Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Tuesday, December 29, 2020

Motivasi Berkarya Seni

Di balik berbagai kegiatan yang dilakukan oleh manusia, tersimpan suatu motivasi. Motivasi dapat diartikan sebagai hal yang mendorong manusia untuk melakukan sesuatu. Motivas juga dapat ditemukan pada kegiatan berkarya seni. Motivasi dalam kegiatan berkarya seni sangatlah beragam, yakni sebagai berikut. 

1 . Motivasi komunikasi, yakni dorongan yang muncul dalam diri seniman untuk menyampaikan pesan dan maksud tersirat kepada masyarakat melalui karya seni yang diciptakannyac Seperti yang telah disinggung sebelumnya, suatu karya seni muncul sebagai bentuk perwujudan antara ide yang berasal dari dalam diri seniman dan pengaruh dari luan Bagi seniman yang kesulitan untuk menyampaikan Pemikiran dan gagasannya atas suatu isu, karya seni dapat menjadi media yang tepat untuk menyampaikan pemikiran tersebut. Dengan motivasi komunikasi, seniman akan mencíptakan karya dengan pesan yang akan dipahami oleh masyarakat, baik secara tersurat maupun tersirat. 

2. Motivasi ekspresi, yakni dorongan yang muncul dalam diri Seniman untuk menciptakan karya sebagai wujud ekspresi diri. Apabila seniman berhasil menuangkan ekspresi, ia akan merasakan sensasi katarsis. Katarsis sendiri dapat dimaknai sebagai pelepasan diri seseorang dari segala ketegangan dan beban yang ada di dalam dirinya, atau petampiasan, Motivasi ekspresi akan mendorong seniman dalam menghasilkan karya yang tidak hanya sarat dengan nilai-nilai individual, tetapi juga nilai-nilai universal. 

Gambar 8. 1 1 Motivasi ekspresi yang terwujud melalui instalasi tanah liat berbentuk tas.

3. Motivasi estetis, yakni dorongan dan keinginan untuk menciptakan suatu karya seni yang indah secara otonom atau tidak dikaitkan dengan aspek kehidupan lainnya. Motivasi estetis mendorong seniman untuk menciptakan suatu karya seni murni yang membawa pengalaman keindahan, baik bagi seniman itu sendiri maupun bagi masyarakat yang menikmati karya-karyanya. 

4. Motivasi praktis, yakni dorongan dari dalam diri seniman untuk menciptakan karya seni yang tidak hanya indah, tetapi juga bernilai guna tinggi. Motivasi praktis menjadi landasan terciptanya berbagai bentuk karya seni terapan. Dengan motivasi praktis, seniman akan tertantang untuk menciptakan karya seni yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi tidak meninggalkan sisi estetisnya. 

5. Motivasi spiritual, yakni dorongan dari dalam diri seniman untuk menciptakan karya seni sebagai sarana menuju konsep kebahagiaan hidup sesuai anjuran keagamaan. Motivasi spiritual mendorong munculnya berbagai bentuk karya seni yang bercorak keagamaan, seperti desain bangunan candi dan tulisan kaligrafi.

6. Motivasİ ekonomi, yakni doronqan unluk menciptakan karya seni yang dapat diquınakan unluk Jilemcnuhi kebutuhan hidup. Suatu karya seni yang indah atau bernilai guna tinggi akan nıenggerakkan masyarakat untuk membeli karya seni tersebut. Melalui hasil penjualan karya seni, seniman penciptanya akan memperoleh pendapatan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Gambar 8.12 Motivasi praktis dan ekonomis yang terwujud melalu
i desain bangku dan kursi dari kayu.

7. Motivasi sosial, yakni dorongan untuk menempatkan karya seni sebagai sarana atau alat untuk memperbaiki tatanan atau nilai-nilai yang melenceng dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui motivasi ini, suatu karya tidak hanya berfungsi secara estetis ataupun fungsional, tetapi juga sebagai sarana kritik atas suatu isu yang terjadi dalam masyarakat. Suatu karya yang dihadirkan sebagai bentuk kritik sosial akan membawa pengaruh besar, baik bagi seniman penciptanya maupun masyarakat yang menikmati karya tersebut. Contohnya dapat dilihat dalam bentuk syair lagu yang bernada kritik bagi pemerintah ataupun desain grafis pam pakaian yang bernada provokatif.




Sumber : Sugiyanto, dkk. 2017. Seni Budaya untuk SMK/MAK Kelas X. Jakarta: Erlangga.

Berani Berkreasi dengan Cara Baru

Pengembanqkan karya seni sangat membutuhkan kreativitas dati penciptanya. Kreativitas akan menghasilkan seni memilikı kualitas estetis baik. Kreativitas seniman dalam menciptakan karya seni meliputi kemampuan untuk menciptakan karya seni baru dan belum pernah ada sebelumnya seita kemampuan untuk memvariasikan atau membuat kreasi baru dari karya seni Yang telah ada sebelumnya. Ungkapan kreativitas seniman akan terus bekembang sesuai dengan perkembangan budaya. Seniman yang kreatif akan selalu berusaha melahirkan ide, sikap, konsep, dan pandangan baru, serta tidak pernah puas dengan ide yang telah ada sebelumnya. Proses kreatif dalam melahirkan ide baru dimulai dengan proses berpikir dan berimajinasi. Berpikir dan berimajinasi merupakan dua entitas yang tidak dapat saling dipisahkan. Dengan berpikir, seniman akan menemukan dan memahami suatu ide atau konsep baru. Dengan berimajinasi, ide yang tercipta akan menemukan bentuk yang unik, berciri khas, dan sesuai dengan perasaan seniman. 

Dalam era seni modern, kreativitas dilakukan dengan cara melahirkan bentuk yang benar-benar baru dan belum pernah ada sebelumnya. Contoh kreativitas yang Jahir dalam karya seni modern adalah munculnya berbagai corak seni patung, seni lukis, dan arsitektur yang sangat beragam. Gaya-gaya yang Pernah muncul adalah realisme, impresionisme, ekspresionisme, kubisme, ataupun abstrak.

 

Gambar 8.3 Lukisan karya Wassily Kandinsky yang bergaya abstrak biomorfis.

Kreativitas dalam seni rupa kontemporer terletak pada keberanian dan kemampuan seniman dalam mendaur ulang bentuk-bentuk seni yang telah ada sebelumnya dengan bentuk-bentuk seni barg. Penggabungan kedua bentuk seni tersebut menghasilkan apa yang dikenal sebagai ekletisme.

Penggabungan bentuk bentuk seni tidak hanya dilakukan pada bentuk seni latna dan baru, tetapi juga bentuk-bentuk seni tradisional. Contohnya adalah penggabungan tarian adat dari berbagai daerah di Indonesia yang menghasilkan bentuk karya seni baru, tetapi tidak kehilangan unsur-unsur akarnya. 

Kreativitas seniman dapat diaplikasikan pada bentuk-bentuk seni rupa dan seni terapan. Dalam bentuk seni rupa, kreativitas seniman dapat diwujudkan melalui pemilihan alat dan bahan yang tidak biasa dalam penciptaan karya seni. Pada bahasan sebelumnya, telah disinggung mengenai pembuatan lukisan dengan menggunakan teknik pembakaran obat nyamuk bakar dan rokok. Pembuatan lukisan dengan teknik tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak contoh kreativitas seniman saat ini. Contoh lainnya adalah instalasi yang menggabungkan seni patung dan seni suara yang membawa kesan barp bagi para penikmat seni masa kini.

 

Gambar 8.9 Instalasi patung keramik karya Arya Pandjalu yang menggabungkan seni patung dengan seni suara yang tercipta melalui instrumen mekanik yang diletakkan di belakang patung. 

Sementara itu, kreativitas seniman dalam bidang seni terapan dapat diwujudkan dalam bentuk kreasi seni arsitektur hingga seni grafis dan desain. Contohnya dapat ditemukan pada berbagai logo produk atau desain pakaian. Pada desain pakaian, sering kali seniman penciptanya menghasilkan gambar atau tulisan grafis yang dengan mudah menarik mata orang yang melihatnya, baik dari segi pemilihan kata yang menggelitik ataupun warna yang mencolok. Sementara itu, pada bidang arsitektur, seniman dapat menuangkan kreativitasnya dalam bentuk pemilihan material dan bentuk bangunan. Contohnya adalah kafe tematik yang dibangun dalam peti kemas at u bus tua atau kafe yang dibangun dengan banyak memasukkan elemen produk daur ulang pada interiornya. 

Meskipun diaplikasikan dalam bentuk seni yang berbeda, kreativitas seniman akan mengusung orisinalitas yang sulit untuk ditiru. Orisinalitas merupakan hal yang sangat penting karena menyangkut pengalaman seniınan dalam penciptaan suatu karya. Orisinalitas dan keinginan unluk tidak mengikuti arus ketika berkarya akan membawa pengalaman yarıg benar-benar baru dan sulit terlupakan, baik bagi seniman maupun penikmat karya seni yang bersangkutan.

  

8.10 Kreativitas seniman yang terwujud dalam bentuk desain yang disablon pada kaos.




Sumber : Sugiyanto, dkk. 2017. Seni Budaya untuk SMK/MAK Kelas X. Jakarta: Erlangga.


Monday, December 14, 2020

Contoh soal dan jawaban materi Eksplorasi Karya Seni Nusantara

 Sebutkan 5 sumber ide atau gagasan seorang seniman!

Kehidupan alam, Sosial-pribadi, Moral, Politik dan Budaya


Apakah yang dimaksud dengan media?

Sarana bagi seniman dalam mengaktualisasikan ide yang masih abstrak agar terwujud dalam bentuk yang konkret melalui karya seni


Media meliputi 3 hal apa sajakah itu?

Bahan, peralatan dan Teknik


Sebutkan beberapa contoh wujud karya seni!

Seni patung, seni keramik, seni lukis, seni bangunan, seni kerajinan, seni desain, dll


Sebutkan dua unsur nilai yang perlu diperhatikan dalam membuat karya seni!

Nilai bentuk dan Nilai isi


Sebutkan 6 prinsip dalam seni rupa/visual!

Prinsip proporsi, keselarasan, keharmonisan, keseimbangan, irama, dan kesatuan


Apakah yang dimaksud dengan nilai isi?

Nilai isi (content) yaitu nilai-nilai dan makna yang luhur yang terkandung dalam karya seni


Pengembangan sebuah karya seni memperhatikan 3 unsur, apa sajakah itu?

Tema, bentuk dan isi/makna


Sebutkan beberapa contoh bahan dalam berkarya seni lukis!

Cat minyak, cat air, kanvas, kertas gambar, tinta dll


Sebutkan beberapa peralatan yang digunakan dalam seni lukis!

Kuas, palet, easel, dll


Sebutkan contoh alat dan bahan dalam seni tari dan pertunjukan!

Tata kostum, tata rias, tata panggung, tata cahaya, tata musik


Sebutkan 2 jenis teknik dalam berkarya seni!

Teknik umum (konvensional) dan teknik khusus (unkonvensional)


Apakah yang dimaksud dengan Teknik umum?

Cara yang lazim digunakan oleh banyak orang dalam menciptakan sebuah karya seni


Apakah yang dimaksud dengan Teknik khusus?

Teknik umum yang telah dikembangkan oleh seniman secara personal dalam mencipatakan suatu karya seni


Sebutkan beberapa  teknik dalam berkarya seni lukis!

Aquarel, gouache, oliveroil colour, tempera schilderen, fresco, sgraffito, frottage, grattage, decalcomania, collage, assemblage, batik, plakat, pointilis, kolase, dll.


Sebutkan beberapa teknik dalam pembuatan karya seni tiga dimensi!

Teknik anyam, menyambung/ menempel, cetak, pahat, membentuk (modelling), butsir, merakit/membangun/konstruksi.


Sebutkan beberapa contoh bahan tidak biasa yang dapat digunakan dalam berkarya seni!

Ampas kopi, tetesan air teh, kulit telur, hasil pembakaran obat nyamuk, rokok, dll


Jelaskan mengapa seniman menggunakan media dan teknik yang praktis!

Untuk menghasilkan benda berciri artistic dan bernilai guna untuk kehidupan manusia


Sebutkan dua metode pengembangan karya seni!

Metode intuitif dan metode ilmiah


Apakah yang dimaksud metode intuitif dalam pengembangan karya seni?

Metode pembuatan karya seni tanpa melalui perencanaan yang matang dan terukur.


Apakah yang dimaksud metode ilmiah dalam pengembangan karya seni?

Penciptaan karya yang dilakukan dengan perencanaan yang seksama, analitis dan sistematis


Sebutkan salah satu pelukis yang menggunakan Teknik intuitif!

Willem de Kooning


Jelaskan tentang karya buatan Willem de Kooning!

Karya berupa lukisan dengan judul Two Figures in a Landscape yang dilukis dengan mata tertutup dan tangan kiri


Sebutkan beberapa jenis karya seni yang dapat menggunakan metode ilmiah!

Desain interior,  desain mebel, desain bangunan dan arsitektur, desain komunikasi visual


Menurut SP. Gustami ada tiga langkah berkarya seni dengan metode ilmiah, sebutkan!

Tahap eksplorasi, Tahap perancangan, Tahap perwujudan


Sebutkan 6 penjabaran langkah berkarya seni dengan metode imiah!

Langkah penggambaran jiwa, Pemilihan landasan teori, sumber, referensi dan acuan visual, Perancangan, Realisasi rancangan, Realisasi prototipe, Evaluasi


Jelaskan bagaimanakah kreativitas dalam seni rupa kontemporer?

Keberanian dan kemampuan seniman dalam mendaur ulang bentuk-bentuk seni yang telah ada sebelumnya dengan bentuk-bentuk seni baru.


Apakah yang dimaksud dengan seni instalasi?

Karya seni yang menggabungkan seni patung dan seni suara.


Jelaskan salah satu contoh wujud kreativitas seniman dalam seni terapan!

1. Desain pakaian yang menggunakan pemilihan kata yang menggelitik dan warna mencolok

2. Arsitektur kafe dibangun dengan memasukkan elemen produk daur ulang pada interiornya, dll.


Apakah yang dimaksud dengan motivasi?

Hal yang mendorong manusia untuk melakukan sesuatu.


Sebutkan 7 ragam motivasi berkarya seni!

Motivasi komunikasi, motivasi ekspresi, motivasi estetis. Motivasi praktis, motivasi spiritual, motivasi ekonomi dan motivasi sosial.


Apakah yang dimaksud dengan motivasi komunikasi?

Dorongan yang muncul dalam diri seniman untuk menyampaikan pesan dan maksud tersirat kepada masyarakat melalui karya seni yang diciptakannya.


Apakah yang dimaksud dengan motivasi ekspresi?

Dorongan yang muncul dalam diri seniman untuk menciptakan karya sebagai wujud ekspresi diri.


Apakah yang dimaksud dengan motivasi estetis?

Dorongan yang muncul dalam diri seniman untuk menciptakan karya seni yang indah secara otonom atau tidak dikaitkan dengan aspek kehidupan lainnya.


Apakah yang dimaksud dengan motivasi praktis?

Dorongan yang muncul dalam diri seniman untuk menciptakan karya seni yang tidak hanya indah, tetapi juga bernilai guna tinggi.


Apakah yang dimaksud dengan motivasi spiritual?

Dorongan yang muncul dalam diri seniman untuk menciptakan karya seni sebagai sarana menuju konsep kebahagiaan hidup sesuai anjuran keagamaan.


Apakah yang dimaksud dengan motivasi ekonomi?

Dorongan yang muncul dalam diri seniman untuk menciptakan karya seni yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup.


Apakah yang dimaksud dengan motivasi sosial?

Dorongan yang muncul dalam diri seniman untuk menciptakan karya seni sebagai sarana atau alat untuk memperbaiki tatanan atau nilai-nilai yang melenceng dalam kehidupan bermasyarakat.


Saturday, January 30, 2016

Ciri Kreativitas

Kreativitas dapat diartikan sebagai kemampuan untuk mencipta suatu produk baru, atau kemampuan untuk memberikan gagasan-gagasan baru dan menerapkannya dalam pemecahan masalah. Kreativitas meliputi ciri-ciri kognitif (aptitude), seperti kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), elaborasi (elaboration), dan pemakaian kembali (non-apitude), seperti motivasi, sikap, rasa ingin tahu, senang mengajukan pertanyaan, dan selalu ingin mencari pengalaman baru.
Ciri-ciri tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
1). Kelancaran adalah kemampuan menghasilkan banyak gagasan.
2). Keluwesan adalah kemampuan untuk mengemukakan bermacam-macam pemecahan atau pendekatan terhadap masalah.
3). Keaslian adalah kemampuan untuk mencetuskan gagasan dengan cara-cara yang asli, tidak klise.
4). Elaborasi adalah kemampuan untuk menguraikan sesuatu secara rinci.
5). Redefinisi adalah kemampuan untuk meninjau suatu persoalan berdasarkan perspektif yang berbeda dengan apa yang sudah diketahui oleh banyak orang.

Pengembangan kreativitas dipengaruhi oleh faktor-faktor internal (diri sendiri) dan eksternal (lingkungan).

Faktor internal:

  1. Koondisi kesehatan fisik (sering sakit-sakitan, memiliki penyakit kronis, atau mengalami gangguan otak dapat menghambat perkembnagan kreativitas).
  2. Tingkat kecerdasan (IQ). IQ yang rendah (dibawah normal dapat menghambat perkembnagna kreativitas).
  3. Kondisi kesehatan mental, apabila seorang sering mengalami stres, memiliki penyakit amnesia atau neurosis, maka dia cenderung akan mengalami hambatan dalam pengembangan kreativitasnya.