Showing posts with label pengertian. Show all posts
Showing posts with label pengertian. Show all posts

Friday, May 18, 2018

Menggambar Komik


Pengertian Komik
Komik merupakan kumpulan gambar-gambar yang disusun dan diberi keterangan teks sehingga membentuk jalinan cerita.
Komik biasanya dicetak di atas kertas dan dilengkapi dengan teks. Komik dapat diterbitkan dalam media cetak maupun media online.

Ciri-ciri komik
1) Komik hadir untuk menyampaikan cerita melalui gambar dan bahasa
Dalam gambar komik tentu saja ada sebuah cerita, cerita panjang maupun singkat selalu ada cerita. Bahasa yang digunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh publik. Biasanya ada komik terjemahan yang sudah dirubah bahasanya sesuai sasaran publik. Jika ada kosa kata yang tidak dimengerti akan diberi keterangan pada bawah halaman.
2) Bahasa percakapan
Meskipun misalnya ada narasi cerita dalam komik pasti ada dialog dari tokoh dimana isi dialognya adalah percakapan secara langsung yang diucapkan oleh tokoh ke tokoh lainnya dalam cerita tersebut. Jumah kata dan dialog yang ada dalam komik tidak ditentukan seberapa banyaknya.
3) Penggambaran watak
Watak dalam komik yang panjang akan sangat terlihat dari bahasa dan dialog yang digunakan, selain itu melalui penampilan yang terlihat dari penampakan wajah hingga pakaian yang dikenakan juga dapat menggambarkan watak tokoh tersebut. Mungkin setiap gambar tokoh memang berbeda-beda, tetapi di dalam gambar komik akan sangat menonjol sehingga pembaca dapat langsung menangkap karakter yang dimiliki tokoh.

Jenis-jenis komik dapat dibedakan berdasarkan beberapa hal berikut ini:

1. Komik Strip
2. Komik Buku
3. Komik Humor dan Petualangan
4. Komik Biografi dan komik Ilmiah

b) Berdasarkan jenis cerita:
1. Komik Edukasi
2. Komik Promosi
3. Komik Wayang
4. Komik Silat

Ada juga jenis komik lainnya selain berdasarkan jenis tersebut:
1. Komik Kartun/ Karikatur
2. Komik Potongan
3. Komik Tahunan
4. Komik Online (Web Online)
5. Buku Komik

Membuat komik dapat dilakukan dengan cara manual maupun menggunakan komputer.
Langkah-langkah membuat komik denan cara manual:
Sebelum memulai selalu saja mencari ide/gagasan cerita serta persiapan alat dan bahan.
1. Membuat Plot
2. Membuat Draft dengan pensil
3. Membuat Outline Gambar
4. Menghaous Draft pensil
5. Membuat Detil Gambar
6. Melakukan koreksi
7. Menambbahkan Screen tone
8. Menambahkan Dialog

Pada dasarnya membuat langkah membuat komik menggunakan komputer sama dengan membuat komik secara manual hanya saja pelaksanaannya menggunakan peralatan yang berbeda. Langkah-langkah membuat komik menggunakan komputer:
1. Membuat sket gambar
2. Men-scan gambar
3. Membuka program komputer pengolah gambar (corel draw, photoshop, dll)
4. Mewarnai gambar
5. Memberi tulisan dialog
6. Pewarnaan menggunakan komputer



Saturday, January 30, 2016

Pengertian Stereotipe

Stereotipe berasal dari bahasa latin yaitu stereot yang artinya kaku dan tipos yang artinya kesan. Dalam bahasa Inggris dikatakan “stereotype is image or idea of a particular type of person or thing that has become fixed through beingwidely held”, artinya stereotipe adalah suatu gambaran atau gagasan tentang suatu peribadi/suku tertentu atau barang tertentu dimana hal itu telah menjadi ketetapan/ketentuan yang dipegang/diyakini secara luas.
Menurut Wikipedia, Stereotipe adalah penilaian terhadap seseorang hanya berdasarkan persepsi terhadap kelompok di mana orang tersebut dapat dikategorikan. Sander Gilman dalam Wikipedia menekankan bahwa stereotipe secara definisi tidak pernah akurat, namun merupakan penonjolan ketakutan seseorang kepada orang lainnya, tanpa mempedulikan kenyataan yang sebenarnya.
Bayu, dkk (2009) mengatakan bahwa pengertian stereotipe adalah pandangan penilaian mengenai sifat-sifat dan watak pribadi suatu individu atau golongan lain yang bersifat subjektif, tidak tepat dan cenderung negatif karena tidak lengkapnya informasi yang didapatkan. Luciatridyana (2009) mengatakan bahwa stereotip tampaknya bersumber dari kecenderungan kita untuk melakukan kerja kognitif sedikit mungkin dalam berpikir mengenai orang lain.
Humaira (2011) menyebutkan bahwa stereotipe yaitu suatu pembenaran umum untuk menggambarankan profesi, kebangsaan, ras, dan agama dengan prasangka (penilaian tanpa melalui pengamatan). Stereotip ini sangat berpengaruh pada saat perkembangan awal anak-anak, sehingga sulit untuk di ubah apalagi dihilangkan. Menghilangkan kekreatifan berpikir bebas dengan gaya yang kita miliki dengan segala keunikannya. Setiap orang telah mempunyai cap di mata mereka dan akan berpikir sangat tidak fleksibel.
Broom dalam Silvagama (2010) menyatakan bahwa perilaku stereotipe yaitu pengulangan secara relatif kelangsungan gerakan tidak bervariasi dan tidak punya tujuan yang jelas. Santoso mengatakan bahwa Stereotype merupakan keyakinan tentang sifat-sifat pribadi yang dimilki orang dalam kelompok atau kategori sosial tertentu.
Nursalam (2007) Stereotipe kerap digunakan dalam pengertian negatif atau purba sangka dan cukup sering digunakan untuk menjustifikasi perilaku diskriminatif tertentu. Dalam bentuk yang lebih lunak, stereotipe dapat mengungkapkan kearifan masyarakat yang terkadang akurat mengenai sebuah realitas sosial. Stereotypes are ideas held about members of particular groups, based solely on membership in that group. They are often used in a negative or prejudicial sense and are frequently used to justify certain discriminatory behaviors. More benignly, they may express sometimes-accurate folk wisdom about social reality (Wikipedia, Free Encyclopaedia).

Banyak pengertian Stereotip di atas merupakan pengertian stereotip secara umum. Dalam kajian gambar seni rupa, stereotip memiliki arti lain, Menurut Oho, Garha (1980) stereotipe artinya pengulangan. Lebih sempit lagi, stereotipe disini perulangan dalam kajian gambar anak. Gambar stereotipe ialah gambar ungkapan ingatan secara berulang-ulang bentuk tertentu (Julie (2011).