Showing posts with label nilon. Show all posts
Showing posts with label nilon. Show all posts

Tuesday, August 2, 2022

Contoh Perancangan Karya Kerajinan Serat Tekstil Buatan Membuat Gantungan Pot Dari Tali Nilon

PROSES PERANCANGAN DAN PEMBUATAN KERAJINAN SERAT TEKSTIL BUATAN

Produk kerajinan yang berkualitas, dibuat dengan sebuah perancangan yang matang. Ada beberapa tahap perancangan sebuah produk kerajinan, yaitu

1. Perencanaan, meliputi:

a. Identifikasi Kebutuhan

b. Ide Gagasan

2. Pelaksanaan, meliputi:

a. Persiapan bahan

b. Persiapan alat

c. Proses pembuatan

3. Evaluasi

Lakukan evaluasi dengan menguji karya



Contoh Perancangan Karya Kerajinan Serat Tekstil Buatan Membuat Gantungan Pot Dari Tali Nilon

1. Perencanaan

a. Identifikasi Kebutuhan

Dalam memperingati ulang tahun SMP Bangsa Sejahtera, panitia menyelenggarakan lomba pembuatan kerajinan serat alam bagi para siswa didiknya. Wina ingin sekali ikut lomba tersebut guna memperoleh pengalaman mendesain tali pot gantung. Selanjutnya Wina mencoba merancangnya dengan menggunakan bahan serat alam. Wina beranggapan bahwa bahan tersebut tidak akan dicoba oleh orang lain.

Ide Gagasan

Wina akan membuat tali pot gantung. Wina terinspirasi melihat bunga yang terjuntai kalua ditanam di pot duduk. Maka Wina mencoba berkreasi dengan membuat tali pot bunga gantung.

b. Menentukan bahan dan fungsi produk kerajinan dari serat tekstil buatan

c. Menggali ide dari berbagai sumber (majalah, surat kabar, internet, survei pasar).

d. Membuat sketsa karya dan menentukan karya terbaik dari sketsa.



2. Pelaksanaan

a. Menyiapkan bahan pembuatan gantungan pot dari tali rami

Bahan-bahan dan Alat yang diperlukan yang dibutuhkan



b. Proses pembuatan kerajinan tali pot gantung

1. Potong tali sebanyak 6 helai masing- masing sepanjang 3 meter.

2. Lipat tali di tengah-tengahnya, kemudian buat tempat untuk mengaitkan tali nantinya ke paku dengan simpul persegi. Keratkan dengan melelehkan tali dengan api.


3. Sekarang sudah ada 12 helai tali, bagi tali menjadi 3 kelompok, satu kelompoknya ada 4 helai tali.



4. Buatlah simpul persegi. Dengan panjang sekitar 15-17 cm dari pangkal ikatan yang telah dibuat sebelumnya. Panjang simpul usahakan mencapai 8-10 cm. Ulangi untuk ketiga kelompok.



5. Membuat simpul spiral, namun sebelumnya kita menyilang tali antar kelompok.

Misal kelompok tali a, b, dan c. Kita menyilang 2 helai tali dari kelompok a dan 2 helai tali dari kelompok b. lakukan hal yang sama untuk 2 kelompok yang lain. Mulai buat simpul spiral dengan selisih 15-17 cm dari simpul sebelumnya. Terus mencapai panjang 8-10 cm.



6. Membuat simpul persegi kembali, dengan menyilang tali lagi. Selisih jarak dengan simpul sebelum nya 10 cm, karena tali yang sudah semakin pendek. Lakukan menyimpul tali sampai panjang simpul mencapaipanjang 8cm.



7. Mengikat sisa tali dengan melingkari sisa tali dengan tali terpanjang. Hingga dirasa cukup panjang, maka buatlah tali mati. Kemudian lelehkan tali ke api untuk merekatkan simpul.



8. Potong sisa tali agar panjangnya seragam dan terlihat lebih rapi.

Gambar 2. 33. Proses Pembuatan Pot Gantung dari Serat Nilon


Sumber:

Efrida (2020). https://yonulis.com/2020/05/05/tali-pot-gantung-solusi-taman-tanpa-makan-tempat/

Efrida (2020). https://youtu.be/mMf-u5D5nRg

Sumber: DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII 

Monday, July 25, 2022

Karakteristik Bahan Serat Tekstil Buatan

karakteristik serat tekstil buatan merupakan sifat-sifat yang membedakan serat tekstil buatan yang satu dengan serat tekstil buatan yang lainnya. Perbedaan ini dapat menjadikan ciri khas yang dimiliki oleh serat tekstil buatan tersebut. Karakteristik serat tekstil buatan yang menjadi perhatian adalah pada permukaan seratnya, seperti kehalusan, kekuatan, daya serap, dan kemuluran atau elastisitas. Secara keseluruhan serat ini dibuat dari bahan kimia, Serat-serat tekstil buatan bersifat termoplastik, sehingga dibuat atau melekuk, sifat-sifat yang menonjol dari serat sintetis sehingga banyak yang kuat, memiliki elastisitas tinggi dan tahan terhadap masalah.

Agar kamu lebih memahami tentang jenis dan karakteristik serat tekstil buatan, bagi yang tersedia jaringan internet, Ananda dapat menyimak materi tentang jenis serat tekstil di dalam link Fitinline (2010). https://fitinline.com/article/read/kenali-lebih-dalam-8-jenis-serat-kain-alami- dan-buatan-di-baju-yang-anda-pakai/

Berikut akan dijelaskan jenis serta tekstil buatan dan karakteristiknya.

1. Serat Rayon

Sumber: Gambar 2. 2. Serat Rayon

Baca Terus (2020). https://bacaterus.com/macam-macam-benang/ Picuki (2020).https://www.picuki.com/tag/benangrayonsembur Suci Paresty (2017)

Rayon adalah serat selulosa buatan yang terbuat dari selulosa murni dari kayu dan pulp tanaman. Meskipun prosesnya dimulai dengan bubur kayu atau tanaman, proses kimia yang dilaluinya membuat rayon seperti serat semi sintetis. Dari proses-proses benang itulah rayon yang dihasilkan untuk nantinya dirajut menjadi beberapa model pakaian.

Benang sintetis seperti nilon dan pantai yang dikenal kuat dan memiliki daya tahan yang tinggi. Pada umumnya, benang wol memiliki ciri fleksibel dan mudah untuk dirajut. Sayangnya, benang rajat sintetis memiliki bentuk sedikit kaku dan kurang nyaman saat bergesekan dengan kulit. Jadi, benang ini kurang cocok untuk dijadikan sweater atau pakaian yang menempel langsung di kulit. Oleh karena itu, benang ini lebih cocok untuk membuat boneka atau pernak-pernik yang tidak dipakai di badan.


2. Serat Nilon


Gambar 2. 3. Serat Nilon

Sumber: Masnid.com (2020). https://masnid.com/jenis-bahan-serat-alam/


Gambar 2. 4. Benang/Tali Nilon

Sumber:

Baca Terus (2020). https://bacaterus.com/macam-macam-benang/ Padu Kata (2020). https://padukata.com/macam-macam-benang-rajut/

Velasco Indonesia (2015).https://velascoindonesia.com/tali-nilon-korea/

Sifat dari Serat Nilon adalah serat ini memiliki kemampuan menjadi berkilau, kuat, tahan lama, tahan terhadap jamur, tidak mudah kusut dan dimensi stabil. Kelebihan serat ini adalah tidak mudah rusak, tahan terhadap udara dan panas, tidak mendukung berkembangnya jamur. Sedangkan kelemahannya adalah mengalami kerusakan apabila terkena sinar ultraviolet, meleleh dan daya serapnya lemah.


3. Serat Poliester


Sumber: Gambar 2. 5. Serat Poliester

 Baca Terus (2020). https://bacaterus.com/macam-macam-benang/

Fitline (2020). https://fitinline.com/article/read/19-macam-benang-untuk-merajut--bagian-2/

Masnid.Com (2020). https://masnid.com/jenis-bahan-serat-alam/


Polyester adalah jenis serat sintetis yang populer dan sebagian besar digunakan dalam pakaian. Benang polyester dapat digunakan untuk membuat kain yang digunakan dalam pakaian, perabot dan linen dan bahkan aksesoris komputer seperti alas mouse. Poliester juga dapat dicampur dengan serat alami seperti katun yang dapat mengubah sifat bahan yang dihasilkan. Polyester juga dapat dicampur dengan kapas yang disebut dengan polycotton yang tahan sobek dan kerut serta kuat.

Kelebihan serat poliester tahan adalah lama, tidak mudah kusut, lebih cepat kering saat dijemur, lebih tahan terhadap bakteri, tahan air dan juga tidak mudah melar. Kelebihannya yaitu tidak bisa menyerap keringat sehingga terasa panas. Serat ini digunakan untuk pakaian, bantal, kapal, dan mobil.

 

4. Serat Akrilak


Gambar 2. 6. Serat Akrilak

Sumber: Berbagi Konten (2020) https://sharingconten.com/pengertian-tekstil-dan-kerajinan-tekstil/ My Best (2020) https://my-best.id/136002

Baca Terus (2020) https://bacaterus.com/macam-macam-benang/


Serat Akrilak memiliki karakteristik yang mirip dengan kain wol yang lembut sehingga disebut dengan wol. Bentuknya retentif dan daya elastisitasnya sangat tinggi. Jenis bahan di atas umumnya lebih banyak digunakan sebagai bahan pelapis sofa dan kursi karena sifatnya yang tahan sobek dan tahan lama.

Benang sintetis seperti nilon dan pantai yang dikenal kuat dan memiliki daya tahan yang tinggi. Pada umumnya, benang wol memiliki ciri fleksibel dan mudah untuk dirajut. Sayangnya, benang rajat sintetis memiliki bentuk sedikit kaku dan kurang nyaman saat bergesekan dengan kulit. Jadi, benang ini kurang cocok untuk dijadikan sweater atau pakaian yang menempel langsung di kulit. Oleh karena itu, benang ini lebih cocok untuk membuat boneka atau pernak-pernik yang tidak dipakai di badan.

Contoh serat tekstil buatan:




Sumber: DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII 

Wednesday, October 20, 2021

Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan tekstil

Bahan Tekstil

Setiap bahan tekstil memiliki sifat yang berbeda hal ini bisa kita ketahui melalui perbedaan jenis benang dan teksturnya. Ada dua jenis benang atau serat yaitu benang dari bahan alam dan bahan buatan

1. Bahan Tekstil Alami

a. Kapuk

Bahan alami tekstil ini diperoleh dari tanaman Randu (Ceiba Pentandra) yang banyak berkembang di Jawa dan Sumatera. Kapuk memiliki sifat tekstur halus, lembut, serat pendek, tahan terhadap kelembaban, cepat kering.

b. Kapas

Serat alami ini biasa digunakan untuk pakaian, kekuatan bagus, elastisitas rendah nyaman, lembut, menyerap air, kekuatan serat berkurang jika dijemur pada terik matahari dalam waktu lama, biasa digunakan sebagai bahan campuran polyester.

c. Sutera

Terbuat dari serat Kepompong ulat Sutera, Sifat dari bahan ini tekstur halus, lembut, berkilau, licin, lentur, nyaman saat digunakan biasa digunakan untuk membuat kemeja, jubah, dasi, gaun formal dan lain lain.

d. Wol

Serat ini berasal dari bulu domba memiliki tekstur yang kasar dan berkerut. Biasa digunakan untuk membuat jaket, jas, selimut dan karpet. Sifat Wol tidak mudah kusut, tahan panas, lentur.

e.Goni

Berasal dari tumbuhan Rami atau Rosela, goni merupakan serat paling murah dan tahan lama, biasa dipakai untuk membuat benang pengikat.


Di bawah ini adalah bahan pembuat tekstil buatan atau sintetis yang biasa Kamu jumpai dalam kehidupan sehari hari.

Silahkan Kamu memperhatikan gambar di bawah ini secara seksama!




2.Bahan Tekstil Buatan

a.Nilon

Sifat dari bahan Nilon ini adalah elastisitas tinggi, sangat kuat dan tahan lama, mengkilap, tahan terhadap jamur dan serangga. Biasa dipakai untuk pembuatan parasut dan kantong udara.

b.Dakron

Sifat dari bahan ini adalah mudah dicuci, cepat kering, tidak mudah kusut, daya serap tinggi, ringan mengembang dengan baik.

c.Poliester

Sifat bahan ini memiliki kekuatan bagus, tidak mudah menyerap, biasa dipakai untuk membuat tenun, rajutan, jaket, kemeja.

Gambar bahan Nilon, Dakron dan Poliester

Bahan Alam


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.