Showing posts with label las. Show all posts
Showing posts with label las. Show all posts

Sunday, November 7, 2021

Menentukan Alat-alat dan Teknik Pembuatan Patung

Alat Pembuatan Patung

Peralatan yang diperlukan untuk membuat patung sangat berguna pada bahan dan teknik yang akan digunakan. Alat-alat yang biasa digunakan pada pembuatan patung dapat dicermati sebagai berikut:


Gambar 4A


Gambar 4B


Gambar 4C


Berikut beberapa alat yang biasa digunakan pada proses pembuatan patung:

1. Pahat. Digunakan untuk bahan atau keras untuk memahat atau mengurangi bahan keras sehingga membentuk objek yang diinginkan. Pahat terbuat dari logam keras yang tajam, tersedia dalam berbagai mata pisau, digunakan dengan cara memalu pahat pada bahan patung.

 

2. Palu. Palu digunakan untuk memukul pahat.


alat pahat dan palu kayu untuk membuat patung


3. Bursir semacam pisau/alat sudip untuk mengukir bahan lunak. biasanya butsir terbuat dari kayu atau memiliki mata yang tumpul. Ada juga butsir yang bermatakan kawat, untuk memudahkan pembentukan bahan lunak.


Alat bursir untuk membuat seni patung dari bahan lunak

 

4. Alat Las. Sudah jelas untuk membentuk logam secara langsung (tanpa mencairkannya) diperlukan alat las agar dapat menyusun logam sesuai dengan keinginan Kamu.



5. Meja Putar. Berrupa meja bundar yang dapat berputar ke segala arah. Fungsinya untuk lebih mudah melihat dan mengontrol bentuk patung dari berbagai arah tanpa harus mengitari patung bergerak.



6. Tang. Ketika membuat patung yang memerlukan rangka, maka alat ini sangat dibutuhkan untuk membengkokan dan kawat sesuai dengan rancangan yang diinginkan

 




Teknik Pembuatan Patung

1. Teknik Pahat, merupakan teknik untuk mengurangi penggunaan alat pahat dan palu terhadap bahan patung yang diolah.

2. Teknik Membentuk adalah teknik yag membentuk bahan lunak dengan mengurangi menggunakan alat butsir dan menmbahkan bahan jika diperlukan. Butsir biasa digunakan untuk mengolah bahan lunak seperti tanah liat, lilin plastisin.

3. Teknik Las, yaitu membuat karya patung dengan cara menggabungkan bahan-bahan lain untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan. Teknik yang digunakan untuk menggabungkan bahan logam dan merakitnya menjadi bentuk tertentu.

4. Teknik Cor, membuat karya seni dengan membuat cetakan terlebih dahulu, lalu bahan cor ke dalam cetakan, sehingga menghasilkan bentuk yang diinginkan (sesuia dengan bentuk cetakan).

5. Teknik Cetak, seperti teknik cor, beton dibuat terlebih dahulu, namun bahan tidak harus dicor, bahan lunak atau dapat langsung dijepit menggunakan cetakan Bivalve yang memiliki dua sisi simetris seperti kerang.


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas IX Semester Gasal. 2020.

Saturday, January 30, 2016

Teknik Seni Rupa Tiga Dimensi

Karya seni rupa tiga dimensi adalah karya seni rupa yang mempunyai tiga ukuran yaitu panjang, lebar dan tinggi atau karya yang memiliki volume dan menempati suatu ruang (Rondhi, 2002:13). Contoh karya seni tersebut adalah seni patung, seni kriya (kerajinan), seni keramik, arsitektur/bangunan, dan berbagai desain produk.
Secara garis besar, teknik seni rupa tiga dimensi terdiri dari bermacam teknik yang dipakai dalam pembuatan macam-macam karya tiga dimensi. Teknik seni rupa tiga dimensi tersebut antara lain sebagai berikut:
1. Teknik Pahat, yaitu mengurangi bahan menggunakan alat pahat. Misalnya membuat patung dan relief dengan bahan dasar kayu dan batu.
2. Teknik Butsir, yaitu membentuk benda dengan memijit, menambah dan mengurangi bahan yang di bentuk dengan alat butsir. Misalnya membuat keramik dengan bahan dasar tanah liat.
3. Teknik Las, yaitu membuat karya seni dengan cara menggabungkan bahan satu ke bahan lain untuk mendapatkan bentuk tertentu, biasanya menggunakan bahan logam. Misalnya membuat patung kontemporer dengan bahan dasar alumunium.
4. Teknik Cetak,yaitu membuat karya seni dengan cara membuat cetakan terlebih dahulu.  Ada 2 macam teknik cetak, yaitu: cetak tuang (cor) dan cetak tekan.
Teknik Cor, yaitu membuat karya seni dengan membuat alat cetakan kemudian dituangkan adonan berupa bahan cair atau di cairkan sehingga menghasilkan bentuk yang diinginkan. Misalnya membuat patung dengan bahan fibreglass.
Teknik Cetak Tekan, yaitu karya seni dengan membuat alat cetakan kemudian dimasukkan adonan berupa bahan padat dengan cara ditekan-tekan ke dalam cetakan sehingga menghasilkan bentuk yang diinginkan. Misalnya membuat keramik dan patung dengan bahan tanah liat.
5. Teknik Menempa, yaitu membentuk lembaran atau batangan logam dengan cara memukul-mukul bahan tersebut hingga membentuk objek yang diinginkan. Agar mudah dibentuk bahan dapat dipanaskan terlebih dahulu, biasanya menggunakan bahan logam. Misalnya membuat pedang dari bahan besi.
6. Teknik Konstruksi, yaitu membuat karya seni rupa dengan cara menyusun bahan baik dengan kerangka, cara menyusun dapat direkatkan dengan lem, dilepa, atau dilas/dipatri . Misalnya membuat maket menggunakan kayu.
7. Teknik Anyaman, yaitu membuat karya seni rupa yang dilakukan dengan cara menumpang tindihkan (menyilangkan) bahan anyam yang berupa lungsi dan pakan Misalnya membuat keranjang menggunakan serat rotan.