untuk membuat patung sangat berguna pada bahan dan teknik yang akan digunakan. Alat-alat yang biasa digunakan pada pembuatan patung dapat dicermati sebagai berikut:


Gambar 4A


Gambar 4B


Gambar 4C


Berikut beberapa alat yang biasa digunakan pada proses pembuatan patung:

1. Pahat. Digunakan untuk bahan atau keras untuk memahat atau mengurangi bahan keras sehingga membentuk objek yang diinginkan. Pahat terbuat dari logam keras yang tajam, tersedia dalam berbagai mata pisau, digunakan dengan cara memalu pahat pada bahan patung.

 

2. Palu. Palu digunakan untuk memukul pahat.


alat pahat dan palu kayu untuk membuat patung


3. Bursir semacam pisau/alat sudip untuk mengukir bahan lunak. biasanya butsir terbuat dari kayu atau memiliki mata yang tumpul. Ada juga butsir yang bermatakan kawat, untuk memudahkan pembentukan bahan lunak.


Alat bursir untuk membuat seni patung dari bahan lunak

 

4. Alat Las. Sudah jelas untuk membentuk logam secara langsung (tanpa mencairkannya) diperlukan alat las agar dapat menyusun logam sesuai dengan keinginan Kamu.



5. Meja Putar. Berrupa meja bundar yang dapat berputar ke segala arah. Fungsinya untuk lebih mudah melihat dan mengontrol bentuk patung dari berbagai arah tanpa harus mengitari patung bergerak.



6. Tang. Ketika membuat patung yang memerlukan rangka, maka alat ini sangat dibutuhkan untuk membengkokan dan kawat sesuai dengan rancangan yang diinginkan

 




Teknik Pembuatan Patung

1. Teknik Pahat, merupakan teknik untuk mengurangi penggunaan alat pahat dan palu terhadap bahan patung yang diolah.

2. Teknik Membentuk adalah teknik yag membentuk bahan lunak dengan mengurangi menggunakan alat butsir dan menmbahkan bahan jika diperlukan. Butsir biasa digunakan untuk mengolah bahan lunak seperti tanah liat, lilin plastisin.

3. Teknik Las, yaitu membuat karya patung dengan cara menggabungkan bahan-bahan lain untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan. Teknik yang digunakan untuk menggabungkan bahan logam dan merakitnya menjadi bentuk tertentu.

4. Teknik Cor, membuat karya seni dengan membuat cetakan terlebih dahulu, lalu bahan cor ke dalam cetakan, sehingga menghasilkan bentuk yang diinginkan (sesuia dengan bentuk cetakan).

5. Teknik Cetak, seperti teknik cor, beton dibuat terlebih dahulu, namun bahan tidak harus dicor, bahan lunak atau dapat langsung dijepit menggunakan cetakan Bivalve yang memiliki dua sisi simetris seperti kerang.


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas IX Semester Gasal. 2020.

Monday, October 11, 2021

Media dan Teknik membuat karya seni rupa tiga dimensi


Berkarya seni rupa tigadimensi harus menggunakan teknik yang tepat dan menyesuaikan dengan bahan dan media yang telah dipilih sebelumnya. Teknik pembuatan karya seni rupa tiga dimensi diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Teknik pahat, teknik ini dilakukan dengan cara mengurangi atau membuang bagian-bagian tertentu untuk memunculkan suatu bentuk. Teknik ini dapat dilakukan pada bahan batu, kayu, dengan menerapkan bentuk-bentuk motif hias. Misalnya, membuat patung dan relief dengan bahan dasar kayu dan batu. Alat pahat terdiri dari 5 jenis sebagai berikut:

-Pahat kuku (penguku), pahat ini menjangkau sekitar 20 batang dengan berbagai ukuran, pahat ini digunakan untuk memahat bagian-bagian yang melengkung, bentuk bentuk seperti kuku.

-Pahat lurus (penjilat) menjangkau sekitar 10 batang dengan berbagai ukuran, pahat ini digunakan untuk memahat bagian yang lurus, bentuk lurus.

-Pahat col membuka 4 batang, digunakan untuk meratakan bagian dasar ukiran yang mencorok kedalam yang tidak dpat dicapai dengan pahat lurus, bentuk lebih melengkung dari pahat penguku.

2. Teknik butsir, yaitu membentuk benda dengan mengurangi dan menambah bahan. Misalnya, membuat patung dengan bahan dasar tanah liat (bahan lunak lainnya)

3. Teknik cor (cetak tuang), yaitu membuat karya seni dengan membuat alat kemudian bentuk adonan berupa semen, gips, dan sebagainya sehingga menghasilkan yang diinginkan. Ada dua cara dalam melakukan teknik cor, yang pertama adalah teknik tuang sekali pakai (a cire perdue), cara ini digunakan untuk membuat bentuk yang sulit dan rumit. Untuk teknik ini, beton hanya dipakai sekali karena untuk mengeluarkan hasil cor harus dilakukan dengan menghancurkan beton. Yang kedua adalah teknik tuang berulang (bivalve) teknik ini digunakan untuk membuat benda yang bentuknya sederhana dalam jumlah yang banyak. Cetakan terdiri dari dua sisi yang dapat disatukan dan dilepas kembali. Teknikini biasanya digunakan untuk membuat bahan yang cair, seperti tanah liat cair, lelehan tembaga dll.

4. Teknik terakhir, yaitu membuat karya seni dengan cara menggabungkan bahan satu dengan bahan lain untuk mendapatkan bentuk tertentu dengan cara dipanaskan, biasanya bahan yang digunakan adalah bahan logam. Misalnya, membuat patung kontemporer dengan bahan dasar logam.

5. Teknik cetak, yaitu membuat karya seni dengan cara membuat terlebih dahulu. Misalnya, membuat keramik dan patung dengan bahan dasar tanah liat dan semen.

6. Teknik membentuk, pengertian teknik membentuk disini yaitu membuat karya seni rupa dengan media tanah liat yang lazim disebut gerabah, tembikar atau keramik. Keramik merupakan karya dari tanah liat yang prosesnya melalui pembakaran sehingga menghasilkan barang yang baru dan jauh berbeda dari bahan mentahnya. Teknik yang umumnya digunakan pada proses keramik di antaranya:

-Teknik Coil (lilit pilin), merupakan teknik pembuatan keramik dengan cara membuat pilinan kecil seperti cacing.

-Teknik Slab (lempengan), yaitu pembuatan keramik dengan cara membuat lempengan dari tanah liat. Cara pembentukan dengan tangan langsung, lempengan atau pijat merupakan teknik pembentukan keramik tradisional yang bebas untuk membuat bentuk-bentuk yang diinginkan. Bentuknya tidak selalu simetris. Teknik ini sering dipakai oleh para seniman.

-Teknik putar, yaitu teknik pembuatan keramik dengan menggunakan alat putar. Teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat, silindris) dan bervariasi. Cara pembentukan dengan teknik putar ini sering digunakan oleh para perajin di sentra-sentra keramik. Pengrajin kramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel)


Baca juga:

Simbol Dalam Karya Seni Rupa 3 Dimensi


Sumber: Ilmiyati, Raphita. Modul Ajar Seni Rupa Tiga Dimensi. 2020



Sunday, January 31, 2016

Ragam, corak, alat, medium dan teknik patung modern

Membuat karya seni patung itu termasuk dalam seni rupa, yang biasanya dibuat dengan cara dipahat, dibentuk dengan tanah liat atau dicetak. Karya seni patung itu sudah ada di seluruh dunia dan tidak hanya ada di Indonesia. Biasanya di setiap Negara bentuk patungnya berbeda-beda dan salah satunya karena dipengaruhi oleh agama. Contohnya saja seperti negara kita sendiri ada Candi Borobudur dan Candi Prambanan, candi itu dibuat karena dipengaruhi oleh agama. merika Serikat dengan patung Liberty dan masih banyak lagi yang lain.
Patung-patung modern dapat bercorak tradisi dari berbagai wilayah. Perkembangan seni patung kini mengacu pada seni patung modern dan post-modern. Untuk itu dalam penggarapan patung modern perlu memahami adanya teknik anatomi, corak figuratif ekspresionis, transformatif, distorsif, dan realis.

Bahan-bahan patung modern di bedakan:
Lunak: tanah liat, malam/plastisin, sabun, tepung, karet, kertas, coklat, gips, semen, plastik, fiberglass, silikon dll Sedang: kayu sengon, kayu waru, kayu randu, kayu mahoni, es batu
Keras: Jenis-jenis logam (besi, baja, perak dll), kayu jati, batu, tulang.

Alat-alat:
  1. Butsir (untuk bahan tanah liat): alat membuat patung yang terbuat dari kayu dan kawat.
  2. Meja Putar: Meja yang dapat di gerakkan atau dengan cara memutar, fungsinya untuk memudahkan dalam mengontrol bentuk dari berbagai arah.
  3. Pahat: Alat yang terbuat dari logam yang ujungnya tajam. Jenisnya ada 2, yaitu: Pahat/tatah untuk kayu yang jumlahnya ada 32 buah. Pahat tatah untuk batu yang di sebut betel, jumlahnya sedikit.
  4. Ganden atau palu: pelengkap dari pahat, palu kayu biasanya di sebut ” GANDHEN”sedangkan untuk batu di sebut ”Martil” Cetakan: biasanya di gunakan untuk bahan patung yang cair (gips, semen, fiberglass, logam, plastik, karet)Kakak tua: pemotong kawat dalam proses pembuatan kerangka patung konstruksi
  5. Gergaji: pemotong kayu
  6. Sendok adonan: untuk mengambil adonan pada bahan patung
    dll

Tehnik
Tehnik adalah cara yang berkaitan dengan alat dan bahan, di bedakan menjadi 4, yaitu:
  1. Tehnik Membutsir
  2. Tehnik dengan cara memijit, menambah dan mengurangi bahan yang di bentuk dengan alat butsir (tanah liat, plastisin)
  3. Tehnik Memahat: tehnik dengan cara mengurangi (kayu dan batu)
  4. Tehnik Mencetak : ada 2 macam, yaitu: cetak tuang (cor) dan cetak tekan. Cetak cor biasanya di gunakan untuk bahan cair atau di cairkan (semeni, gips, logam, fiberglass)
  5. Tehnik Konstruksi: susunan atau bangunan, hal ini di lakukan dengan menyusun kerangka

Fungsi Patung Modern
  • Patung Religi: patung yang di gunakan sebagai media /sarana beribadah dan bermakna religius (bagi kepercayaan tertentu)
  • Patung Monumen: patung yang di gunakan untuk sebagai memperingati jasa atau sebuah peristiwa yang bersejarah.
  • Patung arsitektur: patung yang merupakan bagian dalam susunan / konstruksi bangunan.
    Patung dekorasi: patung untuk menghias bangunan atau memperindah lingkungan. Contohnya: taman
  • Patung seni: patung yang di buat untuk di nikmati keindahan bentuknya.
  • Patung kerajinan: patung di buat sebagai hasil kerajinan, di buat/ di produksi masal. Contoh: sovenir

Corak Patung
Corak patung berdasar masa dan jenis:
  • Patung primitif. Patung primitif cirinya: bentuk sederhana, bahannya mudah di dapat dari alam(batu, kayu), animisme dan dinamisme, magis(tidak berdasarkan masa). Contohnya: Patung Asmat (Papua), Patung pada makam di Sulawesi Selatan (Toraja)
  • Patung Klasik: Patung masa klasik pada masa Hindhu-Budha. Contohnya: Candi Prambanan, Borobudur dll Patung Modern: Pada perwujudannya di bagi 3, yaitu:
  • Corak Imitatif (Realis/Representatif). Corak yang dalam perwujudannya mirip dengan yang ada di alam(manusia, binatang, tumbuhan) dan fisioplastis atau anatomi, proporsi maupun gerak. Tokohnya ini adalah: Hendra, Trubus, Saptoto dan Edi Sunarso. Contoh: Patung Pahlawan Revolusi, Panglima Sudirman dll
  • Corak Deformatif. Corak yang bentuknya yang di rubah dari bentuk aslinya tetapi tidak meninggalkan bentuk aslinya. Bentuk alam di olah di gubah menurut imajinasi, atau hayalan pematung. Perubahan itu masih terkait masih terkait sifat-sifat fisik. Tokohnya: But Mochtar, G. Sidharta. Contoh: Patung yang di gunakan pada film, Aliens
  • Abstrak (Nonfiguratif). Corak yang tidak menampilkan sosok/ figut tertentu tetapi lebih menekankan pada isi atau makna. Biasanya bentuknya minimal dan di pengaruhi oleh patung konsrtuksi. Tokoh-tokohnya: G. Sidharta, Rita Widagdo. Contoh: Patung peringatan Hirosima-Nagasaki

    Ragam Patung
  1. Patung Dada: Patung yang di buat dari kepala sampai batas dada
  2. Patung Torso: Patung yang di buat terdiri dari bagian-bagian tubuh (tangan, leher ke dada, dll) biasanya di gunakan untuk pameran perhiasan, busana
  3. Patung lengkap:
Free Standing: patung yang dibuat utuh dari kepala sampai kaki dengan posisi berdiri
  1. Relief: patung 3 dimensi terlihat 2 dimensi dengan ketebalan pada permukaanya.

Contoh sederhana cara pembuatan patung modern dengan bahan:
1. Tanah Liat
Untuk membuat patung dari tanah liat menyiapakan alat butsir dan air, kemudian alas atau meja putar dan gambar rancangan yang di buat. Tanah liat ditempatkan di alas/ meja putar
lalu dipijat-pijat sesuai kreatifitas sampai pada bentuk global yang di inginkan. Apabila bahan kurang maka di tambah, jika lebihpun harus di kuarangi. Setelah itu di sempurnakan dengan alat bantu butsir dengan cara merapikannya, lalu memberikan sentuhan akhir patung yang sudah terbentuk dengan menghaluskan ( air atau di bersihkan sisanya dengan kuas).
2. Semen, Pasir, dan Gips

Untuk membuat patung dari bahan,semen, pasir dan gips di perlukan tehnik mencetak. Pertama menyiapkan semen dan pasir yang sudah di saring, cetakan, ember, sendok adonan dan tali karet (ban bekas). Cetakan kemudian di ikat dengan tali karet (ban bekas), baru menyiapkan adonan semen, pasir dan air secukupnya, aduk, tuangkan adonan ke dalam cetakan hingga penuh. Kemudian direndam di air selam + 2 hari, lalu dibuka ikatan tali karet dan cetakan di buka perlahan-lahan. Setelah itu sentuhan patung di haluskan.

Saturday, January 30, 2016

Teknik Seni Rupa Tiga Dimensi

Karya seni rupa tiga dimensi adalah karya seni rupa yang mempunyai tiga ukuran yaitu panjang, lebar dan tinggi atau karya yang memiliki volume dan menempati suatu ruang (Rondhi, 2002:13). Contoh karya seni tersebut adalah seni patung, seni kriya (kerajinan), seni keramik, arsitektur/bangunan, dan berbagai desain produk.
Secara garis besar, teknik seni rupa tiga dimensi terdiri dari bermacam teknik yang dipakai dalam pembuatan macam-macam karya tiga dimensi. Teknik seni rupa tiga dimensi tersebut antara lain sebagai berikut:
1. Teknik Pahat, yaitu mengurangi bahan menggunakan alat pahat. Misalnya membuat patung dan relief dengan bahan dasar kayu dan batu.
2. Teknik Butsir, yaitu membentuk benda dengan memijit, menambah dan mengurangi bahan yang di bentuk dengan alat butsir. Misalnya membuat keramik dengan bahan dasar tanah liat.
3. Teknik Las, yaitu membuat karya seni dengan cara menggabungkan bahan satu ke bahan lain untuk mendapatkan bentuk tertentu, biasanya menggunakan bahan logam. Misalnya membuat patung kontemporer dengan bahan dasar alumunium.
4. Teknik Cetak,yaitu membuat karya seni dengan cara membuat cetakan terlebih dahulu.  Ada 2 macam teknik cetak, yaitu: cetak tuang (cor) dan cetak tekan.
Teknik Cor, yaitu membuat karya seni dengan membuat alat cetakan kemudian dituangkan adonan berupa bahan cair atau di cairkan sehingga menghasilkan bentuk yang diinginkan. Misalnya membuat patung dengan bahan fibreglass.
Teknik Cetak Tekan, yaitu karya seni dengan membuat alat cetakan kemudian dimasukkan adonan berupa bahan padat dengan cara ditekan-tekan ke dalam cetakan sehingga menghasilkan bentuk yang diinginkan. Misalnya membuat keramik dan patung dengan bahan tanah liat.
5. Teknik Menempa, yaitu membentuk lembaran atau batangan logam dengan cara memukul-mukul bahan tersebut hingga membentuk objek yang diinginkan. Agar mudah dibentuk bahan dapat dipanaskan terlebih dahulu, biasanya menggunakan bahan logam. Misalnya membuat pedang dari bahan besi.
6. Teknik Konstruksi, yaitu membuat karya seni rupa dengan cara menyusun bahan baik dengan kerangka, cara menyusun dapat direkatkan dengan lem, dilepa, atau dilas/dipatri . Misalnya membuat maket menggunakan kayu.
7. Teknik Anyaman, yaitu membuat karya seni rupa yang dilakukan dengan cara menumpang tindihkan (menyilangkan) bahan anyam yang berupa lungsi dan pakan Misalnya membuat keranjang menggunakan serat rotan.