Showing posts with label manual. Show all posts
Showing posts with label manual. Show all posts

Sunday, October 24, 2021

Teknik Menggambar Ilustrasi Manual

Perhatikan gambar di bawah ini:



Gambar 5A Teknik pointilis



Gambar 5B Teknik Blok



Gambar 5C Teknik Arsir



Gambar 5D Teknik basah cat air



Gambar 5E Teknik Dussel



Gambar 5F Teknik Pointilis


Berikut adalah teknik teknik dalam pembuatan gambar ilustrasi: Teknik Manual

1. Teknik Arsir

Yakni teknik menggambar ilustrasi dengan menggunakan garis garis sejajar atau menyilang untuk menentukan gelap terang obyek suatu gambar sehingga terlihat seperti tiga dimensi. Alat yang biasa digunakan adalah pensil, spidol, pena, rapido.

2. Teknik Dussel

Yakni teknik menggambar ilustrasi yang penentuan gelap terang obyek gambar dilakukan dengan cara menggoreskan/menggosokkan pensil pada kertas pada posisi rebah/miring. Atau pensil digosokkan dahulu pada kertas atau kapas terlebih dahulu sebelum digosokkan pada obyek gambar untuk menghasilkan kesan tiga dimensi

3. Teknik Pointilis

Yakni teknik menggambar ilustrasi dengan cara menggunakan titik-titik untuk memunculkan kesan tiga dimensi sehingga dapat membentuk suatu obyek, alat yang digunakan pensil, rapido.

4. Teknik Basah

Yakni teknik menggambar ilustrasi dengan menggunakan media basah seperti cat minyak, cat air, tinta ataupun media lain yang membutuhkan air atau minyak sebagai pengencer. Prosesnya dengan cara membuat sketsa terlebih dahulu pada bidang gambar berupa kertas atau kanvas, selanjutnya diwarnai dengan bahan warna yang telah disiapkan.

5. Teknik Kering

Yakni teknik menggambar ilustrasi yang tidak perlu bahan pengencer seperti air dan minyak. Caranya dengan membuat sketsa langsung pada bidang gambar dan dilanjutkan dengan arsiran pensil, arang atau warna seperti pastel, krayon.

6. Teknik Blok

Yakni teknik menggambar ilustrasi dengan cara menutup obyek gambar dengan satu warna hingga tampak bentuk siluet. Bahan yang digunakan adalah tinta bak.


Baca juga: Teknik Menggambar Ilustrasi Digital


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Konsep Gambar Ilustrasi

Dalam kehidupan sehari-hari apakah Kamu sering menemukan gambar ilustrasi? Pada benda apa Kamu bisa menemukan gambar ilustrasi tersebut? Apakah ada di buku, majalah atau benda lainnya. Mengapa gambar ilustrasi itu perlu dibuat pada benda yang Kamu temukan? Jelaskan sesuai dengan pendapatmu!


Gambar ilustrasi termasuk dalam kelompok karya seni rupa dua dimensi. Gambar ilustrasi dibuat dengan tujuan untuk memperkuat, memperjelas, memperindah, mempertegas, memperkaya ceritera atau narasi ataupun media untuk menghidupkan cerita khususnya untuk anak-anak yang belum dapat membaca yakni dengan menggambarkan suatu adegan dalam sebuah ceritera sehingga gambar tersebut dapat membantu menerangkan karakter tokoh atau isi cerita. Dengan adanya gambar ilustrasi yang bagus akan dapat menarik perhatian anak anak untuk mmpelajari sebuah buku.

Gambar ilustrasi dapat berbentuk manusia, binatang tumbuh tumbuhan atau benda lain yang ada disekitar kita. Gambar ilustrasi bisa dikatakan bagus dan berhasil jika gambar ilustrasi tersebut dapat membantu pembaca untuk dapat berimajinasi dan memahami cerita yang disampaikan. Seringkali ketika kita membaca buku, majalah, koran, novel, komik dan buku ceritera lainnya kita sering menemukan gambar sebagai pelengkap cerita. Gambar tersebut dinamakan gambar ilustrasi. Namun tahukah Kamu apa yang dimaksud dengan gambar ilustrasi? Gambar ilustrasi berasal dari bahasa Latin ilustrare yang artinya menjelaskan atau menerangkan, ilustrasi berupa gambar yang mempunyai sifat dan fungsi untuk menerangkan atau menjelaskan suatu tujuan dan narasi yang ingin disampaikan.

Dalam bahasa Belanda ilustrasi berasal dari kata ilustratie yang artinya hiasan dengan sebuah gambar atau pembuatan sesuatu sehingga menjadi lebih jelas. Dengan demikian gambar ilustrasi menjadi pengantar sekaligus penjelas dari suatu tujuan, sehingga gambar ilustrasi yang dibuat dapat membantu seseorang supaya lebih cepat dan lebih mudah memahami dan mengerti sesuatu yang disampaikan.

Ilustrasi tidak hanya berupa gambar saja melainkan juga bisa berupa media media lainnya. Ilustrasi dalam arti luas dapat berbentuk :

a) Gambar hasil ciptaan secara manual atau digital atau kombinasi dari keduanya,

b) Suara atau bunyi bunyian yang dapat digunakan untuk mengiringi sebuah pertunjukan seperti drama, ketoprak, film, dan lain-lain,

c) Gerakan misalnya pantomim, penari latar, dan lain- lain.


Untuk selanjutnya silahkan Kamu memperhatikan secara seksama beberapa gambar di bawah ini, untuk mengetahui apakah gambar tersebut termasuk gambar ilustrasi atau jenis karya seni rupa yang lain.


Gambar 1A



Gambar 1B



Gambar 1C



Gambar 1D



Gambar 1E



Gambar 1F

Semua gambar tersebut merupakan gambar ilustrasi.


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Menggambar Poster

Kamu dapat membuat poster dengan menggunakan cara manual maupun cara digital. Menggambar poster dengan cara manual mengandalkan keterampilan tangan dalam membuat gambar dan tulisan. Membuat poster dengan cara digital mengandalkan kemampuan untuk mengoperasikan teknologi grafis komputer.

Saat ini ada beberapa pilihan yang berbeda jika Anda ingin mendesain dan mencetak poster secara digital. Kamu dapat mendesain poster dalam perangkat lunak pengedit gambar seperti Photoshop atau Paint, lalu mencetaknya sendiri. Dengan menggunakan teknologi komputer grafis pembuatan poster menjadi lebih mudah dan menarik. Kamu dapat menginstal secara gratis beberapa aplikasi pembuatan poster antara lain Canva, Adobe Spark Post, Venngage, dan Piktochart.


Pada kesempatan belajar kali ini Kamu akan belajar menggambar poster dengan menggunakan cara manual. Menggambar poster secara manual meningkatkan keterampilan penggunaan tangan untuk membuat gambar dan tulisan. Dari mana Kamu memulainya? Siapkan dulu kertas yang akan dibikin poster kemudian tentukan ukuran gambar posternya.

Terdapat beberapa ragam ukuran poster. Poster yang paling kecil biasanya berukuran 28 cm x 43 cm. Poster ukuran sedang berukuran sekitar 46 cm × 61 cm. Poster besar, yang sering kali digunakan untuk film atau iklan, biasanya berukuran

69cm × 102cm. Mengetahui ukuran poster itu penting agar Kamu dapat menyesuaikannya sejak awal jika poster tersebut nanti akan dicetak.


Selanjutnya marilah konsep poster yang akan Kamu buat. Apa tujuan pembuatan poster tersebut? tujuannya adalah mengingatkan siswa-siswa pentingnya penggunaan masker pada masa pandemi.

Jadi judulnya apa, temanya apa? Mengenai judul atau tema yang menarik dan penting dengan menggunakan kalimat peringatan yang cukup keras. Misalnya, Jangan sembrono! Tanpa masker membahayakan diri sendiri dan orang lain!


Selanjutnya apa isi pesan poster? Kamu dapat menggambarkan suatu suasana penyesalan anak SMP karena tidak menggunakan masker. Misalnya digambarkan ada seorang anak SMP yang sedang menangis sedih. Sementara itu, di latar belakang petugas berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap mengusung sebuah peti mati.

Apa dukungan terhadap isi pesan tersebut? Kamu dapat menggambarkan suasana duka yang mendalam, semua orang tertunduk sedih, warna-warna di dalam kelam untuk mengagumi sekeliling yang mendalami tersebut.

Bagaimana cara menambahkan isi pesannya? Menggunakan gambar secara nyata dengan menonjokan anak SMP yang sedang menangis pilu.


Nah, Kamu sudah memiliki konsep poster. Sekarang tinggal mewujudkannya dalam bentuk gambar. memulai dulu dengan membuat sketsanya di kertas biasa. Menentukan letak gambarnya dan letak tulisannya sehingga menghasilkan komposisi yang enak untuk dilihat. kadang-kadang butuh sedikit waktu untuk mendapatkan tata letak rancangan poster Kamu dengan benar, jadi lebih baik berlatih dulu dengan kertas biasa, setelah itu baru menerapkannya pada kertas poster Kamu. Fokuslah pada penekanan informasi yang paling penting dengan segera.


Dalam membuat sketsa jangan memenuhi halaman kertas terlalu banyak, karena poster yang ditata tidak akan memiliki banyak dampak visual. Dalam teks, coba untuk memberi jarak pada huruf secara merata. Secara desain, ini dikenal dengan istilah kerning. Jika Kamu tanpa semuanya, poster Kamu akan lebih sulit dibaca.

Tempatkan judul atau tema Kamu di tengah poster. Kebanyakan orang akan melihat ke tengah poster sebelum mereka meihat hal-hal yang lainnya. Gunakan ruang ini untuk memprioritaskan apa yang Anda inginkan agar pemirsa segera melihatnya.

Pastikan poster Kamu mudah dibaca dari dekat maupun dari jauh. Teks judul atau tema harus besar dan jelas, dengan font yang mudah dibaca. Jika Anda menyertakan gambar apa pun dalam poster tersebut, gambar tersebut harus relatif sederhana dan mudah dilihat dari mana pun pemirsa poster berdiri.


Gunakan bagian atas, bawah, dan samping untuk rincian pesan yang penting. Jika poster Kamu informatif, pastikan Kamu menyertakan hanya informasi penting yang perlu diketahui pemirsa. Hal-hal yang tidak perlu disampaikan karena malah bisa merasa malas untuk fokus pada pesan.


Sertakan ajakan bertindak jika Anda ingin orang-orang bertindak lebih jauh. Ajakan bertindak sebagai undangan kepada pemirsa untuk mengetahui informasi di poster Kamu, dan ini sangat penting jika poster Kamu dirancang untuk menggerakkan pemirsa untuk melakukan sesuatu. Ajakan bertindak Anda dapat berupa apa pun yang sesuai dengan tujuan pada konsep poster Kamu. Pastikan bahwa hal itu ditampilkan secara mencolok dalam desain poster. Ajakan “Jangan Ceroboh”seperti pada konsep poster di atas harus ditulis dengan ukuran besar dan lebih menonjol daripada tulisan lainnya.


Buatlah sketsa desain Kamu dengan menggunakan pensil. Gunakan sketsa yang Kamu gambar di atas kertas latihan untuk membantu memandu Kamu saat menggambar desain di kertas poster yang sebenarnya. Pekalah untuk memperhatikan jarak huruf sehingga semuanya tidak berakhir berdesakan di satu sisi kertas poster, dan berusaha untuk membuat semua huruf Kamu kira-kira berukuran sama.


Gambar 20 Perbedaan Pusat Perhatian


Ketika membuat sketsa dengan pensil, Kamu akan bisa menghapus semua kesalahan yang dibuat. Buatlah garis bantu dengan pensil dan penggaris jika Kamu membutuhkan bantuan untuk menjaga agar huruf tetap lurus.

Selanjutnya warnailah poster Kamu dengan pensil warna, krayon, spidol, atau poster kucing. menambahkan warna akan membuat poster Anda tampak lebih menarik, dan dapat membantu poin-poin yang ingin Anda sampaikan. Pikirkan tentang bagaimana warna dan emosi terhubung saat Kamu memilih warna untuk poster tersebut.


Untuk memilih warna, perhatikanlah bahwa warna merah, oranye, dan kuning adalah warna yang memberi energi, membuatnya bagus untuk poster acara, misalnya. Biru dan hijau itu berasa damai, jadi bagus untuk poster iklan dan poster informatif. Meskipun demikian warna hitam dan putih juga penting. Hitam dan putih polos juga bisa membuat pernyataan menjadi lebih kuat.


Tambahkan hiasan seperti simbol, grafik, dan hiasan hanya jika diperlukan. Ketika Kamu berencana untuk mendekorasi poster, sebaiknya Anda hanya dibatasi oleh imajinasi Kamu sendiri. Manfaatkan kreativitas Kamu dan lihat apa yang dapat dihasilkan! Kamu bisa menambahkan pita, glitter, stiker, atau dekorasi lain namun, jangan berlebihan. Sungguh bagi suatu poster dengan menggunakan hiasan lebih sedikit akan lebih baik. Mengapa, karena fokus poster ada pada isi pesan yang ringkas namun kuat dan mengesankan.


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA.  Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap.  2020.


Strategi dalam Poster

Jenis-jenis Poster

Kamu perlu diperhatikan dalam pembuatan Poster

Contoh Poster


Friday, May 18, 2018

Curving paper manual

Ada jenis curving paper yang dibuat dari pabrik atau alat khusus ada pula curving paper yang dibuat menggunakan cara lama (manual).
Curving paper dapat dilakukan sendiri di rumah anda. Memang tidak mudah ketika membayangkan melubangi kertas dengan ukuran kecil sebanyak itu, akan tetapi jika sudah mendapatkan hasilnya akan menjadi kepuasan tersendiri. 
Bahan dan alat
Bahan yang akan digunakan tentu saja menggunakan kertas, tetapi tidak semua kertas dapat dicurving dengan mudah. Ada beberapa jenis kertas yang sangat susah untuk dicurving, misalnya kertas yang memiliki serat keras, serat bersambungan, atau jenis-jenis kertas yang memiliki campuran bahan yang akan menyusahkan kita saat dicurving. Jangan menggunakan kertas berminyak, jangan juga menggunakan kertas yang teralu tebal karena akan menyusahkan akan menambah ketebalan curvingan.
Contoh kertas yang dapat kita gunakan yaitu kertas HVS, kertas asturo, kertas lipat, kertas bufalo, kertas sket, kertas gambar, kertas majalah, kertas amplop, dan lain sebagainya. Warna yang akan kita curving dapat kita pilih sendiri, satu warna atau lebih, atau dapat juga di desain dengan gambar dan warna tertentu terlebih dahulu baru setelah itu dicurving.

Alat yang digunakan untuk curving paper sangat sederhana, hanya menggunakan cutter atau jenis alat tajam lain yang anda kuasai misalnya pisau, silet, pemes, dan sebagainya. Sebaiknya alat yang digunakan tajam dan tidak berkarat untuk memudahkan dalam proses mengcurving. 
Ketika mengcurving, anda dibebaskan dalam teknik, tidak perlu dengan satu arah, bolak-balik, ataupun melingkar, semua itu tergantung dari motif yang akan anda lubangi. Latihan beberapa kali pada motif berbeda dan sama juga diperlukan untuk melatih kemampuan anda dan mengasah kemampuan anda.

Langkah-langkah dalam membuat curving paper secara manual
1. Siapkan bahan dan alat.
2. Buatlah gambar pada bahan kertas dengan menggunakan sket maupun cetak digital.
3. Lubangi kertas dengan menggunakan alat tajam dengan sangat hati-hati.
Lamanya pengerjaan curving paper ini dapat melatih kesabaran dan kejelian mata anda. Hasil yang indah akan menjadi obat kelelahan dan apresiasi bagi orang lain. 
Contoh curving paper

Pengerjaan otodidak untuk curving semacam ini memerlukan waktu sekitar dua hari (tidak fullday).

Keuntungan dari curving paper secara manual adalah motif dan gambar dapat ditentukan sendiri, warna dan tema dapat didesain sendiri setelah atau sebelum dicurving.
Jenis curvingan juga menggunakan bentuk-bentuk/motif bebas tergantung dari kelihaian anda.

4. Hasil curving paper dapat dikombinasikan dengan bermacam bahan atau difinishing dengan bermacam cara. Misalnya dicelup dengan warna, diberi aksesoris glitter, manik-manik ataupun dipadukan dengan gambar, paper quilling atau seni kertas yang lain.