Showing posts with label gagasan. Show all posts
Showing posts with label gagasan. Show all posts

Sunday, November 7, 2021

Menyusun Konsep Pembuatan Patung

Seni patung adalah karya tiga dimensi yang tidak terikat pada latar belakang apa pun atau bidang manapun pada suatu bangunan. Konsep patung adalah gambaran awal tentang sesuatu yang juga disebut teori awal yang mendasari suatu kegiatan (aktivitas) yakni berkarya seni patung.Setiap orang memiliki konsep pembuatan patung yang berbeda. Terciptanya karya seni patung melalui beberapa tahapanya yang tidak dapat terpisahkan.tahapan tahapan itu adalah sebagai berikut:

a. Proses aktivitas jiwa penciptaan patung yang berada pada tahap proses pembentukan ide berasal dari penangkapan perasaan terhadap alam (sebagai obyek) yang berinteraksi dengan pertimbangan cita rasa dan rasa seni seseorang. Hal ini memunculkan ide seseorang untuk diekspresikan ke dalam karya seni.

b. Proses ekspresi penciptaan patung/proses penuangan ide penciptaan patung. Penuangan ide ke dalam wujud karya seni patung memuat tentang kreativitas masing masing. Oleh karena itu konsep berkarya seni patung sangat baku dan merupakan penentu terciptanya karya seni patung yang indah.


 Proses Penciptaan Karya Seni Patung

Tujuan membuat karya seni patung memang bermacam-macam, antara lain hanya untuk mempresentasikan keindahan semata, ada yang merupakan curahan perasaan haru, dan kurang pula terdorong oleh keinginan untuk mencukupi ekonomi. Pencipta suatu karya seni patung harus melalui proses untuk menghasilkan sebuah karya seni patung yang indah. Proses adalah suatu perubahan runtutan atau segala sesuatu, proses runtut, dan perkembangan melalui tahapan-tahapan dengan adanya pengaruh dari lingkungan, sehingga karya seni dapat diciptakan oleh seniman dan menghasilkan karya yang indah. Proses pembuatan suatu karya seni patung juga melalui runtutan kegiatan sebagai berikut:


Tahap awal, tahapan awal ini berupa upaya penemuan gagasan atau mencari sumber gagasan. Dalam tahapan ini juga dapat dikatakan sebagai tahapan mencari inspirasi atau ilham yang terdapat di lingkungan alam. Mencari inspirasi adalah upaya seniman untuk mendapatkan ide-ide baru. Dorongan yang dibutuhkan oleh seniman dalam menciptakan karya seni.


Tahap menyempurnakan, mengembangkan, dan memantapkan gagasan awal. Dalam tahap penyempurnaan ini untuk mengembangkan gambaran pravisual yang nantinya dapat diberi bentuk atau wujud nyata. Jadi gagasan yang muncul pada tahapan awal, pada tahapan ini masih harus diperbaiki menjadi gagasan yang sempurna, sehingga nantinya pada proses pembentukan sebuah karya seni dapat dengan mudah divisualisasikan berupa rancangan atau desain.


Tahap visualisasi ke dalam medium, di dalam proses mencipta, medium memang harus digunakan jika Anda ingin menyelesaikan tahapan akhir. Medium ini sendiri berperan sebagai sarana bagi seniman untuk mengekspresikan gagasannya. Seniman dalam mewujudkan sebuah karya seni dari tahapan sampai tahapan tahapan visualisasi seniman lebih berperan aktif dan kreatif dalam menemukan inspirasi, penyempurnaan gagasan, dan sampai visualisasi ke dalam medium. Penuangan konsep atau bentuk desain ke dalam media, mempermudah seniman dalam membuat dan menghasilkan sebuah karya seni. Pemilihan media juga harus diperhatikan dengan baik, karena media sangat berpengaruh dalam proses pembuatan.


Sumber:
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Menganalisis Konsep Patung


Seperti Kamu tahu, manusia merupakan makhluk kreatif yang suka akan keindahan. Rasa indah yang diperoleh melalui banyak pengalaman keindahan tersebut melalui berbagai karya seni, salah satunya melalui seni patung. Patung adalah karya seni tiga dimensi (memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi) yang mengungkapkan sesuatu objek, peristiwa, atau lambang secara kreatif dan indah (estetik). Sebagai karya seni rupa rupa tiga dimensi, patung dibuat dengan metode substraktif yakni dengan mengurangi volume (dipotong, dipahat) dan juga metode aditif yakni dengan cara menambahkan volume.

Kamu melihat orang membuat patung dari bahan kayu yang dipahat? Suku Asmat di Papua sangat ahli membuat patung dengan memahat kayu seperti itu. Kamu juga dapat menemukan banyak pematung yang membuat patung dengan cara memahat batu di kita Candi Borobudur. Sementara itu di Trowulan Mojokerto (Jawa Timur), Kamu akan banyak menemukan orang membuat patung berbahan logam dengan cara mengecornya. Patung dibuat dengan menggunakan berbagai bahan dan berbagai teknik atau cara.

Seperti Kamu tahu, sebagai makhluk kreatif manusia selalu melihat hal-hal yang baru, bentuk-bentuk yang baru, cara-cara yang baru, manfaat-manfaat yang baru, gagasan-gagasan yang baru, dan seterusnya. Pengalaman manusia yang sangat beragam, khas, dan unik itu pada pemindahan manusia untuk menghasilkan gagasan-gagasan yang asli. Cara-cara yang asli. Bentuk-bentuk yang asli. Juga karya- karya yang asli. Daya cipta atau kreativitas manusia tersebut memunculkan karya-karya seni yang baru.


Gambar 1A

Pengalaman berkeindahan setiap orang juga sangat beragam. Kamu mungkin bisa menggemari musik campursari, sementara kawan-kawan Kamu mungkin ada yang menggemari musik keroncong, pop, jazz, dangdut, atau yang lainnya. Kamu menggemari musik campursari yang dibawakan oleh penyanyi Didi Kempot, sementara sahabat Kamu yang juga gemar musik campursari menggemari suara penyanyi senior Waldjinah. Perbedaan-perbedaan tersebut menunjukkan adanya pengalaman keindahan yang berbeda.

Setiap orang punya kreativitas dan pengalaman keindahan yang berbeda-beda. Hal ini akan mendorong mereka untuk mengungkapkan rasa indah dan kreativitas tersebut dalam bentuk-bentuk perwujudan karya seni yang berbeda-beda. Dalam Seni Rupa akan menghasilkan bentuk-bentuk bangunan yang berbeda, menghasilkan lukisan- lukisan yang berbeda, menghasilkan patung-patung yang berbeda, dan seterusnya.

Dalam hal patung yang berbeda-beda, perbedaan tersebut bukan hanya dari segi dasar yang digunakan, teknik pembuatannya, cara pembuatannya, namun juga fitur. Meski demikian, seni patung selalu menonjolkan sosok 3 dimensi dalam perwujudan yang unik, kreatif, dan estetik serta dengan fungsi yang beragam pula.

Patung sudah dibuat orang sejak jaman primitif. Kamu mengetahui bahwa pada masa primitif, alam pikiran manusia masih tunduk pada hal-hal yang bersifat mistik atau tahayul. Maka tidak sedikit orang membuat patung untuk dipuja atau disembah. Pada peradaban berikutnya yang lebih maju, ketika manusia melepaskan diri dari kepercayaan mistik dan menggunakan akal budinya, mereka tak lagi memuja dan memuja patung. Pengalaman keindahan dan kreativitas yang mendorong manusia menghasilkan patung-patung untuk keperluan di berbagai bidang dalam kehidupan mereka sehari-hari.


Gambar 1B

Gambar 1C

    Patung merupakan karya seni rupa rupa tiga dimensi yang diciptakan dengan metode substraktif yakni dengan cara mengurangi volume dan metode aditif yakni dengan cara menambahkan volume. Metode substraktif pada batu dan kayu, metode aditif pada tanah liat, plastisin, lilin. Di Indonesia, patung-patung yang dipengaruhi agama Hindu banyak ditemui di situs Candi Prambanan dan berbagai tempat di pulau Bali. Sedangkan pengaruh agama Buddha di Situs Candi Borobudur.

Gambar 1D


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Sunday, October 24, 2021

Tema Poster

Setiap poster memiliki gagasan pokok yang ingin disampaikan. Makna tersebut bisa berupa ajakan, himbauan, peringatan, larangan, motivasi, dorongan, dan sejenisnya. Tumbuhan pokok tersebut disebut tema. Tema poster dinyatakan secara jelas, ringkas, dan sederhana, serta ditampilkan agar perhatian pengamat poster dapat segera menangkap gagasan pokok tersebut.


Makna pokok atau tema tersebut ditunjukkan oleh judul poster. Judul poster ditulis dengan ukuran huruf yang lebih besar dari yang lainnya. Maksud agar perhatian pengamat poster langsung tertuju pada judul sehingga segera dapat menangkap gagasan pokoknya. Tak jarang gagasan pokok tersebut ditonjolkan melalui gambar. Untuk itu gambar-gambar gambar tersebut ditampilkan dengan lebih besar dan perhatian pada perhatian terfokus dan langsung memperhatikan dalam bentuk gambar tersebut.


Gambar 4 Tiga poster dengan tema yang berbeda

Cara menarik perhatian khalayak sasaran beracam-macam. Bisa dengan cara menonjolkan tulisan dengan ukuran yang lebih besar dibandingkan lainnya (periksa Gambar 4A). Bisa dengan cara menonjolkan gambar sebagai pusat perhatian, lebih menonjol dibandingkan dengan tulisan (periksa Gambar 4B). Bisa juga dengan cara mengamati gambar-gambar sekaligus (periksa Gambar 4C). Masih banyak cara untuk menonjolkan tema poster lainnya. Para desainer poster terus berkreasi mencari cara-cara baru untuk mencari perhatian pada tema poster tersebut.

Gambar 5 tema poster

Berikut Kamu akan belajar mengenali tema-tema poster yang berbeda. periksalah secara teliti poster-poster yang disajikan pada Gambar 5. Periksalah satu persatu poster-poster tersebut dengan teliti, kemudian temukan tema masing-masing poster. Poster pada Gambar 5A merupakan poster pendidikan. Makna pokok atau tema poster ini dapat dipahami dari tulisan yang tertera di sana, “Pendidikan Seni hidup Anda setiap hari.” Melalui Pendidikan Seni kita dapat mengaktualisasi diri, mengembangkan kepribadian berkeindahan, kreatif, serta peka pada kemanusiaan.


Poster pada Gambar 5B merupakan poster pelestarian lingkungan. Poster ini memiliki “Kurangi penggunaan sedotan plastik.” Tema dari poster ini adalah pengurangan penggunaan sedotan plastik karena sampah plastik membahayakan lingkungan kita. Berbeda dengan sampah lainnya, sampah plastik baru terurai setelah 100 tahun.


Poster pada Gambar 5C merupakan poster kesehatan. Poster ini "Jaga diri dan keluarga Anda dari Covid-19". Tema poster ini adalah pemirsanya untuk menjaga kesehatan diri dan keluarfa agar tidak terpapar Covid-19. Covid-19 telah mewabah di dunia. Lebih dari 600 ribu orang telah meninggal karenanya. Kita bersama keluarga harus menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol Covid-19 secara disiplin.


Secara visual komponen-komponen poster terdiri atas gambar, tulisan atau teks, atau gabungan keduanya. Apa saja gambarnya? Apa saja tulisannya? Apa maknanya? Kaitkan gambar-gambar dan tulisan-tulisan tersebut maka Kamu akan dapat menangkap gagasan pokok dan isi pesan dari poster tersebut.


Poster pada Gambar 5A menampilkan kanvas dengan gambar gedung-gedung seperti di suatu kota. Di belakang gedung itu muncul foto seorang anak dalam ukuran yang sangat besar. Tubuh anak tersebut keluar dari kanvas, sementara itu tangan kanannya seolah-olah sedang melukis di awang-awang. Dengan gembira anak-anak tersebut melukis di awang-awang, melukis di udara. Dan di udara muncul berbagai macam gambar yang beraneka ragam. kreativitas pokok poster ini adalah pengalaman seni seseorang dengan keterampilan, kreativitas, dan imajinasi. Dengan tema posternya “Pendidikan seni hidup Anda setiap hari” seperti setiap hari.


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.


Contoh poster berbagai tema

Saturday, January 30, 2016

Contoh Kritik karya seni Lukis


Judul : Harmonis
Pelukis : Ahmad Savic A
Tahun : 2009
Media : cat air
  1. Bentuk (form) dan tanda (symbol) yang digunakan dalam karya
Karya seni lukis milik Ahmad Savic ini merupakan lukisan yang sekiranya mengungkapkan bentuk sebuah pohon. Tak terdapat pohon lain disekitarnya sebagai background ataupun subjek figuran. Hanya sebuah tiang listrik yang menemani dan tampak berdekatan, namun subjek yang lebih ditekankan adalah pohon tersebut. Bentuk dari pohon ini tidak sederhana, banyak sekali ranting yang menjadi cabang dari bawah hingga ke atas. Tidak dapat ditebak pohon apakah ini, yang jelas bentuk cabang-cabang yang banyak ini menandakan merupakan pohon yang beranting banyak. Bukan pohon rimbun nan hijau sebab dari bentuk daun-daunnya yang ekspresif terdapat secara acak pada ranting yang banyak. Namun dapat dilihat dari bentuk pohon ini yang menjulang ke atas hingga tak terlihat ujung batangnya merupakan pohon yang besar. Bentuk ranting-ranting pohon yang meliuk-liuk ini makin terlihat jelas bahwa sedang diambil perspektifnya dari bawah.
Pohon menyimbolkan sebuah kehidupan yang utuh dan pasti, kepastian ini tergambar dari karakter pohon yang pada umumnya memiliki batang yang kuat. Sesuatu yang berhubungan dengan alam artinya hidup dan pohon merupakan salah satu bagian dari alam. Sedangkan tiang listrik adalah penyangga dari listrik sendiri seolah-olah menjadi simbol dari sesuatu yang lain, lain dari sesuatu yang hidup. Listrik merupakan sesuatu yang tidak hidup dan dapat mematikan. Apalagi listrik itu dapat mematikan sebuah pohon pada kejadian tertentu.
  1. Unsur-unsur visual dan prinsip estetik yang digunakan
Lukisan “harmonis” ini tidak mengkomposisikan subjek utama terlalu tengah, sehingga tidak terlalu statis namun tetap fokus pada subjek utama. Penyusunan pohon besar inipun dikomposisikan menjulang ke atas serong kanan sehingga lebih indah. Pengkomposisian sebuah tiang listrik yang tegak menjulang dari bawah menjadi sorotan yang estetik ketika puncaknya semakin berdekatan dengan puncak pohon. Garis-garis dari pembentukan ranting pohon seolah menjadi ciri khas tersendiri dalam karya ini, sebab menjadi perpaduan pula pada garis-garis yang terbentuk dari kabel listrik di sebelahnya. Hal ini menjadikan komposisi yang menarik. Begitu pula perulangan daun-daun abstrak seolah menjadi taburan yang membuat karya ini lebih indah.
Warna yang digunakan bukan merupakan warna asli dari sebuah pohon, Savic menggunakan warna-warna campuran seperti warna orange, kuning dan biru. Hal ini membuat lukisan yang dibuatnya menjadi estetis dan menarik. Warna pohon yang pada umumnya hijau dan coklat menjadi lebih bervariasi. Meski jika Savic menggunakan warna-warna ini sebagai background nuansa, warna-warna inipun masih menjadi unsur estetik dalam karyanya.
  1. Kesan yang anda peroleh dari hasil pengamatan
Dalam lukisan ini meskipun hanya terdapat sebuah subjek pohon dan tiang listrik namun memiliki makna yang lebih dalam. Bukan sekedar indahnya pohon yang berdiri di dekat tiang listrik namun lebih dari itu. Kesan rimbun tidak diperoleh namun dari pohon itu sendiri dapat mengesankan besar dan tinggi, begitu pula pada tiang listriknya yang menggambarkan tentang ketinggian. Hal yang berdampingan ini menggugah perasaan tertentu yang tercipta dalam hati, seperti pada unsur-unsur yang sama antara pohon dengan tiang listrik. Ada garis-garis yang menjadi perpaduan keserasian yang mengesankan keharmonisan satu sama lain. Persamaan ketinggian menjadi hal yang indah ketika dilihat dari sisi bawah, hal ini sangat terlihat pada penunjukan bahwa subjek ini berada pada posisi tinggi. Seolah-olah mengesankan pada sesuatu yang unggul dan tinggi. Selain itu seolah hanya dari perspektif bawah dapat melihat segala sesuatu yang harmonis. Seperti yang terlihat pada perpaduan garis kabel dan garis-garis yang terbentuk dari ranting pohon. Penyatuan ujung pohon dengan ujung tiang listrik menjadi penyatuan suatu hubungan yang kukuh yang terbentuk dari sesuatu yang kuat yaitu pada karakter batang pohon dengan batang tiang listrik. Bercak-bercak daun yang tidak dimiliki oleh tiang listrik menjadi penghias antara jalinan pohon dengan tiang listrik. Keseluruhan lukisan ini mencerminkan sebuah keharmonisan yang tak terduga.
  1. Penilaian anda terhadap gagasan, teknik dan media yang digunakan dalam kaitannya dengan ekspresi yang dihasilkan
Menarik sekali lukisan ini mendapatkan gagasan dari sebuah pohon yang pada dasarnya menyatu dengan alam namun Savic menampilkan dalam keadaan berada di perkotaan. Bukan menjadi sosok pohon yang paling mendominasi keadaan kering di kota namun gagasannya dalam menampilkan subjek utama adalah merupakan bentuk keharmonisan yang unik.
Teknik yang digunakan dalam lukisan ini adalah teknik aquarel, merupakan teknik yang tepat untuk lukisan pada media kertas aquarel. Cat air yang digunakanpun sesuai dengan penggambaran nuansa yang diharapkan. Teknik pelukisan wet on wet menjadikan pembentukan warna nuansa membaur dengan warna kertas. Sehingga gradasi hilang yang tercipta dalam lukisan ini berhasil menjadi background yang indah.
Media kertas memang merupakan media yang tepat ketika menggunakan cat jenis cat air. Apalagi kertas yang digunakan memiliki tekstur yang kuat sehingga menunjang pada teknik. Tekstur kertas ini memberikan peleburan warna menjadi sempurna, air yang digunakan Savic ini mampu teresap sempurna pada kertas walaupun ada beberapa detail bagian yang kurang diperhatikan.
  1. Kesimpulan atau solusi untuk perbaikan karya atau peningkatan apresiasi
Penyatuan bentuk menjadi hal yang patut diperhatikan sebab menjadi hal utama dalam lukisan ini. Meskipun Savic menggunakan ekspresi yang kuat namun perspektif perlu diperhatiakn terutama pada pendekatan antara tiang listriik dan pohon. Pemberian sedikit detail pada bagian tertentu akan menambah keindahan lukisan ini. Seperti pada tiang listrik yang kurang diperhatikan karena teralalu memperhatikan tonjolan bentuk pohon. Sedangkan pohonnya sendiri boleh juga jika ditambahkan sedikit daun-daun yang sama agar karakter pohon lebih kuat. Namun demikian lukisan ini sudah cukup baik dilihat dari segi ekspresi, hanya perlu pengembangan teknik saja jika ingin membuat karya berikutnya. Akan lebih baik lagi jika lukisan ini di kemas dalam figura yang simpel dan elegan.
Menyatakan sebuah pohon tidak perlu menunjukkan keseluruhan bentuk pohon tersebut, bentuk visualisasi hanya menjadi subjek dari inti lukisan. Makna yang terkandung dalam lukisan ini lebih ditekankan daripada perwujudan. Sedangkan perwujudan estetis yang ekspresif disini lebih ditekankan daripada bentuk utuh. Lukisan ini memperlihatkan ekspresi yang tinggi dalam pembentukannya. Keestetisan menjadi tampilan unggulan yang paling menonjol dan itulah yang merupakan sisi indah dari sebuah keharmonisan.
Keharmonisan bukan merupakan suatu yang terdiri atas segala hal yang sama, namun terdiri atas hal yang berbeda jauh. Sisi indah dari keharmonisan adalah kesamaan hal kecil yang tak terduga dan berjalan begitu saja. Seperti segala sesuatu yang alami, ada kesenjangan yang dapat terlihat dengan jelas dan gamblang namun ada jembatan lembut yang menyatukan keindahan dari sebuah jalinan. Perbedaan kecil dapat menjadi penghias yang mengkukuhkan sebuah hubungan, terkadang sesuatu yang menjadi pembeda itu adalah justru menjadi penyatu.