Showing posts with label simbol. Show all posts
Showing posts with label simbol. Show all posts

Sunday, October 24, 2021

Menggambar Poster

Kamu dapat membuat poster dengan menggunakan cara manual maupun cara digital. Menggambar poster dengan cara manual mengandalkan keterampilan tangan dalam membuat gambar dan tulisan. Membuat poster dengan cara digital mengandalkan kemampuan untuk mengoperasikan teknologi grafis komputer.

Saat ini ada beberapa pilihan yang berbeda jika Anda ingin mendesain dan mencetak poster secara digital. Kamu dapat mendesain poster dalam perangkat lunak pengedit gambar seperti Photoshop atau Paint, lalu mencetaknya sendiri. Dengan menggunakan teknologi komputer grafis pembuatan poster menjadi lebih mudah dan menarik. Kamu dapat menginstal secara gratis beberapa aplikasi pembuatan poster antara lain Canva, Adobe Spark Post, Venngage, dan Piktochart.


Pada kesempatan belajar kali ini Kamu akan belajar menggambar poster dengan menggunakan cara manual. Menggambar poster secara manual meningkatkan keterampilan penggunaan tangan untuk membuat gambar dan tulisan. Dari mana Kamu memulainya? Siapkan dulu kertas yang akan dibikin poster kemudian tentukan ukuran gambar posternya.

Terdapat beberapa ragam ukuran poster. Poster yang paling kecil biasanya berukuran 28 cm x 43 cm. Poster ukuran sedang berukuran sekitar 46 cm × 61 cm. Poster besar, yang sering kali digunakan untuk film atau iklan, biasanya berukuran

69cm × 102cm. Mengetahui ukuran poster itu penting agar Kamu dapat menyesuaikannya sejak awal jika poster tersebut nanti akan dicetak.


Selanjutnya marilah konsep poster yang akan Kamu buat. Apa tujuan pembuatan poster tersebut? tujuannya adalah mengingatkan siswa-siswa pentingnya penggunaan masker pada masa pandemi.

Jadi judulnya apa, temanya apa? Mengenai judul atau tema yang menarik dan penting dengan menggunakan kalimat peringatan yang cukup keras. Misalnya, Jangan sembrono! Tanpa masker membahayakan diri sendiri dan orang lain!


Selanjutnya apa isi pesan poster? Kamu dapat menggambarkan suatu suasana penyesalan anak SMP karena tidak menggunakan masker. Misalnya digambarkan ada seorang anak SMP yang sedang menangis sedih. Sementara itu, di latar belakang petugas berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap mengusung sebuah peti mati.

Apa dukungan terhadap isi pesan tersebut? Kamu dapat menggambarkan suasana duka yang mendalam, semua orang tertunduk sedih, warna-warna di dalam kelam untuk mengagumi sekeliling yang mendalami tersebut.

Bagaimana cara menambahkan isi pesannya? Menggunakan gambar secara nyata dengan menonjokan anak SMP yang sedang menangis pilu.


Nah, Kamu sudah memiliki konsep poster. Sekarang tinggal mewujudkannya dalam bentuk gambar. memulai dulu dengan membuat sketsanya di kertas biasa. Menentukan letak gambarnya dan letak tulisannya sehingga menghasilkan komposisi yang enak untuk dilihat. kadang-kadang butuh sedikit waktu untuk mendapatkan tata letak rancangan poster Kamu dengan benar, jadi lebih baik berlatih dulu dengan kertas biasa, setelah itu baru menerapkannya pada kertas poster Kamu. Fokuslah pada penekanan informasi yang paling penting dengan segera.


Dalam membuat sketsa jangan memenuhi halaman kertas terlalu banyak, karena poster yang ditata tidak akan memiliki banyak dampak visual. Dalam teks, coba untuk memberi jarak pada huruf secara merata. Secara desain, ini dikenal dengan istilah kerning. Jika Kamu tanpa semuanya, poster Kamu akan lebih sulit dibaca.

Tempatkan judul atau tema Kamu di tengah poster. Kebanyakan orang akan melihat ke tengah poster sebelum mereka meihat hal-hal yang lainnya. Gunakan ruang ini untuk memprioritaskan apa yang Anda inginkan agar pemirsa segera melihatnya.

Pastikan poster Kamu mudah dibaca dari dekat maupun dari jauh. Teks judul atau tema harus besar dan jelas, dengan font yang mudah dibaca. Jika Anda menyertakan gambar apa pun dalam poster tersebut, gambar tersebut harus relatif sederhana dan mudah dilihat dari mana pun pemirsa poster berdiri.


Gunakan bagian atas, bawah, dan samping untuk rincian pesan yang penting. Jika poster Kamu informatif, pastikan Kamu menyertakan hanya informasi penting yang perlu diketahui pemirsa. Hal-hal yang tidak perlu disampaikan karena malah bisa merasa malas untuk fokus pada pesan.


Sertakan ajakan bertindak jika Anda ingin orang-orang bertindak lebih jauh. Ajakan bertindak sebagai undangan kepada pemirsa untuk mengetahui informasi di poster Kamu, dan ini sangat penting jika poster Kamu dirancang untuk menggerakkan pemirsa untuk melakukan sesuatu. Ajakan bertindak Anda dapat berupa apa pun yang sesuai dengan tujuan pada konsep poster Kamu. Pastikan bahwa hal itu ditampilkan secara mencolok dalam desain poster. Ajakan “Jangan Ceroboh”seperti pada konsep poster di atas harus ditulis dengan ukuran besar dan lebih menonjol daripada tulisan lainnya.


Buatlah sketsa desain Kamu dengan menggunakan pensil. Gunakan sketsa yang Kamu gambar di atas kertas latihan untuk membantu memandu Kamu saat menggambar desain di kertas poster yang sebenarnya. Pekalah untuk memperhatikan jarak huruf sehingga semuanya tidak berakhir berdesakan di satu sisi kertas poster, dan berusaha untuk membuat semua huruf Kamu kira-kira berukuran sama.


Gambar 20 Perbedaan Pusat Perhatian


Ketika membuat sketsa dengan pensil, Kamu akan bisa menghapus semua kesalahan yang dibuat. Buatlah garis bantu dengan pensil dan penggaris jika Kamu membutuhkan bantuan untuk menjaga agar huruf tetap lurus.

Selanjutnya warnailah poster Kamu dengan pensil warna, krayon, spidol, atau poster kucing. menambahkan warna akan membuat poster Anda tampak lebih menarik, dan dapat membantu poin-poin yang ingin Anda sampaikan. Pikirkan tentang bagaimana warna dan emosi terhubung saat Kamu memilih warna untuk poster tersebut.


Untuk memilih warna, perhatikanlah bahwa warna merah, oranye, dan kuning adalah warna yang memberi energi, membuatnya bagus untuk poster acara, misalnya. Biru dan hijau itu berasa damai, jadi bagus untuk poster iklan dan poster informatif. Meskipun demikian warna hitam dan putih juga penting. Hitam dan putih polos juga bisa membuat pernyataan menjadi lebih kuat.


Tambahkan hiasan seperti simbol, grafik, dan hiasan hanya jika diperlukan. Ketika Kamu berencana untuk mendekorasi poster, sebaiknya Anda hanya dibatasi oleh imajinasi Kamu sendiri. Manfaatkan kreativitas Kamu dan lihat apa yang dapat dihasilkan! Kamu bisa menambahkan pita, glitter, stiker, atau dekorasi lain namun, jangan berlebihan. Sungguh bagi suatu poster dengan menggunakan hiasan lebih sedikit akan lebih baik. Mengapa, karena fokus poster ada pada isi pesan yang ringkas namun kuat dan mengesankan.


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA.  Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap.  2020.


Strategi dalam Poster

Jenis-jenis Poster

Kamu perlu diperhatikan dalam pembuatan Poster

Contoh Poster


Monday, October 11, 2021

Simbol Dalam Karya Seni Rupa 3 Dimensi


Simbol merupakan lambang yang mengandung makna atau arti. Secara konseptual, kata simbol ini memiliki beberapa pengertian sebagai berikut.

1.  Sesuatu yang biasanya merupakan tanda yang terlihat yang gagasan atau objek tertentu.

2. Kata; tanda-tanda, yang digunakan untuk mewakili sesuatu yang lain: arti, kualitas, abstraksi, gagasan, objek.

3. Apa saja yang arti diberikan dengan persetujuan umum dan/ atau dengan kesepakatan atau kebiasaan. Misalnya, lampu lalu lintas.

4. Tanda konvensional, yaitu sesuatu yang dibangun oleh masyarakat atau individu-individu dengan arti tertentu yang kurang lebih standar yang disepakati atau dipakai anggota masyarakat itu. Arti simbol dalam konteks ini sering dilawankan dengan tanda-tanda alam.

Dalam seni rupa, kata Simbol dijelaskan sebagai makna yang dikandung dalam karya seni rupa baik objeknya maupun unsur-unsurnya tampak. Misalnya merah adalah simbol keberanian. Patung kata sebagai simbol pemanggilan hujan. Patung kuda sebagai simbol kegagahan, dan lain sebagainya.

Dalam cerita sering digunakan beberapa jenis hewan untuk sifat-sifat tertentu. Misalnya, simbol kancil cerdik makna cerdik, cerdik dan banyak akal. Serigala yang sering digunakan untuk keserakahan dan kelicikan. Lain lagi dengan keledai yang digunakan untuk kejahatan dan kesialan.

Patung, tugu dan monumen misalnya, adalah karya seni rupa tiga dimensi yang dapat memiliki makna dan simbol tertentu. untuk membuat patung, tugu dan monumen yang memiliki sesuatu yang sudah dilakukan orang sejak dahulu. Tugu dan monumen ada yang terbuat dari batu dan logam. Biasanya berukuran besar dan dibangun untuk mengembangkan peristiwa-perisitiwa penting atau tempat-tempat bersejarah. Sebagai contoh, tugu Proklamasi di Jakarta adalah simbol dari kemerdekaan dan perjuangan rakyat Indonesia. Tugu katulistiwa di Pontianak Kalimantan Barat untuk tempat yang dilalui garis katulistiwa.

Pahlawan atau orang yang berjasa dan orang yang sering dibuatkan patungnya. Patung itu menjadi simbol kekuatan, kepahlawanan dan perjuangannya. Banyak pahlawan dan orang yang berjasa di Negara kita. Kepahlawanan dan perjuangan orang –orang tersebut dikenang hingga saat ini, dijadikan tauladan bagi masyarakat dan bangsa. Karya seni rupa tiga dimensi memiliki unsur-unsur rupa seperti warna, garis, bidang dan bentuk. Unsur-unsur rupa itu digunakan selain untuk memperindah bentuk, unsur-unsur rupa pada karya seni rupa tiga dimensi ini dapat saja memiliki makna simbolik. Garis tebal, garis tipis, garis lurus, garis lengkung memiliki makna simbolik yang berbeda-beda. Warna merah, hitam, putih dan sebagainya juga memiliki makna simbolik yang berbeda-beda. Makna-makna simbolik ini mungkin saja berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. 

Baca juga: Nilai Estetis Karya Seni Rupa 3 Dimensi


Sumber: Ilmiyati, Raphita. Modul Ajar Seni Rupa Tiga Dimensi.  2020

Wednesday, May 15, 2019

EVALUASI KARYA SENI BUDAYA NUSANTARA



Evaluasi merupakan proses atau bentuk penghargaan dan penilaian terhadap suau hal yang berhubungan dengan karya seni dan karya sastra. Dalam proses evaluasi terdapat apresiasi didalamnya. Kegiatan Apresiasi seni meliputi dua hal yaitu bersifat pengenalan terhadap Karya Seni dan menuntut adanya pengamatan Seni secara mendalam yang berisi proses pengamatan, penalaran, penafsiran dan mengevaluasi atau mengkritik suatu karya seni.

Pengertian Kritik Seni
Istilah “kritik seni”, dalam bahasa Indonesia, sering disebut dengan istilah “ulas seni”, “kupas seni”, “bahas seni” atau “bincang seni”. Pada umumnya istilah “kritik seni” terkait dengan masalah seni, dan bertujuan mendeskripsikan, menganalisis, menginterpretasi, dan menilai karya seni (Nooryan Bahari, 2014: 2-3).

Kritik seni adalah kegiatan menanggapi karya seni untuk menunjukkan kelebihan dan kekurangan suatu karya seni. Keterangan mengenai kelebihan dan kekurangan ini dipergunakan dalam berbagai aspek, terutama untuk menunjukkan kualitas dari sebuah karya. Kritik karya seni tidak hanya meningkatkan kualitas pemahaman dan apresiasi terhadap sebuah karya seni, tetapi juga dipergunakan sebagai standar untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil berkarya seni. Tanggapan dan penilaian yang disampaikan oleh seorang kritikus ternama sangat mempengaruhi persepsi penikmat terhadap kualitas sebuah karya seni bahkan dapat mempengaruhi penilaian ekonomis (harga jual).

Dalam kritik karya seni rupa kritikus dapat memberikan tanggapan dan evaluasi berdasarkan aspek-aspek simbol, jenis, fungsi, dan nilai estetis yang terdapat dalam karya tersebut. Mengeritik sebuah karya seni rupa tidak bertujuan untuk mencari-cari kesalahan, kekurangan atau kelemahan sebuah karya seni rupa. Pada dasarnya melalui kegiatan kritik karya seni rupa dapat belajar memberikan penilaian secara objektif terhadap kualitas karya seni, untuk meningkatkan kualitas wawasan, tanggapan dan kepekaan kamu terhadap karya seni. Hasil tanggapan dan evaluasi terhadap karya diharapkan mendorong perupa untuk meningkatkan kualitas karyanya. Untuk dapat memberikan apresiasi dapat dilakukan dengan mengamati unsur-unsur dalam sebuah karya. Beberapa unsur yang dapat diamati antara lain sebagai berikut.

1. Simbol
Dalam senirupa kata simbol dapat diartikan sebagai makna yang dikandung dalam karya seni rupa baik pada wujud objeknya maupun pada unsur-unsur seni rupanya.  Misalnya unsur warna hijau yang dominan adalah simbol kesuburan.  Patung dengan objek kuda sebagai simbol kegagahan.  Secara konseptual kata simbol memiliki pengertian:
a. Sesuatu yang biasanya adalah tanda yang mengantikan gagasan atau objek tertentu
b. Kata, tanda, atau isyarat yang digunakan untuk mewakili sesuatu yang lain
c. Mewakili kesepakatan,  persetujuan atau kebiasaan.
d. Suatu tanda konvensional yaitu sesuatu yang dibangun oleh masyarakat atau induvidu-induvidu tertentu yang kurang lebih standar yang disepakati atau dipakai anggota masyarakat itu.

2. Jenis
Jenis karya seni rupa sangat beragam.  Pengelompokkan jenis karya seni rupa dapat dilakukan berdasarkan teknik pembuaan, bahan dan medium objek, tema, isi pesan dan gaya pengungkapannya
Beberapa teknik dalam karya seni rupa dua dimensi yaitu 
a. Linier yaitu cara menggambar dengan teknik menutup objek dengan garis
b. Blok yaitu menutup obyek lukis dengan satu warna
c. Arsir menutup objek lukis dengan pulasan garis sejajar atau menyilang
d. Dusel yaitu membuat elap atau terang objek lukis dengan goresan miring menggunakan pensil
e. Pointilis menghitamkan obyek lukis dengan titik-titik
f. Aquarel menggunakan sapuan tipis cat air
g. Plakat yaitu menggunakan sapuan tebal dengan cat minyak
Adapun teknik dalam karya seni rupa tiga dimensi yaitu teknik pahat, teknik butsir, teknik cor, teknik las, dan teknik cetak.

3. Fungsi
Jenis karya senirupa dapat dikategorikan berdasarkan fungsinya.  Berdasarkan fungsinya karya seni rupa dikelompokkan menjadi karya senirupa murni dan senirupa terapan.

4. Nilai estetis
Nilai estetis secara umum dimaknai sebagai nilai keindahan dari sebuah karya seni rupa.  Nilai estetis pada karya seni rupa dapat dilihat dari unsur-unsur senirupa yang terdapat pada sebuah karya seni rupa, dan juga prinsip-prinsip seni rupa.  Unsur-unsur karya seni rupa misalnya warna, bangun, bidang, tekstur, garis dan sebagainya.

Secara umum untuk mengevaluasi/mengkritisi karya seni harus memahami dahulu seluk belu karya seni serta peka terhadap unsur estetiknya.
Berikut ini contoh karya seni rupa mengevaluasi karya seni rupa:
Gambar
Aspek yang Diamati
Uraian Hasil Pengamatan

Simbol
Manusia sebagai mahluk sosial senantiasa berhubungan dengan sesamanya.
Jenis
Karya seni rupa patung teknik cetak (casting)
Fungsi
Seni rupa tiga dimensi murni
Nilai Estetis
Bentuk fisik baik proporsi maupun gerak

Simbol
Mengungkapkan sebuah proses pencarian eksitensi jati diri manusia serbagaimana layaknya sang Brahmana pengembara.
Jenis
Seni rupa dua dimensi teknik pakat (cat minyak)
Fungsi
Seni rupa dua dimensi murni
Nilai Estetis
Kisah perjalanan spiritual dalam gaya Surrrealisme dekoratif yang sarat dengan imaji. 

Simbol
Simbol dari bentuk dasar lingkaran besi yang mempunyai esensi sebuah proses pencarian jati diri yang kuat tiada henti.
Jenis
Seni tiga dimensi teknik cor
Fungsi
Seni rupa tiga dimensi murni
Nilai Estetis
Warna yang berupa pamor gurat-gurat pijar api merujuk motif alam dengan sifat yang keras dan dramatis.

Simbol
Melambangkan keagungan anugerah Yang Maha Esa
Jenis
Seni rupa dua dimensi teknik plakat
Fungsi
Seni rupa dua dimensi murni
Nilai Estetis
Perpaduan warna dan bentuk yang sangat menarik 

Simbol
Keragaman mewujudkan keatuan yang utuh
Jenis
Seni rupa dua dimensi grafis teknik cetak digital
Fungsi
Seni rupa dua dimensi murni
Nilai Estetis
Perpaduan warna dan bentuk yang sangat menarik

Simbol
Dalam karya ini seorang wanita yang memakai rok dan bersepatu, serta anak-anak yang juga memakai rok menjadi kontras sekaligus sebagai simbol perubahan zaman.
Jenis
Seni rupa dua dimensi teknik cukil kayu
Fungsi
Seni rupa dua dimensi murni
Nilai Estetis
Pencahayaan, dan detail bentuk-bentuknya telah mencapai keunggulan, sehingga karya seni grafis yang realistik ini terasa hidup.



Saturday, February 13, 2016

Valentine dengan Boneka yang berbeda


Boneka untuk hari Valentine kebanyakan boneka beruang berwarna pink yang memang lucu dan berkesan so sweet. Pada hari Valentine banyak sekali kita jumpai boneka-boneka semacam itu yang sengaja dijual sebagai hadiah.
Boneka Beruang Pink

Memberikan hadiah boneka yang berbeda kita bisa memberikan boneka macam lain. Misalnya sebagai berikut:

1. Boneka Romo
Berdasarkan sejarahnya, hari  Valentine yang dipelopori oleh penyatuan pernikahan orang nasrani. Memberikan boneka bentuk figur Romo dimaksudkan sebagai simbol penyatuan cinta sepasang kekasih. Boneka ini cocok bagi mereka yang beragama kristen atau katholik. Bisa disertakan kata-kata "semoga suatu saat nanti Romo bisa menyatukan cinta kita seperti Valentine yang menyatukan cinta orang-orang".
Menikah


Boneka bentuk Romo

2. Boneka Simbol
Berdasarkan perayaannya, hari Valentine yang dirayakan dengan memberikan hadiah sebagai bentuk kasih sayang biasanya disertai dengan boneka bentuk simbol. Contohnya yang ada pada kebanyakan adalah simbol cinta yang berbentuk hati. Boneka berbentuk hati semacam ini banyak sekali di pasaran dan sudah biasa untuk diberikan pada orang yang kita cintai. 
Simbol Cinta


Boneka bentuk Hati

3. Boneka Keluarga
Memberikan kasih sayang tidak harus untuk pasangan yang kita cintai, bisa untuk anggota keluarga. Untuk memberikan simbol berarti pada orang yang kita kasihi. Kita bisa menggunakan simbol dari hubungan itu sendiri.
Simbol Keluarga


Boneka Keluarga

4. Boneka Persahabatan
Rasa kasih sayang dan cinta juga bisa diberikan kepada sahabat atau teman dekat. Ada bermacam contoh simbol persahabatan yang dapat merujuk pada boneka. Salah satu contohnya di China sepasang Panda dijadikan simbol persahabatan antar negara. WWF juga menjadikan hewan gemuk dan lucu ini sebagai logo sejak 1961.
Binatang Panda

Boneka Panda

Di Eropa Matryoshka adalah lambang cinta, kasih sayang, kepedulian dan perdamaian.
Boneka Matryoshka


Selain itu kita juga bisa memberikan simbol persahabatan dari persahabatan tokoh kartun dalam film. Salah satu contoh:
Boneka Nobita dan Doraemon

5. Boneka Favorit
Boneka yang disukai setiap orang memang berbeda-beda, oleh karena itu kita juga perlu mengetahui apa favorit mereka. Boneka semacam ini lebih mengena untuk mendapatkan perhatian karena memang sangat berkaitan dengan orang tersebut. Semisal menyukai hal-hal seputar bola bisa kita berikan boneka bentuk bola, jika menyukai hal-hal seputar hantu bisa kita berikan boneka bentuk hantu dan lain sebagainya, atau memang menyukai jenis boneka dengan figur tertentu.
Boneka Bola



Selebihnya memberikan hadiah pada orang lain tidak harus dalam bentuk boneka. Memberikan hadiah bisa dilakukan dalam bentuk barang, makanan, tumbuhan, prestasi, perjalanan, atau apapun yang membuat orang lain menjadi bahagia.