Showing posts with label serat. Show all posts
Showing posts with label serat. Show all posts

Sunday, August 7, 2022

Istilah dalam Pengolahan Kerajinan Bahan Serat

 1. Degradasi: lingkungan yang bersifat sosial;

Penurunan kualitas lingkungan akibat dari menurunya angka manusia yang memiliki kesadaran akan kepentingan umum

2. Material: Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat suatu produk

3. Mendaur ulang: Pemrosesan kembali bahan yang pernah dipakai, untuk mendapatkan produk baru

4. Kualitas: Tingkat buruknya sesuatu; kadar

5. Upcycle: Poses transformasi barang yang sudah tidak terpakai menjadi sesuatu yang lebih berguna dan sering kali lebih baik daripada awalnya

6. Elastisitas Serat: kemampuan serat untuk kembali kebentuk semula setelah mengalami tarikan. Mulur adalah pertambahan panjang setelah mengalami tarikan. Serat tekstil biasanya memiliki elastisitas dan mulur saat putus minimal 10%.

7. Filamen: serat berbentuk jaringan dan panjang, contoh: larva ulat sutera. Finishing, tahap terakhir sebelum produk tersebut dimasukkan ke dalam kemasan.

8. Material serat: bahan serat

9. Meleleh : mengalir perlahan-lahan (seperti air mata, getah).

10. Pemintalan Benang: proses membuat benang dari bahan baku serat baik itu berasal dari alam maupun serat buatan.

11. Bahan pokok: serat dari rambut hewan, umumnya pendek


Sumber: DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII 

Tuesday, August 2, 2022

Perancangan Kerajinan Serat Tekstil Buatan



Produk kerajinan yang berkualitas, dibuat dengan memperhatikan beberapa tahapan dan persyaratan yang ada. Persyaratan perancangan kerajinan yang harus dipahami, meliputi:

1. Kegunaan (Utility)

Benda kerajinan harus mengutamakan nilai praktis, yaitu dapat digunakan sesuai dengan fungsi dan kebutuhan. Contoh gantungan pot dari tali yang dapat digunakan dengan baik dan aman.

2. Kenyamanan (Comfortable)

Benda kerajinan harus menyenangkan dan memberi kenyamanan bagi pemakainya. Contoh baju batik didesain agar nyaman digunakan.

3. Keluwesan (Flexibility)

Benda kerajinan harus memiliki keserasian antara bentuk dan wujud benda dengan nilai gunanya. Contoh sepatu sesuai dengan anatomi dan ukuran kaki.

4. Keamanan (Safety)

Benda kerajinan tidak boleh membahayakan pemakainya. Contoh piring dari serat batang kelapa harus mempertimbangkan komposisi zat pelapis/pewarna yang dipakai agar tidak berbahaya jika digunakan sebagai wadah makanan.

5. Keindahan (Aesthetic)

Benda yang indah mempunyai daya tarik lebih dibanding benda yang biasa- biasa saja. Keindahan sebuah benda dapat dilihat dari beberapa hal, diantaranya dari bentuk, warna, hiasan atau ornamen, dan kualitas bahan bakunya.

Karya yang baik dihasilkan dari proses perancangan yang baik pula. Oleh sebab itu, proses perancangan karya kerajinan harus memperhatikan hal-hal seperti pada gambar berikut ini.



Sumber: DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII 

Contoh Perancangan Karya Kerajinan Serat Tekstil Buatan Membuat Gantungan Pot Dari Tali Nilon

PROSES PERANCANGAN DAN PEMBUATAN KERAJINAN SERAT TEKSTIL BUATAN

Produk kerajinan yang berkualitas, dibuat dengan sebuah perancangan yang matang. Ada beberapa tahap perancangan sebuah produk kerajinan, yaitu

1. Perencanaan, meliputi:

a. Identifikasi Kebutuhan

b. Ide Gagasan

2. Pelaksanaan, meliputi:

a. Persiapan bahan

b. Persiapan alat

c. Proses pembuatan

3. Evaluasi

Lakukan evaluasi dengan menguji karya



Contoh Perancangan Karya Kerajinan Serat Tekstil Buatan Membuat Gantungan Pot Dari Tali Nilon

1. Perencanaan

a. Identifikasi Kebutuhan

Dalam memperingati ulang tahun SMP Bangsa Sejahtera, panitia menyelenggarakan lomba pembuatan kerajinan serat alam bagi para siswa didiknya. Wina ingin sekali ikut lomba tersebut guna memperoleh pengalaman mendesain tali pot gantung. Selanjutnya Wina mencoba merancangnya dengan menggunakan bahan serat alam. Wina beranggapan bahwa bahan tersebut tidak akan dicoba oleh orang lain.

Ide Gagasan

Wina akan membuat tali pot gantung. Wina terinspirasi melihat bunga yang terjuntai kalua ditanam di pot duduk. Maka Wina mencoba berkreasi dengan membuat tali pot bunga gantung.

b. Menentukan bahan dan fungsi produk kerajinan dari serat tekstil buatan

c. Menggali ide dari berbagai sumber (majalah, surat kabar, internet, survei pasar).

d. Membuat sketsa karya dan menentukan karya terbaik dari sketsa.



2. Pelaksanaan

a. Menyiapkan bahan pembuatan gantungan pot dari tali rami

Bahan-bahan dan Alat yang diperlukan yang dibutuhkan



b. Proses pembuatan kerajinan tali pot gantung

1. Potong tali sebanyak 6 helai masing- masing sepanjang 3 meter.

2. Lipat tali di tengah-tengahnya, kemudian buat tempat untuk mengaitkan tali nantinya ke paku dengan simpul persegi. Keratkan dengan melelehkan tali dengan api.


3. Sekarang sudah ada 12 helai tali, bagi tali menjadi 3 kelompok, satu kelompoknya ada 4 helai tali.



4. Buatlah simpul persegi. Dengan panjang sekitar 15-17 cm dari pangkal ikatan yang telah dibuat sebelumnya. Panjang simpul usahakan mencapai 8-10 cm. Ulangi untuk ketiga kelompok.



5. Membuat simpul spiral, namun sebelumnya kita menyilang tali antar kelompok.

Misal kelompok tali a, b, dan c. Kita menyilang 2 helai tali dari kelompok a dan 2 helai tali dari kelompok b. lakukan hal yang sama untuk 2 kelompok yang lain. Mulai buat simpul spiral dengan selisih 15-17 cm dari simpul sebelumnya. Terus mencapai panjang 8-10 cm.



6. Membuat simpul persegi kembali, dengan menyilang tali lagi. Selisih jarak dengan simpul sebelum nya 10 cm, karena tali yang sudah semakin pendek. Lakukan menyimpul tali sampai panjang simpul mencapaipanjang 8cm.



7. Mengikat sisa tali dengan melingkari sisa tali dengan tali terpanjang. Hingga dirasa cukup panjang, maka buatlah tali mati. Kemudian lelehkan tali ke api untuk merekatkan simpul.



8. Potong sisa tali agar panjangnya seragam dan terlihat lebih rapi.

Gambar 2. 33. Proses Pembuatan Pot Gantung dari Serat Nilon


Sumber:

Efrida (2020). https://yonulis.com/2020/05/05/tali-pot-gantung-solusi-taman-tanpa-makan-tempat/

Efrida (2020). https://youtu.be/mMf-u5D5nRg

Sumber: DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII 

Thursday, July 28, 2022

Bahan, Peralatan dan Prosedur Pembuatan Kerajinan Bahan Serat Tekstil Buatan

Alat yang digunakan untuk membuat produk kerajinan dari bahan serat tekstil buatan cukup banyak. Peralatan yang digunakan sesuai kebutuhan.

1. Kerajinan Permadani


Gambar 2. 8. Contoh Karya Kerajinan Tapestry

Sumber: Pinterest (2020). https://id.pinterest.com/pin/753297475151225295/

Tapestri adalah sebuah teknik membuat karya tekstil dengan cara menenun benang-benang, serta-serat, dan bahan lain. Teknik tapestri memiliki kesamaan dengan tenun, merajut. Media yang digunakan berupa benang, tali dari sabut kelapa, kain, kertas yang digulung/dililit kecil, serta benda lain. Pada kehidupan sehari-hari tapestri dijumpai pada keset kaki, gantungan pot bunga, ikat pinggang, taplak meja, dan syal. Kata Tapestri diambil dari bahasa Perancis Tapiesserie yang mencakup penutup lantai atau bahasa Latin Tapestrum, jenis sulaman yang memiliki banyak teknik yang digunakan.

sebuah. Bahan Produksi Permadani

1) Benang tipis/kecil untuk lungi


Gambar 2. 9. Bahan Karya Kerajinan Tapestry (Benang Tipis)

Sumber: Suci Paresty (2017)

2) Benang tebal untuk pakan


Gambar 2. 10. Bahan Karya Kerajinan Tapestry (Benang Tebal)

Sumber: Suci Paresty (2017)


b. Alat Produksi Kerajinan Permadani

1) Kayu spanram yang diberi paku untuk benang lungi


Gambar 2. 11. Alat Produksi Kerajinan Permadani (Kayu Spanram)

Sumber: Suci Paresty (2017)

2) Batang Kayu

Bentuk batang kayu menyerupai sumpit sebagai pengikat benang pakan yang berjalan. Dalam tenun atau anyam memiliki dua susunan benang yaitu benang lungi yang disusun sebagai dasar bidang tenunan atau anyaman, dan pakan sebagai pembentuk warna atau motif terstruktur.


Gambar 2. 12. Alat Produksi Kerajinan Permadani (Batang Kayu)

Sumber: Suci Paresty (2017)

Gunting dan sisir


Gambar 2. 13. Alat Produksi Kerajinan Tapestry (Gunting dan Sisir) Sumber; Suci Paresty (2017)


c. Prosedur Pembuatan Kerajinan Tapestry


Gambar 2. 14. Prosedur Produksi Kerajinan Tapestry Sumber: Suci Paresty, dkk (2017)



2. Kerajinan Batik Tulis



Gambar 2. 15. Membatik

Hobiku Duniaku (2017). http://chrystobikuduniaku.blogspot.com/2017/03/batik-proses-jiwa-seni-berbicara.html

Membatik adalah membuat hiasan pada permukaan kain katun, tidak semua jenis kain dapat dibuat batik. Kain yang biasanya digunakan adalah yang berbahan dasar kapas dan sutra. Membatik menggunakan alat khusus yang disebut canting. Berdasarkan wilayah penyebaran motif kain batik dan dilihat dari periode perkembangan batik di Indonesia, batik dapat dibagi dua, yaitu batik klasik atau tradisional yang menggunakan warna gelap coklat, hitam dan batik modern seperti pada motif bebas dan berwarna cerah seperti batik pesisiran. Kedua istilah batik ini tidak hanya berlaku pada masa sebelumnya, berlangsung hingga saat ini.

Batik di Indonesia berkembang terus di setiap daerah sehingga kaya akan kain batik yang harus dibelajarkan di sekolah.

a) Batik Klasik disebut juga tradisional yang berada di pedalaman. Batik pedalaman adalah pengkategorian batik yang berkembang di masa lalu.

b) Batik modern yang banyak dikembangkan di pesisiran yang dikenal dengan batik pesisiran.

Batik pesisiran adalah batik yang berkembang di masyarakat yang tinggal di luar benteng keraton, sebagai akibat dari pengaruh budaya luar yang lebih bebas. Batik modern adalah batik pengembangan kreasi baru dengan berbagai motif dan warna yang dinamis.

a.Bahan Produksi Kerajinan Batik Tulis

Gambar 2. 16. Bahan Karya Kerajinan Batik Tulis

Sumber: Hobiku Duniaku (2017) http://chrysthobikuduniaku.blogspot.com/2017/03/batik-proses-jiwa-seni-berbicara.html

(1) Kain Mori. Bahan baku batik yang terbuat dari katun (2) Malam (lilin)



Gambar 2. 17. Bahan Pewarna Kerajinan Batik

Hobiku Duniaku (2017). http://chrysthobikuduniaku.blogspot.com/2017/03/batik-proses-jiwa-seni- berbicara.html

(1) Pewarna Sintetis (2) Pewarna Alami

b. Alat Produksi Kerajinan Batik

 2. 18. Alat Produksi Kerajinan Batik Tulis

Hobiku Duniaku (2017) http://chrysthobikuduniaku.blogspot.com/2017/03/batik-proses-jiwa-seni-berbicara.html


c. Prosedur Produksi Kerajinan Batik Tulis

Gambar 2. 19. Prosedur Produksi Kerajinan Batik Tulis

Sumber: Suci Paresty, dkk (2017)


Gambar 2. 20. Hasil Produksi Kerajinan Batik Tulis


3. Kerajinan Sulaman

Menyulam adalah suatu teknik keterampilan yang dimiliki oleh seseorang dalam menuangkan kreativitasnya dalam menghasilkan produk kerajinan yang berbentuk gambar atau pola yang terdapat pada kain sebagai penghias untuk memberikan suatu kesan estetik pada sisi kain. Agar lebih jelas dan paham tentang Teknik sulaman dasar dan sulaman 2 dimensi, Ananda dapat menontonnya dalam tautan Biancraft Time (2019). https://youtu.be/z5HDzfTI3aU dan Biancraf Time (2019). https://youtu.be/Tk9-Jslx1h8


sebuah. Bahan Produksi Kerajinan Sulaman


Gambar 2. 23. Bahan Produksi Kerjainan Sulam
Sumber: Soffy (2015) http://ayomenyulam.blogspot.com/2010/12/alat-bahan-untuk-menyulam.html
(1) aneka jenis benang sulam (2) aneka jenis pita

b. Alat Produksi Kerajinan Sulaman

Gambar 2. 24. Peralatan Produksi Kerajinan Sulaman
Sumber: Soffy (2015). http://ayomenyulam.blogspot.com/2010/12/alat-bahan-untuk- menyulam.html
(1) Jarum sulam; (2) Jiplakan pola; (3) Ram/pembidangan; (4) gunting;
(5) pendedel; (6) kapur tulis/pensil; (7) tutup jari

c. Prosedur Produksi Kerajinan Sulaman

Gambar 2. 25. Proses Produksi Kerajinan Sulaman


4. Kerajinan Jahit Aplikasi
Gambar 2. 26. Kerajinan Jahit Aplikasi
Sumber: Suci Paresty, dkk (2017)
Jahit aplikasi merupakan bagian dari teknik menjahit. Jahit aplikasi adalah teknik menghias permukaan kain dengan cara menempelkan guntingan kain pada kain yang berbeda warna dengan dasar kain, selanjutnya diselesaikan dengan jahit tangan teknik sulam yang menggunakan tusuk hias feston. Jahit aplikasi cenderung menghias permukaan benda. Sehingga kegiatan menjahit dapat dikategorikan sebagai kerajinan yang memiliki fungsi hias.
sebuah. Bahan Produksi Kerajinan Sulaman
Bahan yang biasa digunakan dalam menjahit aplikasi terdiri dari benang jahit atau sulam, kain bermotif atau polos, dapat pula digunakan kain perca.
Saat ini sedang menjamur penggunaan kain felt atau flanel yang memiliki ratusan ragam warna sebagai bahan aplikasi


Gambar 2. 27. Bahan Produksi Jahit Aplikasi Sumber: Suci Paresty, dkk (2017)

b. Alat Produksi Kerajinan Sulaman
Gambar 2. 28. Alat Produksi Jahit Aplikasi
Sumber: Suci Paresty, dkk (2017)

c. Prosedur Produksi Kerajinan Sulaman
Gambar 2. 29. Proses Produksi Jahit Aplikasi
Sumber: Suci Paresty, dkk (2017)

Bahan dan Alat Kerajinan






Sumber: DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII 

Tuesday, July 26, 2022

Fungsi Kerajinan Bahan Serat Tekstil Buatan


Gambar 2. 7. Produk Kerajinan Serat Tekstil Buatan

Sumber: Yuni Khoriyah (2019) https://mudahdicari.com/contoh-kerajinan-limbah-tekstil/


Fungsi produk kerajinan tekstil dapat dibedakan menjadi tiga yaitu, sebagai benda pakai sebagai benda hias dan sebagai fungsi simbolik.

a. Karya Kerajinan sebagai Benda Pakai

Sebagai benda pakai, kerajinan digunakan untuk keperluan praktis, diantaranya tempat pakain, tas, dompet, keset, jaket dan yang lainnya atau dikenakan sebagai pelengkap busana. Sebagai benda pakai, produk karya kerajinan juga mementingkan keindahan, tetapi hanyalah sebagai pendukung, nilai kegunaan lebih dominan.

b. Karya Kerajinan sebagai Benda Hias

Fungsi penghias, kerajinan yang dibuat semata-mata sebagai hiasan pada suatu benda atau sebagai pajangan suatu ruang dan tidak memiliki makna tertentu selain menghias. Contohnya hiasan dinding

c. Sebagai Simbolik dan Ritual

Untuk produk kerajinan tekstil tradisional banyak yang digunakan sebagai fungsi simbolik, yakni untuk melambangkan hal-hal tertentu dengan nilai-nilai spiritual. Dalam penggunaannya produk-produk tersebut biasanya digunakan untuk kelengkapan ritual pada masyarakat tradisional.


Identifikasi Fungsi Bahan Serat Tekstil Buatan






Sumber: DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII 

Monday, July 25, 2022

Karakteristik Bahan Serat Tekstil Buatan

karakteristik serat tekstil buatan merupakan sifat-sifat yang membedakan serat tekstil buatan yang satu dengan serat tekstil buatan yang lainnya. Perbedaan ini dapat menjadikan ciri khas yang dimiliki oleh serat tekstil buatan tersebut. Karakteristik serat tekstil buatan yang menjadi perhatian adalah pada permukaan seratnya, seperti kehalusan, kekuatan, daya serap, dan kemuluran atau elastisitas. Secara keseluruhan serat ini dibuat dari bahan kimia, Serat-serat tekstil buatan bersifat termoplastik, sehingga dibuat atau melekuk, sifat-sifat yang menonjol dari serat sintetis sehingga banyak yang kuat, memiliki elastisitas tinggi dan tahan terhadap masalah.

Agar kamu lebih memahami tentang jenis dan karakteristik serat tekstil buatan, bagi yang tersedia jaringan internet, Ananda dapat menyimak materi tentang jenis serat tekstil di dalam link Fitinline (2010). https://fitinline.com/article/read/kenali-lebih-dalam-8-jenis-serat-kain-alami- dan-buatan-di-baju-yang-anda-pakai/

Berikut akan dijelaskan jenis serta tekstil buatan dan karakteristiknya.

1. Serat Rayon

Sumber: Gambar 2. 2. Serat Rayon

Baca Terus (2020). https://bacaterus.com/macam-macam-benang/ Picuki (2020).https://www.picuki.com/tag/benangrayonsembur Suci Paresty (2017)

Rayon adalah serat selulosa buatan yang terbuat dari selulosa murni dari kayu dan pulp tanaman. Meskipun prosesnya dimulai dengan bubur kayu atau tanaman, proses kimia yang dilaluinya membuat rayon seperti serat semi sintetis. Dari proses-proses benang itulah rayon yang dihasilkan untuk nantinya dirajut menjadi beberapa model pakaian.

Benang sintetis seperti nilon dan pantai yang dikenal kuat dan memiliki daya tahan yang tinggi. Pada umumnya, benang wol memiliki ciri fleksibel dan mudah untuk dirajut. Sayangnya, benang rajat sintetis memiliki bentuk sedikit kaku dan kurang nyaman saat bergesekan dengan kulit. Jadi, benang ini kurang cocok untuk dijadikan sweater atau pakaian yang menempel langsung di kulit. Oleh karena itu, benang ini lebih cocok untuk membuat boneka atau pernak-pernik yang tidak dipakai di badan.


2. Serat Nilon


Gambar 2. 3. Serat Nilon

Sumber: Masnid.com (2020). https://masnid.com/jenis-bahan-serat-alam/


Gambar 2. 4. Benang/Tali Nilon

Sumber:

Baca Terus (2020). https://bacaterus.com/macam-macam-benang/ Padu Kata (2020). https://padukata.com/macam-macam-benang-rajut/

Velasco Indonesia (2015).https://velascoindonesia.com/tali-nilon-korea/

Sifat dari Serat Nilon adalah serat ini memiliki kemampuan menjadi berkilau, kuat, tahan lama, tahan terhadap jamur, tidak mudah kusut dan dimensi stabil. Kelebihan serat ini adalah tidak mudah rusak, tahan terhadap udara dan panas, tidak mendukung berkembangnya jamur. Sedangkan kelemahannya adalah mengalami kerusakan apabila terkena sinar ultraviolet, meleleh dan daya serapnya lemah.


3. Serat Poliester


Sumber: Gambar 2. 5. Serat Poliester

 Baca Terus (2020). https://bacaterus.com/macam-macam-benang/

Fitline (2020). https://fitinline.com/article/read/19-macam-benang-untuk-merajut--bagian-2/

Masnid.Com (2020). https://masnid.com/jenis-bahan-serat-alam/


Polyester adalah jenis serat sintetis yang populer dan sebagian besar digunakan dalam pakaian. Benang polyester dapat digunakan untuk membuat kain yang digunakan dalam pakaian, perabot dan linen dan bahkan aksesoris komputer seperti alas mouse. Poliester juga dapat dicampur dengan serat alami seperti katun yang dapat mengubah sifat bahan yang dihasilkan. Polyester juga dapat dicampur dengan kapas yang disebut dengan polycotton yang tahan sobek dan kerut serta kuat.

Kelebihan serat poliester tahan adalah lama, tidak mudah kusut, lebih cepat kering saat dijemur, lebih tahan terhadap bakteri, tahan air dan juga tidak mudah melar. Kelebihannya yaitu tidak bisa menyerap keringat sehingga terasa panas. Serat ini digunakan untuk pakaian, bantal, kapal, dan mobil.

 

4. Serat Akrilak


Gambar 2. 6. Serat Akrilak

Sumber: Berbagi Konten (2020) https://sharingconten.com/pengertian-tekstil-dan-kerajinan-tekstil/ My Best (2020) https://my-best.id/136002

Baca Terus (2020) https://bacaterus.com/macam-macam-benang/


Serat Akrilak memiliki karakteristik yang mirip dengan kain wol yang lembut sehingga disebut dengan wol. Bentuknya retentif dan daya elastisitasnya sangat tinggi. Jenis bahan di atas umumnya lebih banyak digunakan sebagai bahan pelapis sofa dan kursi karena sifatnya yang tahan sobek dan tahan lama.

Benang sintetis seperti nilon dan pantai yang dikenal kuat dan memiliki daya tahan yang tinggi. Pada umumnya, benang wol memiliki ciri fleksibel dan mudah untuk dirajut. Sayangnya, benang rajat sintetis memiliki bentuk sedikit kaku dan kurang nyaman saat bergesekan dengan kulit. Jadi, benang ini kurang cocok untuk dijadikan sweater atau pakaian yang menempel langsung di kulit. Oleh karena itu, benang ini lebih cocok untuk membuat boneka atau pernak-pernik yang tidak dipakai di badan.

Contoh serat tekstil buatan:




Sumber: DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII