Showing posts with label Poster. Show all posts
Showing posts with label Poster. Show all posts

Sunday, October 24, 2021

Bahan Menggambar Ilustrasi

 Alat dan Bahan untuk Membuat Ilustrasi


B. Bahan Menggambar Ilustrasi

Bahan yang digunakan untuk membuat gambar ilustrasi

1. Arang dan Kapur

Arang dan Kapur digunakan untuk membuat sketsa gambar obyek yang bergerak cepat, mewarnai bidang yang lebar,memberi tekstur.

2. Pastel kapur dan Pastel minyak

Pastel kapur adalah bahan yang lembut dan mudah hancur digunakan untuk membuat efek lembut dan kabur pada gambar jika digosok. Sedang pastel minyak digunakan untuk membuat warna gambar menjadi lebih terang.

3. Krayon

Bahan ini baik digunakan untuk membuat gambar gambar tebal dan gambar berwarna yang sulit dihapus.

4. Cat

Ada beberapa jenis cat yang bisa digunakan untuk membuat gambar ilustrasi seperti cat air, cat poster, cat minyak, cat tembok, sandy colour, cat guache dll. Cat poster cocok digunakan untuk gambar ukuran besar dan mencolok atau untuk dipadukan dengan benda lain untuk membuat tekstur. Cat air warna-warna lembut, cat guache adalah cat yang menghasilkan warna kuat yang baik digunakan pada kertas warna.

5. Kertas

Ada beberapa type,ukuran dan warna kertas antara lain kertas HVS, kertas gambar, kertas Asturo, kertas Kalkir, kertas Karton, kertas Duplek, kertas Padalarang. Secara umum kertas terdiri dari dua jenis yakni yakni a) Kertas cartridge yang mempunyai sifat halus, lembut, kaku dan biasa digunakan untuk menggambar dengan alat pensil dan pena. B) Kertas gula yakni kertas yang kasar yang cocok digunakan untuk menggambar dengan pastel, krayon dan arang.

6. Kanvas

Kanvas adalah bahan yang terbuat dari jenis kain sifatnya lentur dan kuat biasanya dibentangkan pada spanram untuk melukis atau menggambar.

Contoh Poster berbagai tema

Poster tema Pancasila


Poster tema belajar


Poster tema kesehatan

Poster tema kesehatan

Poster tema peduli lingkungan

Poster tema Keberagaman

Poster tema Belajar

Lihat Juga:

Contoh-contoh POSTER KARYA FLS2N


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Latihan Soal Poster

Soal

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jawban yang benar dan tepat!

Gambar 1 digunakan untuk menjawab soal nomor 1 sampai dengan 5.

Amatilah Gambar 1 dengan seksama. Perhatikan gambar tersebut satu persatu secara teliti, setelah itu jawablah pertanyaan-pertanyaan yang diberikan dengan benar.


Gambar 1 Tiga bentuk karya seni rupa


1. Apakah Gambar 1A merupakan poster? Mengapa?

2. Apakah Gambar 1B merupakan poster? Mengapa?

3. Apakah Gambar 1C merupakan poster? Mengapa?

4. Apa saja perbedaan dan persamaan antara poster, komik, dan lukisan. Uraikanlah jawaban Kamu berdasarkan ciri-ciri ketiga bentuk seni rupa tersebut. Tulislah jawabanmu pada sebuah tabel!

5. Tulislah 4 buah ciri poster yang tidak ada pada bentuk karya seni rupa lainnya. Tulislah jawaban Kamu di tempat yang disediakan.


Gambar 2 digunakan untuk menjawab soal nomor 6 sampai dengan 9.

Amatilah Gambar 2 dengan seksama. Gambar 2A merupakan poster film di tahun 1954, sedangkan Gambar 2B merupakan poster film di tahun 2011. Perhatikan gambar tersebut satu persatu secara teliti, setelah jawablah pertanyaan-pertanyaan yang diberikan dengan benar.


Gambar 2 Dua poster film yang dibuat pada zaman yang berbeda


6. Kedua poster film tersebut di atas memiliki fungsi yang sama. Meski demikian penampilan visualnya berbeda. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

7. Informasi atau pesan yang disampaikan oleh poster kedua film tersebut ada yang sama, namun juga ada yang berbeda.

Informasi apa saja yang kamu temukan pada poster kedua tersebut? Tulislah pokok-pokok informasi sebanyak-banyaknya pada sebuah tabel!

8. Unsur-unsur visual dari kedua poster tersebut berbeda jika ditinjau dari segi bentuk gambar, bentuk tulisan, dan pewarnaannya. Tulislah perbedaan unsur-unsur visual pada sebuah tabel!

9. Unsur-unsur isi pesan kedua poster tersebut juga berbeda jika ditnjau dari segi jenis-jenis pesan atau informasi yang disampaikan. Tulislah perbedaan unsur-unsur isi pesan pada sebuah tabel!

10. Sebagai pemecahan masalah secara komunikasi visual pembuatan poster yang dirancang berdasarkan konsep poster.

Konsep poster terdiri atas unsur-unsur

B. Tujuan pembuatan poster

C. Isi pesan yang ingin disampaikan

D. dukungan terhadap isi pesan

E. Cara atau teknik menyampaikan pesan.





Kunci Jawaban:

1. Jawaban: (a) Gambar 1A bukan poster.

(b) Gambar itu merupakan bagian dari lembaran komik.

(c) Tidak ada pesan ringkas dengan tema tertentu yang disampaikan.


2. Jawaban: (a) Gambar 1B bukan poster.

(b) Tidak ada judul atau tema.

(c) Tidak ada ringkas pesan dengan tema tertentu.


3. Jawaban: (a) Gambar 1C poster.

(b) Ada judul atau tema.

(c) Judul atau temanya menonjol.

(d) Ada pesan singkat yang disampaikan dengan tema yang menonjol yaitu 'waspada virus corona'.


4.Jawaban:


5.Jawaban

A. Poster punya tema, temanya berupa gambar, tulisan, atau keduanya

B. Tema dalam poster paling menonjol agar dilihat atau dibaca lebih dulu

C. Pesan yang disampaikan poster ringkas

D. Poster bisa digunakan untuk menyampaikan pesan apa saja dalam segala kehidupan


6. Jawaban: (a) Karena dibuat pada masa yang berbeda.

(b) Dibuat dengan peralatan yang berbeda.

(c) Dibuat dengan cara atau teknik yang berbeda.

(d) Dibuat dengan ide atau gagasan yang berbeda.


7. Jawaban:

8. Jawaban:

9. Jawaban:

10. Contoh jawaban

A. Tujuan pembuatan poster yang ditulis dengan jelas

Contoh: Mengajak para pelajar untuk memanfaatkan waktu di masa pandemi untuk belajar banyak hal di internet.

B. Isi pesan yang ingin disampaikan sesuai dengan judul

Contoh: Digambarkan seorang pelajar sedang memanfaatkan HP. Wahyu membocorkan HP sambil tersenyum. Dari dalam HP muncul beberapa bulatan besar. Di dalam bulatan itu ada gambar guru, pada bulatan lain gambar dokter, pada bulatan lain gambar insinyur, pada bulatan lain gambar petani, pada bulatan lain gambar polisi atau tantara. Di atas gambar ada tulisan besar berjudul, “Gunakan internet, Belajarlah pada Banyak Guru!”

C. Dukungan terhadap isi pesan sesuai dengan isi pesan

Contoh: Tulisan lebih kecil berbunyi memperkuat judul tersebut. Bunyinya, “Hadirkan masa depanmu sekarang juga. Dengan belajar banyak hal, akan menguasai banyak hal. Dengan menguasai banyak hal maka sukses menantimu.” Di belakang anak digambarkan sebuah jam besar untuk mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu dalam kehidupan.

D. Cara atau teknik menyampaikan pesan secara visual

Contoh: Pesan gambar yang disampaikan dalam bentuk kolase dengan memanfaatkan foto-foto yang relevan. Tulisan menggunakan teknik manual (ditulis tangan).


Sumber:
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Menggambar Poster

Kamu dapat membuat poster dengan menggunakan cara manual maupun cara digital. Menggambar poster dengan cara manual mengandalkan keterampilan tangan dalam membuat gambar dan tulisan. Membuat poster dengan cara digital mengandalkan kemampuan untuk mengoperasikan teknologi grafis komputer.

Saat ini ada beberapa pilihan yang berbeda jika Anda ingin mendesain dan mencetak poster secara digital. Kamu dapat mendesain poster dalam perangkat lunak pengedit gambar seperti Photoshop atau Paint, lalu mencetaknya sendiri. Dengan menggunakan teknologi komputer grafis pembuatan poster menjadi lebih mudah dan menarik. Kamu dapat menginstal secara gratis beberapa aplikasi pembuatan poster antara lain Canva, Adobe Spark Post, Venngage, dan Piktochart.


Pada kesempatan belajar kali ini Kamu akan belajar menggambar poster dengan menggunakan cara manual. Menggambar poster secara manual meningkatkan keterampilan penggunaan tangan untuk membuat gambar dan tulisan. Dari mana Kamu memulainya? Siapkan dulu kertas yang akan dibikin poster kemudian tentukan ukuran gambar posternya.

Terdapat beberapa ragam ukuran poster. Poster yang paling kecil biasanya berukuran 28 cm x 43 cm. Poster ukuran sedang berukuran sekitar 46 cm × 61 cm. Poster besar, yang sering kali digunakan untuk film atau iklan, biasanya berukuran

69cm × 102cm. Mengetahui ukuran poster itu penting agar Kamu dapat menyesuaikannya sejak awal jika poster tersebut nanti akan dicetak.


Selanjutnya marilah konsep poster yang akan Kamu buat. Apa tujuan pembuatan poster tersebut? tujuannya adalah mengingatkan siswa-siswa pentingnya penggunaan masker pada masa pandemi.

Jadi judulnya apa, temanya apa? Mengenai judul atau tema yang menarik dan penting dengan menggunakan kalimat peringatan yang cukup keras. Misalnya, Jangan sembrono! Tanpa masker membahayakan diri sendiri dan orang lain!


Selanjutnya apa isi pesan poster? Kamu dapat menggambarkan suatu suasana penyesalan anak SMP karena tidak menggunakan masker. Misalnya digambarkan ada seorang anak SMP yang sedang menangis sedih. Sementara itu, di latar belakang petugas berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap mengusung sebuah peti mati.

Apa dukungan terhadap isi pesan tersebut? Kamu dapat menggambarkan suasana duka yang mendalam, semua orang tertunduk sedih, warna-warna di dalam kelam untuk mengagumi sekeliling yang mendalami tersebut.

Bagaimana cara menambahkan isi pesannya? Menggunakan gambar secara nyata dengan menonjokan anak SMP yang sedang menangis pilu.


Nah, Kamu sudah memiliki konsep poster. Sekarang tinggal mewujudkannya dalam bentuk gambar. memulai dulu dengan membuat sketsanya di kertas biasa. Menentukan letak gambarnya dan letak tulisannya sehingga menghasilkan komposisi yang enak untuk dilihat. kadang-kadang butuh sedikit waktu untuk mendapatkan tata letak rancangan poster Kamu dengan benar, jadi lebih baik berlatih dulu dengan kertas biasa, setelah itu baru menerapkannya pada kertas poster Kamu. Fokuslah pada penekanan informasi yang paling penting dengan segera.


Dalam membuat sketsa jangan memenuhi halaman kertas terlalu banyak, karena poster yang ditata tidak akan memiliki banyak dampak visual. Dalam teks, coba untuk memberi jarak pada huruf secara merata. Secara desain, ini dikenal dengan istilah kerning. Jika Kamu tanpa semuanya, poster Kamu akan lebih sulit dibaca.

Tempatkan judul atau tema Kamu di tengah poster. Kebanyakan orang akan melihat ke tengah poster sebelum mereka meihat hal-hal yang lainnya. Gunakan ruang ini untuk memprioritaskan apa yang Anda inginkan agar pemirsa segera melihatnya.

Pastikan poster Kamu mudah dibaca dari dekat maupun dari jauh. Teks judul atau tema harus besar dan jelas, dengan font yang mudah dibaca. Jika Anda menyertakan gambar apa pun dalam poster tersebut, gambar tersebut harus relatif sederhana dan mudah dilihat dari mana pun pemirsa poster berdiri.


Gunakan bagian atas, bawah, dan samping untuk rincian pesan yang penting. Jika poster Kamu informatif, pastikan Kamu menyertakan hanya informasi penting yang perlu diketahui pemirsa. Hal-hal yang tidak perlu disampaikan karena malah bisa merasa malas untuk fokus pada pesan.


Sertakan ajakan bertindak jika Anda ingin orang-orang bertindak lebih jauh. Ajakan bertindak sebagai undangan kepada pemirsa untuk mengetahui informasi di poster Kamu, dan ini sangat penting jika poster Kamu dirancang untuk menggerakkan pemirsa untuk melakukan sesuatu. Ajakan bertindak Anda dapat berupa apa pun yang sesuai dengan tujuan pada konsep poster Kamu. Pastikan bahwa hal itu ditampilkan secara mencolok dalam desain poster. Ajakan “Jangan Ceroboh”seperti pada konsep poster di atas harus ditulis dengan ukuran besar dan lebih menonjol daripada tulisan lainnya.


Buatlah sketsa desain Kamu dengan menggunakan pensil. Gunakan sketsa yang Kamu gambar di atas kertas latihan untuk membantu memandu Kamu saat menggambar desain di kertas poster yang sebenarnya. Pekalah untuk memperhatikan jarak huruf sehingga semuanya tidak berakhir berdesakan di satu sisi kertas poster, dan berusaha untuk membuat semua huruf Kamu kira-kira berukuran sama.


Gambar 20 Perbedaan Pusat Perhatian


Ketika membuat sketsa dengan pensil, Kamu akan bisa menghapus semua kesalahan yang dibuat. Buatlah garis bantu dengan pensil dan penggaris jika Kamu membutuhkan bantuan untuk menjaga agar huruf tetap lurus.

Selanjutnya warnailah poster Kamu dengan pensil warna, krayon, spidol, atau poster kucing. menambahkan warna akan membuat poster Anda tampak lebih menarik, dan dapat membantu poin-poin yang ingin Anda sampaikan. Pikirkan tentang bagaimana warna dan emosi terhubung saat Kamu memilih warna untuk poster tersebut.


Untuk memilih warna, perhatikanlah bahwa warna merah, oranye, dan kuning adalah warna yang memberi energi, membuatnya bagus untuk poster acara, misalnya. Biru dan hijau itu berasa damai, jadi bagus untuk poster iklan dan poster informatif. Meskipun demikian warna hitam dan putih juga penting. Hitam dan putih polos juga bisa membuat pernyataan menjadi lebih kuat.


Tambahkan hiasan seperti simbol, grafik, dan hiasan hanya jika diperlukan. Ketika Kamu berencana untuk mendekorasi poster, sebaiknya Anda hanya dibatasi oleh imajinasi Kamu sendiri. Manfaatkan kreativitas Kamu dan lihat apa yang dapat dihasilkan! Kamu bisa menambahkan pita, glitter, stiker, atau dekorasi lain namun, jangan berlebihan. Sungguh bagi suatu poster dengan menggunakan hiasan lebih sedikit akan lebih baik. Mengapa, karena fokus poster ada pada isi pesan yang ringkas namun kuat dan mengesankan.


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA.  Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap.  2020.


Strategi dalam Poster

Jenis-jenis Poster

Kamu perlu diperhatikan dalam pembuatan Poster

Contoh Poster


Konsep Poster

Apa saja unsur-unsur yang ada dalam konsep poster? Konsep poster terdiri atas 4 hal yaitu (a) tujuan poster, (b) tema dan isi pesan, (c) dukungan terhadap isi pesan, dan (d) cara atau teknik menyampaikan isi pesan.

Apakah tujuan poster itu? Tujuan poster adalah sasaran yang ingin dicapai. Jika dilihat dari tipenya, tujuan poster itu antara lain untuk, menghimbau, mengingatkan, mengajak, mengkampanyekan, melakukan propaganda, memotivasi, mengajar, menginspirasi, dan sejenisnya.


Kepada siapa tujuan tersebut disampaikan? Tentu saja kepada khalayak tertentu yang menjadi sasarannya. Poster bertema “membayar pajak untuk pembangunan” tentu ditujukan kepada masyarakat pembayar pajak. Poster bertema “jadilah pelajar Pancasila yang menghargai keragaman” yang tentu ditujukan untuk para pelajar. Dan seterusnya.


Tujuan dari sebuah poster adalah sasaran yang ingin dicapai oleh poster tersebut. Oleh karena itu pembuatan poster harus mempertimbangkan tujuan dan sasaran dari poster. Berikut ini contoh-contoh tujuan poster.

A. Masyarakat pembayar pajak menyadari pentingnya membayar pajak untuk pembangunan bangsa dan negara.

B. Para pelajar dapat terinspirasi oleh perjuangan seluruh lapisan masyarakat Indonesia pada masa sebelum kemerdekaan.

C. Keluarga dapat berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan hidup utamanya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam sehari-hari.

D. Masyarakat kota peduli dengan masalah maraknya gelandangan dan pengemis yang memenuhi lampu merah di jalan-jalan raya.

E. Orangtua tergerak untuk berpartisipasi aktif selama kegiatan belajar di rumah pada masa pandemi Covid-19.

F. Para pelajar tergerak untuk berpartisipasi dalam mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekolah.

G. Para ibu hamil tergerak untuk mengkonsumsi makanan bergizi serta aktif memeriksa kondisi bayi dalam kandungannya.

H. Para guru tergerak untuk melakukan inovasi-inovasi baru dalam pengembangan pembelajaran dan asesmen yang memandirikan siswa pada pembelajaran berani.

Saya. Warga sekolah profesional untuk menjaga lingkungan sekolah adiwiyata yang sehat, segar, sehat, dan asri.

J. Para pedagang dan pengunjung pasar menyadari pentingnya mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan mengenakan masker agar tidak terpapar Covid-19.

K. Para siswa memahami dan dapat melakukan cuci tangan dengan cara yang benar.

L. Pengguna jalan dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas dengan benar saat berkendara di jalan raya.



Gambar 17 Tujuan poster mudah dikenal


Isi pesan poster sangat bermanfaat pada rumusan tujuan poster. Isi pesan poster menggambarkan apa dan bagaimana tujuan tersebut dinyatakan dalam bentuk gambar-gambar dan tulisan-tulisan sehingga terbangun sebuah isi pesan yang utuh. Isi pesan tersebut harus menarik perhatian, mudah dijangkau, mudah diingat, dan mengesankan.

•  Menarik perhatian karena isi pesannya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan khalayak sasaran.

•  Mudah dijangkau karena isi pesannya ditata secara sistematik, jelas, dan sederhana.

•  Mudah diingat karena isi pesannya lain dari yang lain, baru, unik, berbeda, dan asli.

• Mengesankan karena isi pesannya dapat menggerakkan rasa suka, merasa cocok, memberikan rasa kekaguman atau kepuasan.

Isi pesan suatu poster bertolak dari tujuan yang dirumuskan. Rumusan tujuan bertolak dari masalah yang hendak memecahkan. Berikut ini disajikan sebuah masalah yang akan dipecahkan secara komunikasi visual dengan menggunakan poster.


Masalah/Latar Belakang

Sangat berbahaya jika seorang pelajar memiliki pikiran yang tertutup. Pikiran yang menutup kegiatan belajar menjadi lambat berkembang. Jika ingin maju maka kita harus memfungsikan pikiran secara penuh. Pikiran kita hanya bekerja jika terbuka. Dengan membuka pikiran, kita beroleh kemajuan-kemajuan. Ketika pikiran tertutup terhadap ide-ide baru, pertumbuhan kepribadian dan mental bisa terganggu. Dengan pikiran yang terbuka kita bisa banyak belajar, mengembangkan kepribadian, dan keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan.


Tujuan Poster

Bertolak dari masalah tersebut rumusan tujuan poster adalah 'menginspirasi pelajar bahwa pikiran kita hanya bekerja jika terbuka'.

Berdasarkan tujuan tersebut maka dirumuskan isi pesan poster sebagai berikut:

Isi Pesan Poster

Kita bisa menggunakan payung terjun (parasut) sebagai perumpamaan. Pikiran kita diumpamakan seperti parasut. Apa fungsi parasut? Untuk terjun payung. Kapan parasut tersebut berguna atau berfungsi? Ketika digunakan terjun parasut tersebut terbuka sesuai dengan fungsinya. Jadi, sebagus apa pun bagi penerjun parasut berfungsi jika terbuka saat digunakan. Demikian juga dengan pikiran kita. Sehebat apa pun potensi pikiran kita hanya bermanfaat Ketika terbuka. Maka isi pesan poster akan berupa gambar parasut yang terbuka dengan tulisan “Pikiran kita seperti parasut, hanya bekerja jika terbuka”.


Dukungan terhadap Isi Pesan

Agar isi pesan kuat dan fokus pada gagasan pokok maka gambar parasut dibuat tiga buah masing-masing dengan tanpa penerjun. Selain itu tulisan “pikiran kita seperti parasut, hanya bekerja jika terbuka” ditulis di bagian kanan bawah untuk memberikan kesan kuat pada parasut yang turun dari atas.


Pesan Teknik Penyampaian

Isi pesan yang disampaikan memakai teknik potret dengan menghilangkan penerjun pada parasut. Hanya menggunakan warna hitam putih agar tidak terjadi penyimpangan perhatian pada gagasan pokok.


Hasil Penerapan Konsep Poster


Gambar 18 Hasil penerapan konsep poster


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Isi Pesan Poster

Kamu dapat menulis apa pun di postermu. Tetapi itu tidak efektif kecuali khalayak pembaca postermu memahaminya, dan memberikan tanggapan yang diminta. Jika mereka tidak memahami isi pesanmu tentu sangat mengecewakan. Komunikasi yang tidak efektif tentu menghasilkan kekecewaan. Tujuan yang diharapkan tidak dapat tercapai dengan baik. Pada hal kita sudah bersusah payah membikin poster. Mengapa hal itu terjadi?


Komunikasi yang tidak efektif terjadi karena beberapa hal. Salah satu faktor yang paling kuat ialah karena isi pesan yang kurang baik. Untuk itu, kita perlu mengusut sejauh mana isi pesan poster yang kita buat itu efektif. Penting bagi kita untuk mengevaluasi keefektifan pesan poster kita. Salah satu caranya dengan menggunakan pertanyaan strategis untuk mengenali kekuatan dan kelemahannya. Isi pesan yang baik itu mestilah sederhana. Untuk memastikan bahwa pesan poster Kamu memiliki kesederhanaan, Kamu harus bertanya pada diri sendiri dua pertanyaan:

• Apakah tujuan saya jelas?

• Apakah gagasan pokok saya jelas?

Gambar 13 Pesan poster yang membingungkan pembacanya

Poster Gambar 13A bertuliskan: “Sebuah ilmu tak kan pernah ada batasan, usia, ruang, selama ia mampu ilmu itu dapat dicapai dengan kemauan yang tinggi.” Kamu dapat memahami maknanya dengan jelas? Selain kalimatnya panjang, juga bertele-tele, serta ditulis dengan ukuran font yang kecil dan besar. Keterbacaannya saja sudah sulit. Belum lagi memahami maksud isi pesannya. Membingungkan.


Poster pada Gambar 13B juga sama saja. Tulisannya terbaca dengan jelas karena ukurannya cukup besar. Tapi agak membingungkan pembacaan karena menggunakan empat warna yang berbeda. Lantas, apa pesannya? Di sana dituliskan: “Kesederhanaan paling mewah adalah kejujuran.” Apakah Kamu bisa memahami pesannya? Selanjutnya, apa hubungannya dengan tulisan di bagian bawah””Nothing Inposible.” Mungkin maksudnya ‘nothing imposible’atau tak ada yang tidak mungkin. Apa hubungannya dengan ‘kesederhanaan paling mewah adalah kejujuran.’? Pesan yang membingungkan. Pesan yang tidak jelas, tidak efektif.

 

Poster pada Gambar 13C dapat terbaca dengan jelas. Meski pun demikian maknanya belum jelas juga. Benarkah pintar itu mahal? Atau Pendidikan itu mahal? Sekolah itu mahal? Pesan yang subur makna. Pesan yang dapat ditafsirkan secara bermacam-macam. Pesan yang tidak spesifik.


Isi pesan yang baik mestinya spesifik atau khas. Tidak subur makna atau banyak tafsir. Kekhususan mengacu pada pilihan bahasa dan penggunaannya. Untuk memastikan bahasa spesifik, Kamu mesti bertanya pada diri sendiri:


• Apakah bahasa saya spesifik?

• Apakah bahasa saya konkret, bukan abstrak?

• Apakah ada makna konotatif?

• Apakah ini mudah dimengerti dan penting?

• Apakah saya menggunakan kata-kata yang memiliki arti tambahan, dan mungkin bisa disalah artikan?


Kamu perlu memastikan bahwa bahasa yang digunakan poster spesifik. Pesannya jelas, menunjuk sesuatu dengan jelas dan tidak ditafsirkan yang lainnya. Jika Kamu bermaksud mengatakan ‘mawar’ maka hindari mengatakannya dengan 'bunga.' Bahasa pilihan Kamu harus konkret. Sehingga pembaca poster kita dapat dengan jelas menggambarkan ide-ide kita, menerjemahkan kata-kata menjadi gambar yang mengesankan.


Sebaiknya Kamu menghindari sesuatu kata yang tidak jelas, abstrak. Menghindari abstraksi adalah salah satu cara untuk menghindari pesan yang tidak jelas atau membingungkan. Semakin spesifik bahasa kita, semakin besar kemungkinan pengamat poster kita akan memahami dan mengambil tindakan. Misalnya, 'makan enak' adalah gagasan yang kabur dan abstrak, sementara 'makan alpukat' adalah konkret dan spesifik.

 

Perhatikan juga. Bahwa kata-kata tertentu bisa mengandung makna emosional yang tersembunyi. Misalnya kata 'rumah' bisa berarti sesuatu bangunan, tapi bagi orang lain bisa berkonotasi kehangatan, dukungan, keluarga, dan sebagainya. Kamu mesti berhati-hati ketika memilih kata-kata. Hindari kata-kata dengan banyak makna atau tafsiran.


Contoh poster yang dibuat susah payah belum tentu efektif:

Gambar 14 Poster yang dibuat dengan susah payah belum tentu efektif


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Formula Keefektifan Poster

Saat ini poster bidang banyak digunakan untuk memecahkan masalah di berbagai. Sebagai sebuah karya seni rupa, poster menemukan sebagai komunikasi visual. Sebagai alat pemecahan masalah, poster harus dirancang agar berfungsi secara efektif. Poster yang efektif memahami isi pesannya dengan mudah menjangkau dan menggerakkan pemirsanya untuk memberikan tanggapan.

Apa ciri-ciri poster yang efektif tersebut? Poster yang efektif memiliki beberapa ciri sebagai berikut. Pertama, mampu menarik perhatian khalayak sasaran. Jika khalayak sasaran tidak tertarik maka pesannya gagal disampaikan bukan? Agar menarik, poster dirancang secara estetik dan kreatif. Di sini, seni dan kemampuan kreatif sangat dibutuhkan.


Gambar 15 melakukan hal yang benar dan melakukan dengan benar.


Kedua, isi pesan poster mestilah mudah dijangkau. Tak jarang isi pesannya sulit dijangkau. Hal itu karena isinya panjang lebar dan bertele-tele. Penataan tidak yakin poster yang semrawut juga bisa membuat pemirsa gagal paham. Apalagi fontnya pakai warna-warni ramai yang bikin pemirsa gagal fokus. Sudah begitu jenis fontnya berbeda-beda dan ukurannya kecil banget. Hadeh, bagaimana bisa menjangkau? Karena itu isi pesan poster lengkap tapi disampaikan secara sederhana saja. Lengkap, sederhana, jelas, lugas, dan akurat. Pasti oke banget untuk dijangkau.


Ketiga, isi pesannya mampu menggerakkan pemirsanya untuk memberikan tanggapan. Pemirsa paham saja sudah baik, tapi belum cukup jika tidak memberikan tanggapan atau tanggapan. Respon yang ditunggu bukan saja setuju, tapi bertindak sesuai dengan tujuan poster yang ditetapkan. Untuk itu, perancangan pesan harus mempedulikan karakteristik dan kebutuhan pemirsanya yang menjadi sasaran khalayak.


Perhatikan poster pada Gambar 15 yang mampu membedakan dengan jelas pengertian efisiensi dan efektifitas. Isi pesan dalam tulisan tersebut dengan perjudian Mudah dan bentuk yang mudah diingat dengan tidak menggambarkan visual yang menggambarkan dua orang yang lagi menata puzzle. Mereka telah melakukan hal yang benar dengan cara yang benar. Jelas, ringkas, tidak banyak kata-kata dan keterangan, dengan sederhana dan menarik tidak menggambarkan pokoknya secara akurat dan mengesankan.

Sekarang Kamu mengetahui bahwa keberhasilan poster yang diukur dari kemampuannya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pembuatan poster membutuhkan wawasan, keterampilan, estetik, dan kreativitas. Nah, agar pembuatan poster sejalan dengan tujuan pembuatannya yaitu menarik, mudah dijangkau, dan dapat mendorong maka perlu dirancang konsep poster. Konsep poster adalah suatu rancangan yang berisi arah atau tujuan pembuatan sesuatu poster, gambaran isi pesan yang akan disampaikan beserta dukungan dan cara yang dipilih untuk menyampaikan isi pesan.


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.