Showing posts with label kaligrafi. Show all posts
Showing posts with label kaligrafi. Show all posts

Wednesday, March 25, 2020

Konsep Keindahan Seni Rupa (rangkuman singkat)

Pada umumnya konsep keindahan seni rupa di dunia dibagi  menjadi dua yaitu konsep keindahan seni rupa barat dan konsep keindahan seni rupa timur.
Ciri konsep keindahan seni rupa barat : seni lukis yang memanjakan mata
Ciri konsep keindahan seni rupa timur: 
Seni lukis memanjakan sisi spiritual dan pemikiran
Karya seni mengungkapkan hal esensial/ hal pokok
Lebih mengutamakan nilai spiritual dan religius
Keindahan berusaha diselaraskan denga kehidupan alam semensta
Ekspresi atau emosi lebih teraktualisasi lewat pembentukan
Bentuk seni dekoratif, pewarnaan tanpa pencahayaan, subjek/figure terlihat datar
Seni merupakan produk budaya masyarakat yang bersifat komunal

Keindahan seni rupa timur dibagi lagi menjadi beberapa konsep yaitu sebagai berikut:

KONSEP KEINDAHAN SENI RUPA 
TIONGKOK, memiliki ciri:
Menitik beratkan pada ajaran Tao.
Menciptakan karya seni yang harus mengungkapkan roh, karakter, atau watak.
Karya yang diciptakan mengutamakan sisi dan pengalaman spiritual yang akan diperoleh.
Mengesampingkan bentuk dan warna yang semarak.
Penggunaan warna dalam lukisan tidak bersifat fugsional tetapi bersifat simbolisme.
Karya seni mengutamakan esensi.
Contoh: Lukisan Tiongkok Kuno.

KONSEP KEINDAHAN SENI RUPA 
MESIR DAN MESOPOTAMIA, memiliki ciri:
Dipengaruhi oleh hal-hal bersifat transenden atau di luar kuasa manusia.
Lukisan dibuat  dengan tujuan ritual dan keagamaan.
Lukisan dibuat bukan untuk keindahan semata.
Lukisan lebih banyak bersubjek figur-figur manusia.
Subjek berbentuk dekoratif, warna cerah, tidak menggunakan perspektif, tidak ada gelap terang / bayangan.
Contoh: Piramida Giza, patung Anubis, Zigurat.
Contoh: lukisan dalam kertas papyrus.

KONSEP KEINDAHAN SENI RUPA 
INDIA, memiliki ciri:
Kehidupan manusia harus selaras/ berjalan secara harmoni dengan alam sekitarnya
Jenis karya seni ramah dan tidak merusak alam.
Karya seni banyak mengadaptasi simbol-simbol dari agama Hindu dan Buddha.
Keindahan berkaitan erat dengan konsep ketuhanan dan religi.
Mempercayai segala sesuatu yang ada di dunia adalah fana atau tidak kekal.
Karya seni bersifat sederhana atau tidak terlalu rumit.
Contoh: pahatan patung gajah menunjukkan harmoni antara kehidupan manusia dan alam sekitarnya.

KONSEP KEINDAHAN SENI RUPA 
TIMUR TENGAH, memiliki ciri:
Melarang penggambaran makhluk hidup.
Seni yang baik dan indah adalah yang sejalan dengan ajaran Islam.
Karya seni berupa ornament atau arabseka.
Sesuatu yang bentuk dan sifatnya indah akan dicintai.
Keindahan membawa kesenangan dan kebahagiaan.
Konsep keindahan adalah sesuatu yang menghasilkan kesempurnaan.
Contoh: kaligrafi, ornamen-ornamen geometris, arsitektur masjid, motif stilasi tumbuhan pada permadani.

KONSEP KEINDAHAN SENI RUPA 
INDONESIA, memiliki ciri:
Karya seni di masa lampau sarat dengan nilai spiritual dan religi.
Menitik beratkan pada hubungan antara manusia dan alam sekitarnya.
Banyak memasukkan simbol alam.
Media yang digunakan berasal dari alam seperti kayu atau batu.
Bentuk karya seni rupa bersifat komunal.
Hasil karya banyak yang mencantumkan daerah asal.
Contoh: candi, arca, wayang, dll

Monday, August 29, 2016

Zaman Klasik: Sejarah Seni Rupa

Zaman klasik adalah periode kerajaan-kerajaan di Nusantara. Pada masa itu di Indonesia masih terdapat banyak kerajaan, belum terjajah dan belum merdeka.

1. Zaman Hindu-Budha
Karya seni rupa yang muncul sebagian besar memiliki arti dan makna yang berkaitan dengan ajaran Hindu-Budha.
Pada zaman ini datanglah sejumlah orang-orang yang menyebarkan ajaran Hindu-Budha sehingga peninggalan-peninggalan yang ada berkaitan erat dengan ajaran ini.
Contohnya yaitu:
-Bangunan candi/biara
Bangunan candi memang digunakan oleh orang-orang beragama Hindu atau Budha sebagai tempat beribadah. Bentuknya bermacam-macam dan kadang berkelompok, terdapat ruangan kecil yang khusus yang hanya dapat diisi untuk satu orang saja. Berikut contoh gambar:
Candi di Indonesia
Peninggalan candi yang ada di Indonesia sangat banyak beberapa contohnya yaitu: candi Prambanan, candi Borobudur, candi Tikus, candi Pawon dan lain-lain. Pada bangunan candi terdapat banyak relief yang memiliki cerita-cerita tertentu. 
-Arca-arca
Arca memiliki betuk patung dewa-dewa yang terdapat pada ajaran Hindu dan Budha. Arca-arca ini juga tidak kalah banyak dengan peninggalan candi. Contoh peninggalan arca di Indonesia yaitu: Arca Siwa Mahadewa, Arca Jambala dan sebagainya.
Arca di Indonesia



2. Zaman Islam
Karya seni rupa yang muncul sebagian besar memiliki arti dan makna yang berkaitan dengan ajaran Islam. Setelah masuknya ajaran Hindu-Budha di Indonesia, masuklah ajaran agama Islam kemudian berkembanglah lagi seni rupa di Indonesia. Pada zaman ini muncul seni arsitektur yang terpengaruh oleh ajaran Islam, contohnya yaitu: masjid, makam, dan keraton.

Peninggalannya yaitu masjid Kudus, masjid Baiturrahman di Banda Aceh, makam-makam yang berbau Islam, keraton Yogyakarta, keraton Surakarta dan sebagainya. Masih banyak peninggalan arsitektur yang tidak terkenal tetapi terpengaruh oleh ajaran Islam.
Lihat: 

Seni Bangunan (Arsitektur) Islam di Indonesia

Pada ragam hias, terdapat juga perkembangan seni rupa pada seni Kaligrafi Arab berupa hiasan yang berbentuk sulur. Seni kaligrafi ini terdapat pada ukir-ukiran dan gambar pada berbagai tempat seperti pintu masuk, jendela, kusen, dinding, hiasan dinding, buku, dan masih banyak lagi.

Lihat:

Seni Hias zaman Islam di Indonesia

Seni Kerajinan yang terdapat pada masa ini digunakan untuk menyebarkan ajaran agama, kerajinan wayang yang berkembang yaitu Wayang Menak.

Lihat juga:
Zaman Islam masuk ke Indonesia

Thursday, August 25, 2016

Seni Hias zaman Islam di Indonesia

Seni hias islam selalu menghindari penggambaran makhluk hidup secara realis, maka untuk penyamarannya dibuatkan stilasinya (digayakan) atau diformasi (disederhanakan) dengan bentuk tumbuh – tumbuhan
      Ada beberapa jenis karya seni yang dapat digolongkan ke dalam seni hias, antara lain:
1)Seni Ukir, yaitu merupakan seni pahat atau seni relief yang menggunakan motif-motif hias. Pada masa islam motif hias yang digunakan adalah motif tumbuh-tumbuhan dan terkadang huruf atau tulisan Arab. Motif hewan dan manusia tidak digunakan sebagai motif hias karena adanya larangan dalam ajaran Islam untuk menggambarkannya.




2) Seni Kaligrafi, yaitu seni corak Islam asli yang menggunakan huruf Arab sebagai unsur utama. Seni kaligrafi atau seni khat adalah seni tulisan indah. Dalam kesenian Islam menggunakan bahasa arab. Sebagai bentuk simbolis dari rangkaian ayat–ayat suci Al–Qur’an. Berdasarkan fungsinya seni kaligrafi dibedakan menjadi, yaitu:
a.Kaligrafi terapan berfungsi sebagai dekorasi / hiasan
b.Kaligrafi piktural berfungsi sebagai pembentuk gambar
c.Kaligrafi ekspresi berfungsi sebagai media ungkapan perasaan seperti kaligrafi karya AD. Pireus dan Ahmad Sadeli
Seni ini dapat ditemukan pada bangunan masjid, batu nisan, istana/keraton raja, dsb.

2)Seni Wayang, yaitu wayang sebenarnya telah ada pada masa kerajaan Majapahit yang menggunakan bahan kulit kayu waru, dengan bentuk yang bersifat realistis. Wayang pada masa Islam telah mengalami perubahan yang disesuaikan dengan kaidah-kaidah Islam. Pada Masa Sunan Kalijaga, wayang dibuat dengan kulit binatang dan bentuknya diubah menjadi bentuk ornamentik. Bentuk ini masih berlanjut sampai sekarang di Jawa.