Showing posts with label komik. Show all posts
Showing posts with label komik. Show all posts

Thursday, October 28, 2021

Contoh Komik

Beberapa Contoh Cuplikan Komik


Gambar 25 Komik Om Pasikom Terbitan Kompas


Gambar 26 Tampilan Visual Komik Berbeda


Gambar 45 Melatih Imajinasi membuat komik belum ada dialog


Gambar 54 Komik Buta membuat komik belum ada dialog


Contoh Komik Strip


Gambar 56 Mengembangkan Ide Cerita komik belum ada dialog


Contoh komik kartun

Contoh komik realis

Contoh Komik belum ada dialog


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Membuat Komik

Membuat komik itu mudah. Kita akan mengawalinya dengan belajar membuat komik secara sederhana. Alat dan bahan yang digunakan Cuma kertas putih polos, pensil, spidol kecil hitam, penghapus, dan sebuah penggaris.

Untuk membuat komik yang paling dibutuhkan adalah keberanian. Keberanian untuk memulai. Keberanian untuk menggambar. Barangkali Kamu akan menemukan kesalahan-kesalahan, itu bagus. Karena dari kesalahan-kesalahan kita dapat belajar banyak. Orang-orang besar pun memulai belajar dari hal-hal kecil. Mereka juga belajar banyak dari kesalahan-kesalahan yang pernah mereka buat. Jadi mari memulai!


Gambar 46 Alat dan Bahan untuk Membuat Komik

Kita akan membuat komik strip. Komik yang akan kita buat hanya terdiri atas 3 panel saja. Karena ini adalah komik pertama Kamu, kita akan fokus pada pembuatan komik tiga panel saja. Tetapi ketika Kamu menjadi ahli dalam membuat komik pendek kelak, Kamu dapat membuatnya lebih panjang dan diisi dengan lebih banyak karakter.


Gambar 47 Tiga Panel untuk Membuat Komik Strip

Langkah pertama ialah menuliskan ide cerita untuk komik strip yang akan dibuat. Apa ide cerita Kamu? Di sekitar kita kaya akan inspirasi untuk diolah menjadi ide yang hebat. Kamu juga dapat menggunakan pengalaman pribadi Kamu. Yang unik, menarik, lucu, heboh, keren. Bagikanlah itu!

Misalnya ide ceritanya begini. Tentang pengalaman bangun tidur kesiangan. Akibatnya tergesa-gesa ke sekolah. Sampai di kelas baru tahu bahwa baju seragam yang dipakai terbalik. Semua kawan tertawa.

Tulislah ide cerita Kamu di sebuah kotak.

Membuat komik strip tidak berbeda dengan menulis cerita pendek. Ini kerja kreatif, jadi butuh keberanian berimajinasi! Untuk membuat ide cerita komik, sedikitnya kita butuh tiga hal. Menjaring ide, menangkapnya, dan memaparkannya. Jika kita akan membikin komik tiga panel, maka bagilah ide cerita Kamu menjadi 3 bagian.

Bagilah ide cerita Kamu dalam 3 bagian, tuliskan pada kotak tersebut.

Tuliskan juga ide-ide Kamu tentang bagaimana karakternya, latarnya, ekspresi, properti, dan dialognya. Pastikan setiap bagian memiliki beberapa aksi dan akhir cerita yang kuat dengan klimaks yang mengagumkan.


Gambar 48 Berbagai Aksi Karakter Stick Figure

Bagian selanjutnya adalah membikin panel. Karena kita akan membikin tiga panel maka gambarlah ketiga panel tersebut. Pada selembar kertas biasa yang bersih. Gambarlah tiga panel Kamu dengan menggunakan pensil dan penggaris. Pastikan setiap panel berukuran sama. Kamu bahkan dapat memberi tanda kecil di atas kertas untuk menandai di mana letak balon katanya. Disarankan, Kamu membuat panel dua kali lebih besar dari yang Kamu rencanakan sehingga Kamu tidak kehabisan ruang. Maksudnya, sebaiknya panel digambar dengan ukuran yang cukup besar. Itu akan memudahkan Kamu untuk menggambar!


Panel untuk Membuat Komik Strip


Selanjutnya gunakan bentuk dasar untuk menggambar karakter. Salah satu bagian tersulit dalam membuat komik adalah menggambar karakter. Disarankan Kamu menggunakan bentuk dasar untuk menggambar karakter tersebut. Karena ini mungkin merupakan komik pertama Kamu, maka jika Anda kesulitan menggambar gunakan saja bentuk-bentuk stick figure (seperti gambar anak TK) untuk membuat semuanya mudah. Selain itu, buatlah juga sketsa gelembung kata untuk dialog yang telah Kamu rencanakan. Jangan lupa, tolong gunakan pensil pada tahap ini, jadi Kamu bisa menghapus kesalahan jika hal itu terjadi.


Gambar 49 Contoh Karakter Berbentuk Stick Figure

Setelah Kamu menyelesaikan aksi karakter, langkah berikutnya ialah menambahkan huruf untuk dialog ke dalam balon kata. Jangan lupa untuk memeriksa ulang ejaan pada dialog yang Kamu tulis. Ingat ya, ukuran huruf Kamu bisa menunjukkan apakah karakter  sedang berteriak atau berbisik. Misalnya, huruf kapital penuh menunjukkan bahwa karakter Anda sedang berteriak.


Gambar 50 Contoh Karakter dengan Balon Kata

Sekarang kita kembali lagi ke karakter yang telah Kamu gambar. Tambahkan detail tambahan, seperti ekspresi wajah, garis gerakan, bayangan di lantai. Selain itu berikan latar dan propetinya jika itu diperlukan. Lakukanlah hal itu untuk setiap panel.


Gambar 51 Contoh Karakter dengan Detil Suasana

Sekarang, Kamu akhirnya bisa menggunakan spidol untuk menindis gambar yang semula dibuat dari pensil. Setelah selesai gunakan penghapus untuk goresan- goresan pendil yang masih nampak. Yeah, komik pertama Kamu sekarang sudah selesai – bagus! Kamu dapat membiarkannya menjadi komik hitam-putih atau bahkan menambahkan warna untuk menjadikannya komik berwarna.


Gambar 52 Selamat, Komik Pertama Kamu Sukses


Sumber:
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Prosedur Pembuatan Komik

Menggambar merupakan salah satu kegiatan yang seru, apalagi dikemas dalam sebuah cerita. Membikin komik itu tidak sulit, tinggal memindah cerita ke dalam gambar. Serunya, cerita itu akan tambah asyik jika mengena di hati pembaca. Komik itu keren dan mudah untuk dibikin. Tidak mustahil kok, siapa pun untuk bisa membuat komik. Karena dengan membuat komik, Kamu akan bisa bercerita dengan gambar-gambar yang seolah hidup dan mampu menyampaikan beragam ekspresi.

Faktor utama pembentuk sebuah komik menjadi keren adalah dari karakternya, yaitu pelaku utama dan pelaku pembantu dalam sebuah komik. Faktor yang kedua adalah kotak atau panel yang menjadi bingkai pemisah antar cerita. Serta yang ketiga   adalah dialog   yang    dikemas    dalam    balon kata,    yakni    bingkai teks dialog karakter dalam komik.


Gambar 33 Faktor Utama Komik, Karakter, Bingkai, Dialog

Bercerita lewat komik itu kegiatan yang mengasyikkan. Kamu dapat membagikan pengalaman atau ide kepada orang lain. Sementara ketika Kamu bercerita dengan komik, maka Kamu akan membagikan pengalaman atau ide kepada orang lain melalui berbagai macam karakter, panel, dan balon kata yang dibuat. Gaya seperti inilah yang lebih mudah dipahami oleh orang lain, bahkan mampu meningkatkan kecerdasan otak pembacanya.

Menurut Kamu, dari mana kita akan memulai membuat komik?

Yup, tentu saja dari ide ceritanya. Langkah pertama yang harus dilakukan untuk membuat komik bagi para pemula adalah menentukan ide dan temanya. Karena untuk mengarang tentunya kita membutuhkan gagasan atau ide cerita terlebih dahulu, supaya kita tahu cerita macam apa yang akan digambar. Kamu bisa memilih ide dari pengalaman nyata bersama teman-teman Kamu. Atau dari potongan kejadian lucu yang bisa menghibur dan memicu rasa gembira. Komik tidak harus Panjang, Kamu juga boleh membikin komik yang pendek yaitu komik strip.

Cerita sebuah komik tidak mesti fantastis, berlebihan, atau mencengangkan seperti Kamu jumpai pada film-film Hollywood. Pembaca komik juga suka cerita-cerita yang ringan dan dekat dengan keseharian mereka. Cerita anak sekolah yang sekaligus bekerja unuk membiayai sekolahnya lebih menarik daripada kisah konspirasi bisnis antara politikus dan para penjahat. Yang ringan-ringan saja, itu enak dibaca dan mengena.


Gambar 34 Ide yang Ringan-ringan Saja Juga Keren

Judul komik strip pada Gambar 34 ini sederhana sekali. Judulnya “Hey Jim”. Selain itu ceritanya pun sangat ringan bukan. Tapi menarik. Cerita semacam ini bisa terjadi dalam hidup kita sehari-hari. Inti ceritanya ialah salah mengenali orang. Tapi komikus mampu menggarapnya dengan sangat menarik, bukan?

Jika Kamu masih bingung bagaimana cara mencari ide, cobalah temukan hal-hal yang sederhana di sekitar Kamu. Coba ingat kisah-kisah menggelikan yang pernah dialami. Coba andalkan imajinasimu. Apa yang terjadi jika di kelasmu tiba- tiba terjadi gempa bumi. Ide akan datang saat Kamu coba memfokuskan diri pada sebuah gambaran cerita yang diinginkan. Tak perlu memikirkan hal-hal yang sulit. Bisa jadi sumber ide atau inspirasi datang dari kehidupan sehari-hari. Misalnya ya itu tadi, penggalan pengalaman yang lucu, kejadian yang konyol, menegangkan, aneh atau ganjil, atau yang menginspirasi.

Setelah ide cerita muncul, tentukanlah temanya. Cara menentukan tema adalah berdasarkan   dari   ide   tersebut.   Contoh   tema   dari    cerita-cerita    komik yang ada selama ini adalah tentang kejadian sehari-hari, seperti keluarga, persahabatan, petualangan, kuliner, fantasi, dan lain-lain. Sesuaikan ide dan tema sehingga mampu tercipta cerita yang kreatif dan inovatif. Selain itu, sebisa mungkin jangan sampai cerita komik Kamu meniru cerita komik lainnya.


Gambar 35 Berjudul Panji Koming

Jika Kamu sudah memperoleh ide cerita dan tema untuk dijadikan komik, maka langkah selanjutnya adalah menentukan judul komiknya. Membuat judul memang tidak mudah. Coba pikirkan inti dari cerita yang Kamu pilih untuk dijadikan sebuah judul. Cara menentukan judul lainnya adalah dengan memanfaatkan nama dari karakter utama. Tapi pastikan bahwa nama karakter utama tersebut memiliki persepsi khusus yang membuat orang lain penasaran. Contoh, Panji Koming merupakan judul yang menarik untuk komik strip berlatar Majapahit yang terbit di Kompas setiap hari Minggu.


Gambar 36 Judul Komik Yang Unik

Berikut ini tips untuk menentukan judul yang menarik. Pertama, bisa menggabungkan dua kata atau lebih menjadi sebuah jalinan kata. Misalnya, Petualangan Empat Sekawan. Cara lainnya gunakan kata kunci dari inti cerita. Kamu bisa menggunakan bahasa asing supaya lebih menarik. Misalnya, Berburu Buzzer. Bisa juga dengan mengotak-atik frase atau kalimat yang dipadukan dengan kata kunci dari cerita yang dibuat. Misalnya, Terjebak Antrean. Cobalah menulis beberapa kata kunci yang menggambarkan cerita komik Kamu. Pilihlah kata kunci yang paling menjual dan aneh yang memancing imajinasi yang unik. Misalnya, Perang Durian.

Langkah selanjutnya dalam membuat komik adalah membuat alur cerita atau membuat plot. Dalam pembuatan komik, alur cerita ini berperan sebagai benang merah dari sebuah cerita. Alur cerita sebenarnya juga sama dengan kerangka karangan atau outline ketika Kamu membuat cerpen entah fiksi maupun non fiksi. Di dalam alur cerita akan tampak watak karakter atau tokoh dan bagaimana cerita itu berjalan.

Cermatilah Gambar 37 berikut ini. Menurut Kamu ini cerita tentang apa? Mengapa Kamu berpendapat demikian?

Gambar 37 Alur Cerita dan Karakter

Sekarang isilah balon kata yang kosong sehingga tampak dengan runtut alur ceritanya!

Langkah berikutnya adalah dengan melengkapi unsur-unsur yang membentuknya menjadi sebuah komik. Unsur-unsur tersebut adalah panel, karakter, balon kata, latar, dan properti. Satu halaman komik biasanya terdiri dari beberapa kotak panel. Seperti Kamu ketahui, panel adalah sebuah bingkai yang menjadi pemisah ruang- ruang dalam rangkaian cerita komik. Setiap panel berisi peristiwa atau aksi yang merupakan bagian dari alur atau urutan cerita dengan rinci.

Karakter atau pelaku di dalam sebuah cerita komik biasanya terbagi menjadi karakter utama dan karakter pembantu. Karakter utama adalah pelaku inti dalam sebuah cerita, sedangkan karakter pembantu adalah karakter-karakter yang mendukung cerita dari karakter utama. Pada bagian ini Kamu berkreasi untuk melakukan penggambaran visualnya agar masing-masing karakter memiliki jiwa atau kepribadian sesuai dengan tuntutan cerita.

Jika ditinjau dari sifat-sifatnya, karakter dalam komik dapat dibedakan menjadi karakter baik atau protagonis dan karakter jahat atau antagonis. Jadi, Kamu mesti menentukan siapa yang menjadi karakter utama yang protagonis, karakter antagonis, dan karakter pendukungnya. Masing-masing karakter perlu digambarkan sesuai dengan perwatakan dan perannya masing-masing dalam cerita.

 


Gambar 38 Mendeskripsikan Karakter Sesuai Tuntutan Cerita

Dalam cerita, harimau sering digambarkan sebagai karakter yang antagonis. Sementara itu binatang-binatang lainnya seperti kijang, kelinci, babi, domba, dan burung merpati sering digambarkan sebagai karakter yang protagonis. Tentu saja karakter yang antagonis sering digambarkan sebagai sosok yang besar, menakutkan, licik, dan menyeramkan. Sementara itu karakter yang protagonist digambarkan sebagai sosok yang manis, lucu, bahkan imut-imut. Dalam cerita sering digambarkan bahwa harimau itu makhluk jahat yang suka mengganggu, menakut-nakuti, bahkan menyerang, melukai, dan memangsa binatang-binatang yang baik itu. Gambar 39 menunjukkan peristiwa yang lucu dari kedua tipe karakter tersebut.


Gambar 39 Karakter Protagonis dan Antagonis

Bagian lain yang tak kalah pentingnya ialah membuat dan menempatan balon kata sehingga tampilannya memperkuat cerita. Balon kata ini biasanya akan muncul dalam dialog antar karakter. Kamu mesti belajar untuk membuat balon kata dan menempatkannya dengan tepat sehingga mampu mencerminkan emosi dialog dari karakter. Balon kata tersebut berbeda pada setiap ekspresi dialognya, baik itu saat karakter berbicara seperti biasa, kaget, marah, maupun saat berbicara dalam hati.

Gambar 40 Membuat dan Menempatkan Balon Kata

Balon kata berisi ungkapan kata-kata dari karakter. Balon kata memiliki bentuk yang beragam. Bentuk-bentuknya sangat tergantung bentuk ungkapan yang disampaikan oleh karakter. Periksa Gambar 41. Menurut Kamu Gambar 41A mengungkapkan apa? Ya, karakter berkata-kata dalam kondisi biasa atau normal, Jika Gambar 41B, karakter lagi berbisik ya? Benar. Gambar 41B digunakan untuk ungkapan karakter yang sedang berbisik. Bagaimana dengan Gambar 41C dan Gambar 41C?


Gambar 41 Mendeskripsikan Karakter

Selain balon kata, di dalam panel seringkali ditambahi dengan keterangan. Keterangan ini berisi teks tertulis. Keterangan berfungsi untuk memberikan penjelasan atau keterangan seperlunya tentang kejadian atau aksi yang digambarkan dalam panel. Biasanya keterangan ditulis ringkas, jelas, lugas. Tidak perlu panjang lebar dan bertele-tele, karena kekuatan komik terdapat pada gambar ilustrasi yang ditampilkan. Jika hanya dengan gambar saja sudah jelas maka tak perlu lagi dibubuhkan keterangan. Bukankah gambar mampu berbicara lebih dari 1000 kata- kata? Perhatikan Gambar 42. Menurut Kamu, apakah keterangan pada panel ini terlalu panjang? Bisakah keterangan tersebut dibuat lebih jelas, lebih ringkas, lebih lugas?

Gambar 42 Keterangan pada Komik

Selain keterangan kadang juga muncul efek suara. Efek suara adalah kata-kata tanpa gelembung yang menirukan sesuatu suara. Misalnya suara “DOR!” untuk bunyi tembakan. Atau “BYUR!” untuk menirukan suara kecebur ke dalam air. Kamu tentu bisa membuat contoh-contoh efek suara lainnya. Misalnya, bagaimana bunyi piring yang jatuh pecah berantakan. Bagaimana efek suara desingan anak panah yang melesat cepat? Efek suara untuk tetesan air hujan di atas genteng?

 

Gambar 43 Efek Suara pada Komik

Prosedur berikutnya ialah membuat storyboard. Untuk membuat storyboard gunakanlah pensil gambar. Rancanglah bentuk, posisi, dan hubungan antar panel sesuai dengan tuntutan cerita. Gunakan pensil untuk menggambarnya. Mengapa Kamu harus menggunakan pensil? Untuk berjaga-jaga agar jika terjadi kesalahan goresan pada gambar yang dibuat dengan mudah dapat dihapus dan diperbaiki. Komikus yang sudah mahir pun juga masih menggunakan pensil dalam membuat komiknya. Gambarlah sketsa atau gambar garis besarnya dengan menggunakan pensil. Secara garis besar rancanglah bentuk tubuhnya, mimiknya, aksinya, latarnya, serta properti yang digunakan. Pertimbangkan pula tata letaknya, komposisinya, serta sudut dan jarak pandang atau shotnya.


Gambar 44 Membuat Storyboard

Setelah storyboard diselesaikan, Kamu dapat menebali garis luar atau outline gambar dengan menggunakan spidol kecil. Tebali seluruh gambar dan hal lainnya yang menurutmu perlu dilapisi dengan spidol hitam. Jika mempertimbangkan jarak objek maka Kamu boleh menggunakan spidol dengan ketebalan yang berbeda. Tentu saja yang berukuran besar itu untuk jarak yang lebih dekat, sedangkan yang lebih tipis jaraknya lebih jauh.

Setelah kegiatan menebali garis luar selesai, gunakanlah penghapus untuk membersihkan bekas-bekas goresan pensil. Tujuannya agar gambar tidak bertumpukan dan berbayang. Dan tentu saja untuk membuat rapi karyamu. Jika gambar utama sudah selesai selanjutnya Kamu dapat membuat detil gambar agar semakin tampak keren. Detil gambar bisa meliputi atribut yang dikenakan karakter, latar, serta properti.  Tahapan ini berguna untuk meperindah gambar.

Sampai pada tahap ini Kamu sudah menyelesaikan panel, storyboard, dan scene. Selanjutnya mari lakukan tahap koreksi. Koreksi menjadi hal yang penting ketika melakukan proses kreatif. Jangan sampai kita menyajikan karya dengan kualitas yang tidak baik kepada penggemar kita. Prinsipnya ialah tambahkanlah yang perlu dan kurangilah yang mengganggu. Cermatilah sekali lagi karya Kamu dengan teliti. Temukan bagian-bagian yang harus dibenahi. Dan benahilah. Demi karya yang lebih baik jangan ragu atau takut melakukan revisi.



Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Pengertian Storyboard

Kamu pernah mendengar istilah storyboard? Di mana? Tahu artinya? Storyboard ialah rencana visual untuk menghasilkan karya komik yang baik. Tepatnya, untuk membuat komik yang baik Kamu harus merencanakan lebih dulu gambar-gambar untuk setiap panel yang akan digunakan. Mengapa harus direncanakan lebih dulu?

Sebuah tujuan tanpa rencana hanyalah sebuah keinginan. Apa maksudnya? Jika ingin mencapai tujuan dengan baik kita mesti membuat rencana. Rencana yang baik akan memperoleh hasil yang baik. Rencana yang tidak baik hasilnya juga kurang baik. Bagaimana jika tanpa rencana? Tidak ada jaminan hasilnya akan baik.

Karena itu dalam membuat sesuatu mesti diawali dengan rencana dulu. Demikian juga jika kita akan membuat sebuah komik, tentu sebaiknya direncanakan dulu. Setelah naskah komik tersedia, bagaimana naskah diubah jadi komik? Dalam hal ini, bagaimana naskah tertulis itu diubah menjadi panel-panel bergambar yang berurutan sesuai dengan alur cerita? Bagaimana isi gambar untuk setiap panelnya? Storyboard ialah rencana visual untuk menghasilkan karya akhir yang baik.

Jadi storyboard merupakan rangkaian sketsa gambar pada masing-masing panel yang disusun sesuai dengan naskah cerita. Dengan storyboard Kamu dapat menyampaikan ide cerita kepada orang lain dengan lebih mudah, menarik, dan jelas. Melalui storyboard itu kita dapat menggiring khayalan seseorang mengikuti gambar-gambar yang tersaji, sehingga menghasilkan persepsi yang sama sesuai dengan ide cerita kita.

Ringkasnya, storyboard dalam pembuatan komik itu sederhana. Panel pertama gambarnya tentang apa? Digambar bagaimana supaya menarik? Adakah dialognya? Jika ada dialognya bagaimana? Perlukah ditambahkan keterangan? Panel kedua gambarnya tentang apa? Digambar bagaimana agar keren? Adakah dialognya? Jika ada dialognya bagaimana? Perlukah ditambahkan keterangan? Begitu seterusnya.

Gambar 29. Contoh Storyboard

Periksalah contoh storyboard yang disajikan oleh Gambar 29. Gambar-gambar sketsa pada storyboard tak perlu digambar lengkap dan rinci. Cukup digambar garis besarnya saja. Jika gambar dipandang kurang dapat memberikan informasi yang cukup sebaiknya ditambahkan keterangan untuk bagian-bagian yang penting- penting saja. Untuk menjaga daya tarik, antar panel pada storyboard mestilah berhubungan dengan urutan yang logis serta memicu rasa ingin tahu.

Secara umum, fungsi storyboard adalah sebagai media konsep dan ungkapan yang kreatif dalam penyampaian ide atau gagasan. Pada storyboard kita bisa menambahkan gagasan-gagasan misalnya bagaimana aksi karakternya, propertinya, tata letaknya, dialognya, dan sebagainya. Terdapat beberapa fungsi dari storyboard, antara lain:

Dalam pembuatan komik storyboard bermanfaat untuk menggambarkan alur cerita menurut garis besarya saja dari bagian awal, tengah, dan akhir. Selain itu storyboard juga berguna sebagai pembuat perencanaan pengembangan visualisasi. Secara keseluruhan storyboard memudahkan kita dalam pembuatan dan pemahaman alur komik. Sekarang ini storyboard juga bermanfaat dalam pembuatan sebuah film bioskop, sinetron, iklan televisi, juga game. Storyboard memang cukup lama digunakan dalam pembuatan film bioskop dan iklan televisi. Dalam pembuatan game, storyboard berfungsi untuk membuat sketsa alur game tersebut dari awal sampai selesai.

Gambar 30 Contoh Storyboard Film


Bagaimana cara membuat storyboard? Kamu dapat menggunakan kertas polos yang dibagi-bagi menjadi panel-panel berbentuk persegi atau segi lainnya. Beda dengan storyboard film yang hampir selalu berbentuk persegi atau kotak, storyboard komik bentuknya bisa yang lain. Yang perlu Kamu ingat ialah bahwa penggunaan bentuk-bentuk tersebut memang memiliki suatu tujuan tertentu yaitu menguatkan tampilan gambar agar memiliki kesan yang lebih.


Gambar 31 Contoh Bentuk Panel pada Storyboard Komik

Seperti halnya dalam komik, storyboard yang Kamu buat juga harus memuat kronologi cerita secara runtut dan tentunya logis. Setiap adegan juga mesti dapat menggambarkan dengan jelas tentang waktu dan tempat terjadinya, serta suasana yang ada.

Setiap adegan dalam storyboard juga harus mampu menjelaskan cerita secara keseluruhan. Kamu mesti ingat bahwa inti storyboard adalah untuk memberikan kejelasan visual dan untuk membuat setiap pembaca memiliki pemahaman yang sama. Jika komik yang Kamu buat berupa komik strip yang hanya sekitar 4 panel, maka perhitungkanlah berapa banyak aksi yang sudah harus mampu melukiskan jalan cerita secara keseluruhan.

Agar setiap aksi pada storyboard buatan Kamu dapat menggambarkan cerita yang ada, tulislah deskripsi bagian-bagian terpenting dari setiap aksi yang ada. Hal tersebut bisa berupa latar belakang, suasana, waktu, tempat, atau properti pelengkap lainnya.

Mulailah membuat peristiwa dan aksi dengan menggambar pada storyboardmu. Karena namanya adalah sketsa, sehingga Kamu tidak harus menyelesaikan setiap gambar dengan sempurna. Perhatikan juga komposisi, sudut pengambilan gambar oleh kamera, jenis pengambilan shot, properti, karakter, dialog dan balon kata, dan juga keterangan dan efek khusus yang mungkin dimunculkan dalam aksi yang Kamu rancang.

Tambahkan informasi deskripsi untuk hal-hal yang penting. Informasi penting ini dapat berupa dialog yang terjadi pada setiap scene, dan juga bagaimana aksi tersebut digambarkan. Kamu juga bisa memberikan nomor pada setiap panel yang ada agar mudah dijadikan referensi ketika storyboard itu didiskusikan dengan orang lain.


Gambar 32 Latihan Mengenali Storyboard



Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Tuesday, October 26, 2021

Jenis-Jenis Komik

Komik mudah dari ceritanya yang dikemas dalam panel-panel dengan paduan ilustrasi, balon kata, dan teks. Ada komik yang menggunakan panel-panel yang sangat banyak sehingga terdiri atas belasan bahkan puluhan halaman. Ada komik pendek yang diterbitkan di koran, majalah, atau media sosial. Selain itu ada juga komik yang hanya ditayangkan di internet. Secara visual semua komik tersebut memiliki kesamaan yaitu berisi cerita, diceritakan dalam urutan panel-panel, panel-panel tersebut berisi ilustrasi dengan dialog yang menggambarkan aksi, kejadian, atau peristiwa.

Sebenarnya, saat ini kita menemukan komik dalam berbagai jenis. Secara sederhana komik-komik tersebut dapat dilihat menurut bentuk dan menurut isi pesannya. Jika menurut bentuknya, terdapat berbagai bentuk komik, antara lain komik yang berbentuk seperti, komik yang hanya terdiri atas urutan beberapa panel, dan komik yang ditampilkan secara digital.


Ditinjau dari isi pesannya, komik memiliki fungsi yang berbeda-beda. Antara lain terdapat komik pendidikan, komik hiburan, komik bisnis, komik sejarah, komik penerangan, komik biografi, dan komik petualangan. Komik-komik tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda dengan isi pesan yang berbeda-beda pula.

Ditinjau dari bentuknya terdapat komik buku, komik strip, dan komik web. Komik buku adalah komik yang telah dicetak dan diterbitkan sebagai buku. Ada yang berseri, ada pula yang tamat dalam satu jilid. Komik semacam ini banyak kita temukan di toko-toko buku. Komik Doraemon atau Detektif Conan merupakan komik dalam bentuk buku yang disukai anak-anak SMP. Demikian juga komik pewayangan, Garudayana, sangat digemari remaja karena meski latarnya wayang namun didekati dengan cara pandang masa kini.

Gambar 10 Komik Buku atau Buku Komik


Komik buku tebalnya bermacam-macam. Ia seperti buku, terdiri atas lembaran- lembaran yang dijilid menjadi satu judul dengan judul di bagian sampul atau sampul depan. Komik buku atau buku komik tersebut banyak dijual di toko-toko buku, di pasar, juga di toko-toko online. Buku komik petualangan seperti Doraemon, atau kisah detektif seperti Detective Conan sangat disukai anak-anak SMP.

Jumlah halaman pada sebuah buku komik sendiri bisa bervariasi antara satu dengan lainnya. Yang paling tipis biasanya terdiri atas 22 halaman. Sebuah buku komik biasanya menceritakan satu episode atau volume tertentu dari sebuah seri judul. Karena jumlah halamannya yang lebih banyak, seorang komikus bisa memasukkan lebih banyak detail cerita ke dalam gambar komik untuk menggambarkan jalan cerita. Jika perlu, buku komik tersebut bisa dibuat berseri-seri.

Gambar 11 Aksi pada Komik Superhero Batman

Jenis komik yang satu ini kerap dipilih untuk berbagai genre karena ruang untuk menuangkan ide para kreator jadi lebih luas dan kesempatan untuk memasukkan sebanyak mungkin detail yang bisa lebih mudah dilakukan. Tidak sedikit loh, buku komik yang kemudian diangkat ke layar kaca menjadi karya film. Diantaranya adalah film-film yang laris antara lain Avengers, Justice League, Superman, Spiderman, dan Captain America. Semua film tersebut asalnya dari buku komik,

Sebenarnya, awal mula buku komik berasal dari komik-komik potongan. Disebut dengan komik potongan karena diterbitkan sepotong demi sepotong di media massa seperti koran dan majalah. Komik-komik tersebut biasanya muncul setiap minggu sekali potongan koran atau majalah. Tentu saja kehadirannya sangan dinantikan oleh penggemarnya karena mereka ingin tahu kelanjutan ceritanya.

Gambar 12 Komik Potongan Batman Versi Awal

Selain komik potongan, di media massa juga diterbitkan komik strip. Jenis komik yang satu ini merupakan salah satu bentuk paling awal yang menyajikan berbagai format komik saat ini. Komik strip merupakan komik yang terdiri atas 2 sampai sekitar 4 panel saja. Susunan komik strip bisa vertikal, horizontal, atau bahkan membentuk persegi. Karena ruangnya yang terbatas, biasanya komik strip hanya terdiri dari sedikit gambar dan teks. Saat ini kita bisa menemukan komik strip di koran-koran, majalah, maupun di media sosial.

Gambar 13 Contoh Komik Strip

Komik strip boleh dibilang sebagai cerita pendek yang disusun dalam bentuk panel- panel bergambar dengan jumlah sekitar 2-4 panel. Cerita yang dimuat di komik strip biasanya merupakan serial bersambung dengan episode baru setiap waktu tertentu, harian atau bulanan. Komik yang satu ini biasanya ditempatkan pada bagian khusus di koran sebagai kolom hiburan para pembaca. Untuk itu, update cerita baru untuk sebuah komik strip umumnya ditemukan pada edisi koran di akhir pekan. Cerita “Panji Koming”, “Timun”, dan “Konpopilan” yang terbit di koran Kompas merupakan contoh komik populer yang selalu ditunggu penggemarnya setiap hari Minggu. Selain potongan-potongan cerita pendek, komik strip juga banyak dikompilasikan menjadi sebuah buku komik yang kemudian dikembangkan menjadi sebuah seri terpisah.

Gambar 14 Komik Strip Konpopilan (Hadir Mingguan di Koran Kompas)

Komik strip seperti pada Gambar 6 biasa tampil pada koran Kompas khusus yang terbit setiap hari Minggu. Komik strip 'Konpopilan' tersebut selalu terbit dengan tema yang terkait dengan binatang. Karakternya terdiri atas seorang petani dan beberapa binatang. Ceritanya tentang peristiwa sehari-hari, yang lucu, unik, inspiratif, dan kritis. Selain menghibur, komik strip ini juga mendidik, mengingatkan, menginspirasi, memotivasi, terkadang juga mengkritik atau menyindir secara halus. Uniknya, komik Konpopilan ini selalu tampil tanpa dialog, jadi jarang memunculkan kata.

Gambar 15 Komik Strip dengan Balon Kata

Gambar 15 menunjukkan komik strip yang menggunakan balon kata. Kata-kata yang diucapkan cukup ringkas. Karakternya pun satu orang saja, namun ditampilkan saat karakter tersebut masih SMP, Ketika di SMA, lalu saat selesai sekolah, dan dilanjutkan saat sudah bekerja. Setelah bekerja dia bekerja masa-masa ketika masih belajar di sekolahnya dulu. Komik strip ini mampu menggambarkan dengan baik peristiwa yang biasa terjadi dalam kehidupan seseorang.

Pada Gambar 16 Kamu bisa menyaksikan komik strip dengan delapan panel. Bacalah komik tersebut secara seksama. Apa isi ceritanya? Ya, komik ini berkisah tentang perjalanan menggunakan kapal laut. Dan ternyata di laut banyak terdapat sampah! Sungguh suatu keadaan yang tidak boleh terjadi, bukan?

Gambar 16 Komik Strip dengan Delapan Panel

Komik ini ingin mengingatkan dan mengajak pembacanya agar menjaga kebersihan laut karena itu bisa merusak ekosistem. Jangan buang sampah, apalagi sampah itu berupa plastik, karena dapat merusak alam. Sampah plastik khususnya dalam bentuk kantong, membutuhkan waktu 20 hingga 1.000 tahun untuk akhirnya dapat terurai. Hal ini tentu sangat membahayakan bagi lingkungan.

Kamu telah menemukan beberapa komik strip yang terdiri dari dua sampai enam panel. Selain itu ada komik yang hanya terdiri atas satu panel saja. menemukan Kamu menemukan? Ya, komik satu panel seperti itu banyak diterbitkan di koran dan majalah. Ada yang disebut 'kartun' ada pula yang disebut 'karikatur'.

Gambar 17 Kartun Satu Panel

Tahukah kamu perbedaannya? Cerita pada kartun untuk menghibur. Karena itu biasanya ilustrasinya lucu. Jenaka. Karena tujuannya untuk menghibur. Cerita pada karikatur bertujuan untuk menyindir atau mengkritik. Agar tidak berasa pedas, ilustrasi pada karikatur sering dibuat lucu pula. Sindirin atau kritikan yang lucu tapi mengena biasanya disukai orang daripada sindirin yang kasar.

Gambar 18 Panel Karikatur Satu

Di zaman serba modern ini, semua hal bisa dengan mudah Kamu memperoleh berkat bantuan teknologi, Termasuk di dalamnya adalah komik. Jika sebelumnya Kamu harus pergi ke toko buku untuk mendapatkan seri idamanmu, sekarang cukup bermain jari di HP, kamu sudah bisa langsung menikmati komik favorit. Komik digital pada dasarnya adalah semua jenis komik yang tersedia dalam bentuk elektronik dan dapat diakses menggunakan perangkat seperti HP, tablet, laptop, maupun komputer.

Mulai dari komik strip sampai buku komik, semuanya tersedia dalam bentuk digital. Jenis komik yang satu ini memang menjadi pilihan banyak orang yang ingin menikmati komik, tapi tidak punya waktu untuk pergi ke toko buku dan ribet membawa buku komik. Cukup berbekal gadget andalan, komik kesayangan dapat dinikmati kapan pun dan di mana pun kita berada.

Gambar 19 Komik Digital atau Komik Web

Seperti telah disinggung di bagian awal, jika ditinjau dari segi isi pesannya, komik memiliki fungsi yang berbeda-beda. Berdasarkan fungsi yang berbeda-beda tersebut Kamu dapat mengelompokkan komik menurut fungsi antara lain komik pendidikan, komik hiburan, komik, komik sejarah, komik penerangan, komik biografi, dan komik petualangan. Komik-komik tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda dengan isi pesan yang berbeda-beda pula.

Komik pendidikan adalah komik yang membawa pesan-pesan Pendidikan, baik Pendidikan persekolahan, Pendidikan luar sekolah, maupun yang lainnya. Komik pendidikan memiliki ciri yang spesifik yaitu mendidik. Ada komik pendidikan yang materinya terkait dengan bagaimana cara menguasai materi atau keterampilan tertentu. Ada juga yang strateginya tidak secara gamblang menjelaskan materi tertentu, tapi dimasukkan ke dalam unsur cerita sehingga tetap menjadi rasa yang menghibur. Dengan begitu, pembaca komik dapat lebih mudah menyerap materi yang diajarkan.

Gambar 20 Komik Pendidikan

Berbeda dengan komik pendidikan, komik bisnis bekerja untuk menampilkan sesuatu hal. Komik semacam ini banyak digunakan oleh produk untuk anak-anak misalnya susu, boneka, alat mainan, dan sebagainya. Isi pesan komik bisnis biasanya bernada membujuk, mempengaruhi orang yang dijadikan sasaran untuk membeli produk yang ditawarkan. kadang-kadang begitu halusnya sehingga tanpa terasa pembaca akan tertarik, berminat, dan bertindak untuk membeli. Komik bisnis biasanya menggunakan format komik strip.

Gambar 21 Contoh Komik

Komik humor memiliki cerita yang lucu dan mengundang pembaca untuk tertawa. Unsur humornya dapat lewat cerita, gambar, dialog dalam komik. Komik ini menyukai orang. Pada masa lalu komik-komik humor di Indonesia banyak menggunakan karakter Punokawan dalam pewayangan, mereka adalah Ki Semar Bersama anak-anak yaitu Bagong, Petruk, dan Gareng. Penggunaan karakter seperti ini karena terinspirasi oleh adegan wayang kulit 'goro-goro' yang selalu menampilkan mereka dalam gurauan-gurauan ydan candaan yang lucu. Seiring dengan semakin banyaknya media asing yang lama-kelamaan komik humor Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong semakin hilang.

Gambar 22 Karakter Punokawan dalam Komik Humor

Komik humor banyak disukai. Biasanya formatnya berbentuk komik strip. Kelucuan bisa muncul dari tampilan karakter atau peristiwa yang terjadi. Pada gambar berikut kelucuan terjadi peristiwa. Seseorang sakit perut. Temannya bilang coba saja pakai batu. Lima belas kemudian menit dia kembali, perutnya tidak sakit lagi. Temannya bilang, “Manjur kan ngantongi batu?” Dengan heran dia menyahut, “Hah?! Dikantongi?” Tentu saja adegan ini memicu gelak tawa. Kamu mengerti maksudnya bukan?

Gambar 23 Contoh Komik Humor

Komik petualangan menampilkan perjalanan tokoh-tokoh tertentu untuk mencapai tujuan. Dalam perjalanannya, tokoh utama menghadapi kesulitan dan berhadapan dengan tokoh antagonis yang akan menahan tokoh utama untuk mencapai tujuan. Komik ide ini karena pembaca akan bertamasya secara visual dan merasa terlibat dalam petualangan tersebut. Salah satu komik petualangan yang terkenal adalah seri komik Tintin. Komik ini terdiri atas 24 seri dan telah diterbitkan dan diterjemahkan dalam banyak bahasa di dunia, termasuk Bahasa Indonesia.

Gambar 24 Salah Satu Seri Komik Petualangan Tintin

Masih banyak jenis-jenis komik menurut fungsi. Apalagi saat ini komik semakin digemari. Komik memang telah berhasil menjadi media yang disukai pembacanya sejak zaman lama sampai zaman yang dipenuhi oleh banyak teknologi canggih seperti sekarang ini.


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.