Showing posts with label pesan. Show all posts
Showing posts with label pesan. Show all posts

Tuesday, May 9, 2023

Publikasi Karya Seni Rupa

A. Definisi Publikasi Karya Seni Rupa

Publikasi karya seni rupa adalah kegiatan untuk menyajikan atau menampilkan karya seni rupa untuk di uji publik dan melihat dampak dari karya. Publikasi dalam konteks seni rupa biasanya dikenal dengan istilah pemeran. Dalam konteks kegiatan publikasi berupa rancangan konsep publikasi seni, pelaksanaan dan evaluasi publikasi seni rupa.

Secara khusus istilah pameran menurut Umberto Eko (Susanto, 2010: 289) mendefinisikan: “pameran selain pengumpulan barang dan koleksi-koleksi simbolis, juga merupakan instrumen Pendidikan, termasuk memperjelas hal-hal yang ilmiah”


B. Fungsi Publikasi Karya Seni Rupa

Kegiatan publikasi seni rupa memiliki fungsi, di antaranya:

1. Sebagai media pengantar ide dan pesan karya

2. Sebagai media penyebaran pengetahuan.

3. Sebagai media penggerak sosial dan kemanusiaan.

4. Sebagai media penjualan karya (komersial).

5. Sebagai media hiburan.


C. Jenis Publikasi Karya Seni Rupa

Publikasi karya seni rupa dapat dicantumkan dalam dua format:

c.1. Format luar jaringan (luring) yang menyajikan karya seni secara langsung kepada publik di tempat dan ruang pertemuan yang sudah dikondisikan. Contoh kegiatannya:

• Pameran karya di galeri/sekolah/kantor pemerintah/Balai warga

• Bazar karya di sekolah/alun-alun/pasar

 

Gambar 10.1. Pameran karya seni rupa yang secara langsung diselenggarakan di ruang galeri.

Sumber: Galeri Nasional Indonesia/Desy Novita (2016)

 

Gambar 10.2. Pameran dan bazar yang secara langsung diselenggarakan di sekolah.

Sumber: R2B Rembang/Musa (2018)


c.2. Format di dalam jaringan (daring) yang menyajikan karya seni melalui media internet. Contoh kegiatannya:

• Mempublikasikan karya di website atau media sosial

• Menjual karya di pasar atau toko online

 


Gambar 10.3. Mempublikasikan karya di media sosial Instagram.

Sumber: Pameran Serasi/Erudio Indonesia (2020)


 

Gambar 10.4. Mempublikasikan dan menjual karya di pasar.

Sumber: Paket Teman Duduk/Erudio Indonesia (2020)


D. Merancang persiapan publikasi karya seni rupa

Untuk mengomunikasikan hasil karya siswa, maka perlu diselenggarakan kegiatan publikasi karya seni rupa kepada publik. Agar proses tersebut berjalan lancar maka perlu direncanakan dan dilaksanakan kegiatan publikasi karya seni rupa tersebut dengan baik.

Beberapa contoh kegiatan perencanaan publikasi seni rupa, antara lain:

• Menetapkan tema publikasi yang akan dilakukan

• Membentuk susunan kepanitiaan dan pekerjaannya

• Menetapkan kegiatan tujuan publikasi

• Menentukan jenis karya seni yang akan dipublikasikan

• Menentukan tempat penyelenggaraan kegiatan

• Menentukan target audiens

• Mengalokasikan biaya yang diperlukan


e. Memilih media untuk melaksanakan publikasi karya seni rupa

Pada saat ini, media publikasi seni rupa dapat dilakukan secara memikat dan berani. Silahkan guru dan siswa berdiskusi untuk memilih media yang tepat dalam melaksanakan publikasi.



Sumber: buku guru Kurilulum Operasional Sekolah SMK PK KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAN PERBUKUAN PUSAT KURIKULUM DAN PERBUKUAN


Sunday, October 24, 2021

Konsep Poster

Apa saja unsur-unsur yang ada dalam konsep poster? Konsep poster terdiri atas 4 hal yaitu (a) tujuan poster, (b) tema dan isi pesan, (c) dukungan terhadap isi pesan, dan (d) cara atau teknik menyampaikan isi pesan.

Apakah tujuan poster itu? Tujuan poster adalah sasaran yang ingin dicapai. Jika dilihat dari tipenya, tujuan poster itu antara lain untuk, menghimbau, mengingatkan, mengajak, mengkampanyekan, melakukan propaganda, memotivasi, mengajar, menginspirasi, dan sejenisnya.


Kepada siapa tujuan tersebut disampaikan? Tentu saja kepada khalayak tertentu yang menjadi sasarannya. Poster bertema “membayar pajak untuk pembangunan” tentu ditujukan kepada masyarakat pembayar pajak. Poster bertema “jadilah pelajar Pancasila yang menghargai keragaman” yang tentu ditujukan untuk para pelajar. Dan seterusnya.


Tujuan dari sebuah poster adalah sasaran yang ingin dicapai oleh poster tersebut. Oleh karena itu pembuatan poster harus mempertimbangkan tujuan dan sasaran dari poster. Berikut ini contoh-contoh tujuan poster.

A. Masyarakat pembayar pajak menyadari pentingnya membayar pajak untuk pembangunan bangsa dan negara.

B. Para pelajar dapat terinspirasi oleh perjuangan seluruh lapisan masyarakat Indonesia pada masa sebelum kemerdekaan.

C. Keluarga dapat berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan hidup utamanya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam sehari-hari.

D. Masyarakat kota peduli dengan masalah maraknya gelandangan dan pengemis yang memenuhi lampu merah di jalan-jalan raya.

E. Orangtua tergerak untuk berpartisipasi aktif selama kegiatan belajar di rumah pada masa pandemi Covid-19.

F. Para pelajar tergerak untuk berpartisipasi dalam mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekolah.

G. Para ibu hamil tergerak untuk mengkonsumsi makanan bergizi serta aktif memeriksa kondisi bayi dalam kandungannya.

H. Para guru tergerak untuk melakukan inovasi-inovasi baru dalam pengembangan pembelajaran dan asesmen yang memandirikan siswa pada pembelajaran berani.

Saya. Warga sekolah profesional untuk menjaga lingkungan sekolah adiwiyata yang sehat, segar, sehat, dan asri.

J. Para pedagang dan pengunjung pasar menyadari pentingnya mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan mengenakan masker agar tidak terpapar Covid-19.

K. Para siswa memahami dan dapat melakukan cuci tangan dengan cara yang benar.

L. Pengguna jalan dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas dengan benar saat berkendara di jalan raya.



Gambar 17 Tujuan poster mudah dikenal


Isi pesan poster sangat bermanfaat pada rumusan tujuan poster. Isi pesan poster menggambarkan apa dan bagaimana tujuan tersebut dinyatakan dalam bentuk gambar-gambar dan tulisan-tulisan sehingga terbangun sebuah isi pesan yang utuh. Isi pesan tersebut harus menarik perhatian, mudah dijangkau, mudah diingat, dan mengesankan.

•  Menarik perhatian karena isi pesannya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan khalayak sasaran.

•  Mudah dijangkau karena isi pesannya ditata secara sistematik, jelas, dan sederhana.

•  Mudah diingat karena isi pesannya lain dari yang lain, baru, unik, berbeda, dan asli.

• Mengesankan karena isi pesannya dapat menggerakkan rasa suka, merasa cocok, memberikan rasa kekaguman atau kepuasan.

Isi pesan suatu poster bertolak dari tujuan yang dirumuskan. Rumusan tujuan bertolak dari masalah yang hendak memecahkan. Berikut ini disajikan sebuah masalah yang akan dipecahkan secara komunikasi visual dengan menggunakan poster.


Masalah/Latar Belakang

Sangat berbahaya jika seorang pelajar memiliki pikiran yang tertutup. Pikiran yang menutup kegiatan belajar menjadi lambat berkembang. Jika ingin maju maka kita harus memfungsikan pikiran secara penuh. Pikiran kita hanya bekerja jika terbuka. Dengan membuka pikiran, kita beroleh kemajuan-kemajuan. Ketika pikiran tertutup terhadap ide-ide baru, pertumbuhan kepribadian dan mental bisa terganggu. Dengan pikiran yang terbuka kita bisa banyak belajar, mengembangkan kepribadian, dan keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan.


Tujuan Poster

Bertolak dari masalah tersebut rumusan tujuan poster adalah 'menginspirasi pelajar bahwa pikiran kita hanya bekerja jika terbuka'.

Berdasarkan tujuan tersebut maka dirumuskan isi pesan poster sebagai berikut:

Isi Pesan Poster

Kita bisa menggunakan payung terjun (parasut) sebagai perumpamaan. Pikiran kita diumpamakan seperti parasut. Apa fungsi parasut? Untuk terjun payung. Kapan parasut tersebut berguna atau berfungsi? Ketika digunakan terjun parasut tersebut terbuka sesuai dengan fungsinya. Jadi, sebagus apa pun bagi penerjun parasut berfungsi jika terbuka saat digunakan. Demikian juga dengan pikiran kita. Sehebat apa pun potensi pikiran kita hanya bermanfaat Ketika terbuka. Maka isi pesan poster akan berupa gambar parasut yang terbuka dengan tulisan “Pikiran kita seperti parasut, hanya bekerja jika terbuka”.


Dukungan terhadap Isi Pesan

Agar isi pesan kuat dan fokus pada gagasan pokok maka gambar parasut dibuat tiga buah masing-masing dengan tanpa penerjun. Selain itu tulisan “pikiran kita seperti parasut, hanya bekerja jika terbuka” ditulis di bagian kanan bawah untuk memberikan kesan kuat pada parasut yang turun dari atas.


Pesan Teknik Penyampaian

Isi pesan yang disampaikan memakai teknik potret dengan menghilangkan penerjun pada parasut. Hanya menggunakan warna hitam putih agar tidak terjadi penyimpangan perhatian pada gagasan pokok.


Hasil Penerapan Konsep Poster


Gambar 18 Hasil penerapan konsep poster


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Isi Pesan Poster

Kamu dapat menulis apa pun di postermu. Tetapi itu tidak efektif kecuali khalayak pembaca postermu memahaminya, dan memberikan tanggapan yang diminta. Jika mereka tidak memahami isi pesanmu tentu sangat mengecewakan. Komunikasi yang tidak efektif tentu menghasilkan kekecewaan. Tujuan yang diharapkan tidak dapat tercapai dengan baik. Pada hal kita sudah bersusah payah membikin poster. Mengapa hal itu terjadi?


Komunikasi yang tidak efektif terjadi karena beberapa hal. Salah satu faktor yang paling kuat ialah karena isi pesan yang kurang baik. Untuk itu, kita perlu mengusut sejauh mana isi pesan poster yang kita buat itu efektif. Penting bagi kita untuk mengevaluasi keefektifan pesan poster kita. Salah satu caranya dengan menggunakan pertanyaan strategis untuk mengenali kekuatan dan kelemahannya. Isi pesan yang baik itu mestilah sederhana. Untuk memastikan bahwa pesan poster Kamu memiliki kesederhanaan, Kamu harus bertanya pada diri sendiri dua pertanyaan:

• Apakah tujuan saya jelas?

• Apakah gagasan pokok saya jelas?

Gambar 13 Pesan poster yang membingungkan pembacanya

Poster Gambar 13A bertuliskan: “Sebuah ilmu tak kan pernah ada batasan, usia, ruang, selama ia mampu ilmu itu dapat dicapai dengan kemauan yang tinggi.” Kamu dapat memahami maknanya dengan jelas? Selain kalimatnya panjang, juga bertele-tele, serta ditulis dengan ukuran font yang kecil dan besar. Keterbacaannya saja sudah sulit. Belum lagi memahami maksud isi pesannya. Membingungkan.


Poster pada Gambar 13B juga sama saja. Tulisannya terbaca dengan jelas karena ukurannya cukup besar. Tapi agak membingungkan pembacaan karena menggunakan empat warna yang berbeda. Lantas, apa pesannya? Di sana dituliskan: “Kesederhanaan paling mewah adalah kejujuran.” Apakah Kamu bisa memahami pesannya? Selanjutnya, apa hubungannya dengan tulisan di bagian bawah””Nothing Inposible.” Mungkin maksudnya ‘nothing imposible’atau tak ada yang tidak mungkin. Apa hubungannya dengan ‘kesederhanaan paling mewah adalah kejujuran.’? Pesan yang membingungkan. Pesan yang tidak jelas, tidak efektif.

 

Poster pada Gambar 13C dapat terbaca dengan jelas. Meski pun demikian maknanya belum jelas juga. Benarkah pintar itu mahal? Atau Pendidikan itu mahal? Sekolah itu mahal? Pesan yang subur makna. Pesan yang dapat ditafsirkan secara bermacam-macam. Pesan yang tidak spesifik.


Isi pesan yang baik mestinya spesifik atau khas. Tidak subur makna atau banyak tafsir. Kekhususan mengacu pada pilihan bahasa dan penggunaannya. Untuk memastikan bahasa spesifik, Kamu mesti bertanya pada diri sendiri:


• Apakah bahasa saya spesifik?

• Apakah bahasa saya konkret, bukan abstrak?

• Apakah ada makna konotatif?

• Apakah ini mudah dimengerti dan penting?

• Apakah saya menggunakan kata-kata yang memiliki arti tambahan, dan mungkin bisa disalah artikan?


Kamu perlu memastikan bahwa bahasa yang digunakan poster spesifik. Pesannya jelas, menunjuk sesuatu dengan jelas dan tidak ditafsirkan yang lainnya. Jika Kamu bermaksud mengatakan ‘mawar’ maka hindari mengatakannya dengan 'bunga.' Bahasa pilihan Kamu harus konkret. Sehingga pembaca poster kita dapat dengan jelas menggambarkan ide-ide kita, menerjemahkan kata-kata menjadi gambar yang mengesankan.


Sebaiknya Kamu menghindari sesuatu kata yang tidak jelas, abstrak. Menghindari abstraksi adalah salah satu cara untuk menghindari pesan yang tidak jelas atau membingungkan. Semakin spesifik bahasa kita, semakin besar kemungkinan pengamat poster kita akan memahami dan mengambil tindakan. Misalnya, 'makan enak' adalah gagasan yang kabur dan abstrak, sementara 'makan alpukat' adalah konkret dan spesifik.

 

Perhatikan juga. Bahwa kata-kata tertentu bisa mengandung makna emosional yang tersembunyi. Misalnya kata 'rumah' bisa berarti sesuatu bangunan, tapi bagi orang lain bisa berkonotasi kehangatan, dukungan, keluarga, dan sebagainya. Kamu mesti berhati-hati ketika memilih kata-kata. Hindari kata-kata dengan banyak makna atau tafsiran.


Contoh poster yang dibuat susah payah belum tentu efektif:

Gambar 14 Poster yang dibuat dengan susah payah belum tentu efektif


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Formula Keefektifan Poster

Saat ini poster bidang banyak digunakan untuk memecahkan masalah di berbagai. Sebagai sebuah karya seni rupa, poster menemukan sebagai komunikasi visual. Sebagai alat pemecahan masalah, poster harus dirancang agar berfungsi secara efektif. Poster yang efektif memahami isi pesannya dengan mudah menjangkau dan menggerakkan pemirsanya untuk memberikan tanggapan.

Apa ciri-ciri poster yang efektif tersebut? Poster yang efektif memiliki beberapa ciri sebagai berikut. Pertama, mampu menarik perhatian khalayak sasaran. Jika khalayak sasaran tidak tertarik maka pesannya gagal disampaikan bukan? Agar menarik, poster dirancang secara estetik dan kreatif. Di sini, seni dan kemampuan kreatif sangat dibutuhkan.


Gambar 15 melakukan hal yang benar dan melakukan dengan benar.


Kedua, isi pesan poster mestilah mudah dijangkau. Tak jarang isi pesannya sulit dijangkau. Hal itu karena isinya panjang lebar dan bertele-tele. Penataan tidak yakin poster yang semrawut juga bisa membuat pemirsa gagal paham. Apalagi fontnya pakai warna-warni ramai yang bikin pemirsa gagal fokus. Sudah begitu jenis fontnya berbeda-beda dan ukurannya kecil banget. Hadeh, bagaimana bisa menjangkau? Karena itu isi pesan poster lengkap tapi disampaikan secara sederhana saja. Lengkap, sederhana, jelas, lugas, dan akurat. Pasti oke banget untuk dijangkau.


Ketiga, isi pesannya mampu menggerakkan pemirsanya untuk memberikan tanggapan. Pemirsa paham saja sudah baik, tapi belum cukup jika tidak memberikan tanggapan atau tanggapan. Respon yang ditunggu bukan saja setuju, tapi bertindak sesuai dengan tujuan poster yang ditetapkan. Untuk itu, perancangan pesan harus mempedulikan karakteristik dan kebutuhan pemirsanya yang menjadi sasaran khalayak.


Perhatikan poster pada Gambar 15 yang mampu membedakan dengan jelas pengertian efisiensi dan efektifitas. Isi pesan dalam tulisan tersebut dengan perjudian Mudah dan bentuk yang mudah diingat dengan tidak menggambarkan visual yang menggambarkan dua orang yang lagi menata puzzle. Mereka telah melakukan hal yang benar dengan cara yang benar. Jelas, ringkas, tidak banyak kata-kata dan keterangan, dengan sederhana dan menarik tidak menggambarkan pokoknya secara akurat dan mengesankan.

Sekarang Kamu mengetahui bahwa keberhasilan poster yang diukur dari kemampuannya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pembuatan poster membutuhkan wawasan, keterampilan, estetik, dan kreativitas. Nah, agar pembuatan poster sejalan dengan tujuan pembuatannya yaitu menarik, mudah dijangkau, dan dapat mendorong maka perlu dirancang konsep poster. Konsep poster adalah suatu rancangan yang berisi arah atau tujuan pembuatan sesuatu poster, gambaran isi pesan yang akan disampaikan beserta dukungan dan cara yang dipilih untuk menyampaikan isi pesan.


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Unsur-unsur Pesan dalam Poster

Unsur pesan suatu poster terdiri atas judul atau tema, isi pesan, dan penjelas. Judul merupakan gambaran dari isi gagasan yang disampaikan. Melalui judul Kamu dapat memahami tema atau gagasan pokok yang disampaikan oleh poster. Judul poster ditulis dengan ringkas, jelas, menarik, dan tidak lebih dari dua baris.

Sementara itu, isi pesan merupakan penjelasan tentang gagasan pokok tersebut. Isi pesan diuraikan dengan menggunakan gambar-gambar, tulisan-tulisan, warna-warna, atau gabungan dari unsur-unsur tersebut. Isi pesan utuh, bagian- bagian yang tidak perlu atau tidak sesuai sebaiknya dibuang saja. Makin mudah Hal tentu makin baik. Makin fokus pada gagasan pokok tentu lebih baik. Isi pesan yang baik itu sederhana, enak dibaca, berkesan, dan akurat.


Tidak jelas merupakan unsur tambahan yang berfungsi untuk membuat isi pesan lebih jelas. Penjelas dapat berupa gambar (misalnya tanda panah), warna (misalnya, warna hitam pada hal-hal yang terkesan sebagai benda yang berat), dan tulisan. Jika pesan yang disampaikan sudah jelas tak perlu lagi ditambahi tidak penjelas. Karena itu tidak jelas penjelas tidak selalu ada di poster. Berikut ini Kamu akan belajar mengenali unsur-unsur dari sesuatu poster. Simaklah secara seksama unsur-unsur poster pada Gambar 11.


Gambar 11 Unsur-unsur yang mudah dijangkau


Visualisasi poster dipilah dua bagian, bagian atas dan bagian bawah. Poster pada Gambar 11 Bagian atas terdapat unsur-unsur visual sebagai berikut.

A. Tulisan pada pita yang bunyi ilusi gunung es

B. Sukses itu seperti gunung es

C. Gambar bagian atas gunung es

D. Tulisan sukses di gunung es

E. Tulisan yang berbunyi: apa yang dilihat orang dengan tanda panah menunjuk gunung es


Visualisasi poster pada bagian bawah pada Gambar 11 tersebut terdapat unsur-unsur visual sebagai berikut.

A. Gambar gunung es bagian bawahnya

B. Tulisan berbunyi: apa yang tak dilihat orang dengan tanda panah ke arah gunung es

C. Gambar papan sasaran jarum darts dengan tulisan pengabdian

D. Gambar angkat beban dengan tulisan kerja keras

E. Gambar jam alarm dengan tulisan disiplin

F. Gambar hati yang kecewa dengan tulisan mengecewakan

G. Gambar tumpukan catatan dengan tulisan pengorbanan

H. Gambar papan kegagalan gagal (gagal) dengan tulisan kegagalan

I. Gambar seseorang sedang menggelindingkan sesuatu di kemiringan tajam dengan tulisan kegigihan


Sumber:
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Ciri-ciri Poster

Kamu pernah mendengar istilah poster? Ya, kalian sering menggunakan poster untuk menjelaskan sesuatu. Poster tersebut berupa lembaran kertas besar berisi gambar-gambar dan label-label. Isinya tentang informasi ringkas tentang sesuatu hal. Di Puskesmas juga dapat ditemukan beberapa poster. Isinya tentang informasi ringkas mengenai kesehatan. Poster tersebut dalam lembaran yang ditempel di papan pengumuman. Di kantor desa atau kelurahan juga sering ditempeli poster-poster berisi informasi yang ringkas. Poster memang sering ditempel di papan pengumuman.


Poster merupakan alat untuk menyampaikan pesan secara ringkas secara komunikasi visual sasaran yang dituju. Ia merupakan karya seni rupa 2 dimensi yang unsur-unsurnya terdiri atas gambar, tulisan, atau paduan keduanya. Poster menyampaikan isi pesan secara ringkas, jelas, dan mudah dijangkau. Agar pesannya dibaca oleh khalayak sasaran, poster dirancang dengan tampilan yang menarik dan kreatif. Meski pun demikian keefektifan tercapainya tujuan poster merupakan prioritas yang utama.


Agar pesan singkat tersebut mudah dijangkau oleh khalayak sasarannya, tidak perlu poster secara sistematis. Untuk itu poster harus menonjolkan judul atau tema yang disampaikan. Judul atau tema mesti dibikin menonjol agar tampak dengan jelas. Judul atau tema merupakan pesan atau gagasan pokok yang ingin disampaikan. Selanjutnya pokok pikiran tersebut diurai dalam tampilan gambar-gambar dan tulisan-tulisan yang jelas, saling terkait, menarik, dan utuh. Keutuhan isi pesan tersebut harus sesuai dengan judul atau tema poster.


Gambar 1 Poster menyampaikan pesan ringkas secara komunikasi visual


Dulu penggunaan poster hanya dilakukan oleh kalangan terbatas. Para pekerja seni menggunakan poster untuk menyebarkan informasi pameran. Para pedagang menggunakan poster untuk mempromosikan produk. Saat itu poster biasa dipasang di tempat-tempat keramaian. Sekarang penggunaan poster semakin meluas pada berbagai bidang dengan tujuan dan fungsi yang berbeda-beda pula. Penyebarannya pun dilakukan pada banyak tempat. Kamu bisa melihat poster di televisi, media massa, gedung bioskop, sekolah, pusat perbelan, bahkan di Facebook, Twitter, WhatsApp, serta media-media sosial dan media hiburan lainnya. Saat ini para pengusaha menggunakan poster untuk mempromosikan produk. Ibu dan bapak guru menggunakan poster untuk menjelaskan isi pelajaran. Para politikus menggunakan poster untuk melakukan propaganda. Pecinta lingkungan menggunakan poster untuk melibatkan masyarakat dengan lingkungan. Para tukang menggunakan poster untuk menawarkan jasanya.



Gambar 2 Berbagai poster dengan mudah bertubi-tubi memasuki gadget kita

Selain itu masih banyak bidang lainnya yang menggunakan poster. Para dokter menggunakan poster untuk menghimbau agar kita patuh pada protokol Covid-19. Pemerintah juga menggunakan poster untuk mengingatkan masyarakat agar patuh membayar pajak. Para peneliti menggunakan poster untuk menyampaikan hasil penelitiannya. Dan seterusnya.

Saat ini poster-poster, apa pun isinya, dengan mudah memasuki televisi, laptop, komputer, handphone, dan gadget milik kita.Jika ditinjau dari isinya, jenis poster beragam. Ada poster pendidikan, poster kesehatan, poster budaya, poster perdagangan, poster lingkungan hidup, dan sejenisnya. Poster-poster tersebut memiliki tema atau pokok gagasan yang berbeda-beda.


Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Tuesday, October 12, 2021

Yang perlu diperhatikan dalam Membuat Poster

Yang perlu diperhatikan dalam Membuat Poster:

-Poster persuasi

-Poster strategi

-Prinsip poster

-Visualisasi poster


-Poster Persuasi

bahasa latin : persuasio

Artinya: mengajak, membujuk, merayu


-Pesan

Poster harus cerdik dalam menyampaikan pesan. 

Pesan adalah inti informasi yang terkandung di dalam poster yang disampaikan kepada khalayak sasaran. Pesan poster dapat berupa himbauan, ajakan, peringatan, bahkan larangan. 


-Sederhana

Sekarang ini jaman serba cepat, menuntut poster diolah secara sederhana, agar tidak terlewatkan. Poster mampu memaksa para pembaca berhenti dan menangkap maknanya. 

Khalayak tidak perlu mengingat seluruh isi poster. Poster sudah dinilai berhasil jika orang dapat mengingat sebagian dari tanda-tanda yang ada, biasanya mereka akan terdorong untuk mencari hal-hal penting lainnya.


-Kejernihan

Kejernihan pesan merupakan syarat mutlak dari komunikasi poster. 

Perlu digaris bawahi bahwa membaca poster merupakan suatu proses komunikasi yang harus bebas dari segala bentuk gangguan yang berpotensi mengundang kesalah-pahaman dan dapat mengakibatkan pesan tidak sejalan dengan yang dikehendaki. 


-Unik

Pesan dalam komunikasi poster harus dapat memberi kesan mendalam. 

Dengan begitu poster harus terampil dalam memainkan kata-kata dan suguhan ilustrasi yang kreatif (baik foto maupun gambar). Kata-kata dan ilustrasi harus dibuat sedemikian unik agar menggelitik dan memikat.


-Bahasa yang secara utuh menjawab suatu persoalan


Sumber:

PPT WORKSHOP MGMP SENI BUDAYA SMP KABUPATEN PEKALONGAN