Showing posts with label proses. Show all posts
Showing posts with label proses. Show all posts

Sunday, February 12, 2023

Membuat Maket/Prototipe/Sketsa

 

a.Implementasi Tahapan Design Thinking dalam Proses Pembuatan Maket/Prototipe/Sketsa

Pada tahap ini, guru memfasilitasi dan membimbing siswa untuk mengimplementasikan konsep dan tahapan Design Thinking dalam menghadapi isu-isu aktual yang dipilih oleh siswa. Secara terstruktur, siswa menyusun rumusan dari tahapan-tahapan Design Thinking berdasarkan masalah yang akan diatasinya di bawah bimbingan guru. Siswa akan mencatat prosesnya dalam laporan tertulis.

b.Praktek Pembuatan Maket/Prototipe/Sketsa

Praktek pembuatan maket/prototipe/sketsa dilakukan berdasarkan dokumen laporan tertulis yang sudah dilakukan sebelumnya. Pada bagian ini para siswa akan memperoleh pengalaman belajar secara konkret.

Pendekatan membuat sketsa dapat dilihat di beberapa sumber bacaan berikut ini:

b.1. Sketsa

Sketsa adalah gambar yang bersifat cepat yang menampilkan garis-garis besarnya saja, yang tidak dimaksudkan sebagai hasil akhir dari suatu karya. Sketsa juga dapat diartikan sebagai rancangan, denah, bagan dan semacamnya. Pembuatan sketsa tergolong murah dan cepat, sehingga segera mendapatkan umpan balik dari hasil uji publik.

 

Gambar 8.1 Sketsa atau mock-up dengan menggunakan gambar atau ilustrasi.

Karya koleksi www.ganara.art (2021)

b.2. Papan cerita

Storyboard adalah suatu sketsa gambar yang disusun secara berurutan sesuai naskah cerita, dengan storyboard maka pembuat cerita dapat menyampaikan ide cerita secara lebih mudah kepada orang lain.

Storyboard juga dapat di artikan sebagai naskah yang disajikan dalam bentuk sketsa gambar yang berurutan, berguna untuk memudahkan pembuatan alur cerita maupun pengambilan gambar.

 


Gambar 8.2. Sketsa atau mock-up dengan menggunakan gambar atau ilustrasi.

Karya koleksi www.ganara.art (2021)

b.3.Prototipe 1:1

Prototipe dengan skala 1 banding 1 merupakan model yang dibuat menyerupai hasil akhirnya, dengan ukuran, bentuk dan bahan yang menyerupai, namun dimasukkan sebagai prototipe awal karena masih terbuka ruang untuk perbaikan jika dirasa masih ada yang kurang saat uji coba publik. Setelah membuat sketsa dan storyboard, siswa dapat membuat prototipe final ini.

     





Gambar 8.3. Sketsa atau mock-up dengan menggunakan gambar atau ilustrasi.

Karya koleksi www.ganara.art (2021)

C.Uji Publik

Kegiatan uji publik akan dilakukan setelah laporan tertulis dan praktik telah diselesaikan oleh siswa. Pada sesi ini mereka berhati-hati untuk berpikir kritis dan berkomunikasi kepada publik. Namun pada unit pembelajaran 8 ini siswa hanya diperkenalkan dengan beberapa pendekatan uji publik yang detail pelaksanaannya pada Unit Pembelajaran 10 dan saat Ujian Akhir Semester Genap Kelas X.

Sumber: buku guru Kurilulum Operasional Sekolah SMK PK KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAN PERBUKUAN PUSAT KURIKULUM DAN PERBUKUAN

Tuesday, August 2, 2022

Perancangan Kerajinan Serat Tekstil Buatan



Produk kerajinan yang berkualitas, dibuat dengan memperhatikan beberapa tahapan dan persyaratan yang ada. Persyaratan perancangan kerajinan yang harus dipahami, meliputi:

1. Kegunaan (Utility)

Benda kerajinan harus mengutamakan nilai praktis, yaitu dapat digunakan sesuai dengan fungsi dan kebutuhan. Contoh gantungan pot dari tali yang dapat digunakan dengan baik dan aman.

2. Kenyamanan (Comfortable)

Benda kerajinan harus menyenangkan dan memberi kenyamanan bagi pemakainya. Contoh baju batik didesain agar nyaman digunakan.

3. Keluwesan (Flexibility)

Benda kerajinan harus memiliki keserasian antara bentuk dan wujud benda dengan nilai gunanya. Contoh sepatu sesuai dengan anatomi dan ukuran kaki.

4. Keamanan (Safety)

Benda kerajinan tidak boleh membahayakan pemakainya. Contoh piring dari serat batang kelapa harus mempertimbangkan komposisi zat pelapis/pewarna yang dipakai agar tidak berbahaya jika digunakan sebagai wadah makanan.

5. Keindahan (Aesthetic)

Benda yang indah mempunyai daya tarik lebih dibanding benda yang biasa- biasa saja. Keindahan sebuah benda dapat dilihat dari beberapa hal, diantaranya dari bentuk, warna, hiasan atau ornamen, dan kualitas bahan bakunya.

Karya yang baik dihasilkan dari proses perancangan yang baik pula. Oleh sebab itu, proses perancangan karya kerajinan harus memperhatikan hal-hal seperti pada gambar berikut ini.



Sumber: DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII 

Wednesday, November 10, 2021

Langkah-langkah Pembuatan Grafis

Langkah-langkah dalam pembuatan karya seni grafis terdiri dari beberapa tahapan yakni sebagai berikut:

1. Gunakan bahan dan alat seperti: kertas kalkir, pensil, papan kayu/hardboard, alat cukil, tinta, kaca, rakel.

2. Membuat rancangan gambar disebut sketsa atau gambar acuan. Proses menggambar dapat dilakukan pada kertas kalkir terlebih dahulu baru dilekatkan pada plat dahulu cetak atau dapat langsung digambar diplat acuan cetak. Teknik dapat dilakukan secara manual atau dapat hasil printout komputer baru kemudian dijiplak atau langsung ditempelkan di plat cetak yang sudah menggambar.

3. Pada tahap ini adalah melaksanakan proses pencukilan. Alat yang digunakan adalah Pisau cukil. Ketika melakukan pencukilan memperhatikan serat kayu (MDF) dan juga berhati-hati ketika mencukil karena mata pisaunya sangat tajam. Mata pisau yang sangat tajam ini akan memberikan cukilan yang bersih dan jelas. Bagian yang tidak digunakan untuk menghantarkan tinta disebut bagian negatif, sedang bagian yang menghantarkan tinta atau mencetak posisi akan tetap sejajar dengan plat acuan.

4. Setelah selesai pencukilan maka plat keinginan terlihat memiliki permukaan yang dalam seperti relief. Sebelum mulai mencetak plat atau mencetak garis batas dengan menggunakan pensil, agar kemampuan proses mencetak akurat.

5. Selanjutnya proses cetak dapat dimulai, pertama tama tinta secukupnya dengan alat bantu yang ambil skrap, letakkan tinta tersebut di atas permukaan kaca yang bekerja sebagai landasan untuk mengolah tinta.

6. Kemudian ratakan tinta tersebut untuk mengelola dengan menggunakan rol raket.

7. Setelah tinta selesai dibersihkan, pindahkan tinta pada permukaan plat yang akan dicetak dengan bantuan rol raket, pastikan tinta tersebut merata pada permukaan plat.

8. Apabila tinta sudah merata ke sluruh permukaan plat yang timbul, maka proses cetak dapat mulai dikerjakan. keinginan mencetak/plat di atas selembar kertas yang bersih bekerja sebagai alas kerja. Kemudian tempelkan kertas yang akan dicetak di atas plat acuan cetak.

9. Proses cetak plat ke kertas dengan menggunakan etching machine, handpress. Jika tidak memiliki alat ini bisa digosok dengan sendok atau bahkan hanya dengan tangan saja. Pastikan penggosokan merata ke semua permukaan kertas sehingga hasil maksimal, jika tidak merata hasilnya kurang tajam dan kurang jelas.

10. Setelah mencetak agar plat atau referensi tersebut dapat digunakan kembali di lain kesempatan, maka segeralah bermain degan air dan minyak tanah untuk menghilangkan gambar-gambar grafis yang menempel pada sela-sela permukaan plat.

11. dalam proses mencetak hambatan misalnya hasil cetak lama-lama tidak jelas ada tinta kering, maka untuk memperbaiki mungkin cara menggambar.


Contoh Membuat Grafis dengan Media Hardboard/MDF dengan  proses pembuatan grafis dengan teknik cetak tinggi:

Hasil karya seni grafis dari bahan papan kayu yang dicukil atau ditoreh dengan alat lengkung kayu sehingga hasilnya menunjukkan bekas cukilan dan torehan. Sebelum melaksanakan pencukilan pada papan kayu sudah dibuat sketsa/rencana gambar terlebih dahulu. Hasil torehan mengikuti alurnya pada burung tersebut, begitu pula cukilan pada tumbuhannya.



Hasil karya seni grafis cetak tinggi dengan Media MDF dengan alat wood curving. Kegiatan dimulai dengan membuat obyek dengan bahan papan yang telah disiapkan. Setelah selesai kemudian melaksanakan proses pencukilan. Pencukilan mengikuti sketsa obyek yang telah dibuat.





Sumber:

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas IX Semester Genap. 2020.

Sunday, November 7, 2021

Menyusun Konsep Pembuatan Patung

Seni patung adalah karya tiga dimensi yang tidak terikat pada latar belakang apa pun atau bidang manapun pada suatu bangunan. Konsep patung adalah gambaran awal tentang sesuatu yang juga disebut teori awal yang mendasari suatu kegiatan (aktivitas) yakni berkarya seni patung.Setiap orang memiliki konsep pembuatan patung yang berbeda. Terciptanya karya seni patung melalui beberapa tahapanya yang tidak dapat terpisahkan.tahapan tahapan itu adalah sebagai berikut:

a. Proses aktivitas jiwa penciptaan patung yang berada pada tahap proses pembentukan ide berasal dari penangkapan perasaan terhadap alam (sebagai obyek) yang berinteraksi dengan pertimbangan cita rasa dan rasa seni seseorang. Hal ini memunculkan ide seseorang untuk diekspresikan ke dalam karya seni.

b. Proses ekspresi penciptaan patung/proses penuangan ide penciptaan patung. Penuangan ide ke dalam wujud karya seni patung memuat tentang kreativitas masing masing. Oleh karena itu konsep berkarya seni patung sangat baku dan merupakan penentu terciptanya karya seni patung yang indah.


 Proses Penciptaan Karya Seni Patung

Tujuan membuat karya seni patung memang bermacam-macam, antara lain hanya untuk mempresentasikan keindahan semata, ada yang merupakan curahan perasaan haru, dan kurang pula terdorong oleh keinginan untuk mencukupi ekonomi. Pencipta suatu karya seni patung harus melalui proses untuk menghasilkan sebuah karya seni patung yang indah. Proses adalah suatu perubahan runtutan atau segala sesuatu, proses runtut, dan perkembangan melalui tahapan-tahapan dengan adanya pengaruh dari lingkungan, sehingga karya seni dapat diciptakan oleh seniman dan menghasilkan karya yang indah. Proses pembuatan suatu karya seni patung juga melalui runtutan kegiatan sebagai berikut:


Tahap awal, tahapan awal ini berupa upaya penemuan gagasan atau mencari sumber gagasan. Dalam tahapan ini juga dapat dikatakan sebagai tahapan mencari inspirasi atau ilham yang terdapat di lingkungan alam. Mencari inspirasi adalah upaya seniman untuk mendapatkan ide-ide baru. Dorongan yang dibutuhkan oleh seniman dalam menciptakan karya seni.


Tahap menyempurnakan, mengembangkan, dan memantapkan gagasan awal. Dalam tahap penyempurnaan ini untuk mengembangkan gambaran pravisual yang nantinya dapat diberi bentuk atau wujud nyata. Jadi gagasan yang muncul pada tahapan awal, pada tahapan ini masih harus diperbaiki menjadi gagasan yang sempurna, sehingga nantinya pada proses pembentukan sebuah karya seni dapat dengan mudah divisualisasikan berupa rancangan atau desain.


Tahap visualisasi ke dalam medium, di dalam proses mencipta, medium memang harus digunakan jika Anda ingin menyelesaikan tahapan akhir. Medium ini sendiri berperan sebagai sarana bagi seniman untuk mengekspresikan gagasannya. Seniman dalam mewujudkan sebuah karya seni dari tahapan sampai tahapan tahapan visualisasi seniman lebih berperan aktif dan kreatif dalam menemukan inspirasi, penyempurnaan gagasan, dan sampai visualisasi ke dalam medium. Penuangan konsep atau bentuk desain ke dalam media, mempermudah seniman dalam membuat dan menghasilkan sebuah karya seni. Pemilihan media juga harus diperhatikan dengan baik, karena media sangat berpengaruh dalam proses pembuatan.


Sumber:
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Modul Pembelajaran Jarak Jauh Kelas VII Semester Genap. 2020.

Thursday, October 14, 2021

Proses Berkarya Seni Rupa


Karya seni rupa dua dimensi tidak tercipta dengan sendirinya. Pembuatan karya seni rupa dua dimensi dilakukan melalui sebuah proses secara bertahap. Tahapan dalam berkarya ini berbeda antara satu jenis karya dengan jenis karya lainnya mengikuti karakteristik bahan, teknik, alat, dan medium yang digunakan untuk mewujudkan karya seni rupa tersebut.

Tahapan dalam berkarya seni rupa dua dimensi ini dimulai dari adanya motivasi untuk berkarya. Motivasi ini dapat berasal dari dalam diri maupun dari luar diri perupanya. Benda-benda kecil atau hal-hal sederhana dalam kehidupan kita sehari-hari dapat menjadi ide untuk berkarya seni rupa dua dimensi. Cobalah perhatikan benda-benda dan peristiwa sehari-hari di sekitarmu kemudian kembangkan hasil pengamatan menjadi gagasan berkarya seni rupa. Pilihlah bahan, media, alat dan teknik yang kamu kuasai atau ingin kamu coba dan mulailah berkreasi menciptakan karya seni rupa.

Perhatikan karya seni rupa dua dimensi jenis gambar karikatur berikut ini ceritakan kembali langkah-langkah dalam proses berkarya seni rupa dua dimensi yang ditunjukan oleh gambar karikatur tersebut.

Gambar 1.28 Karikatur proses berkarya seni rupa mulai dari memperoleh ide dan gagasan hingga terwujudnya karya seni rupa (gambar sedemikian rupa sehingga siswa tertarik untuk mencoba menafsirkan dan mendeskripsikan proses berkarya tersebut).


Berlatih Berkarya Seni Rupa Dua Dimensi (2D)

1. Kamu telah mengamati dan belajar tentang medium, bahan dan teknik dalam berkarya seni rupa.

2. Selanjutnya Perhatikan contoh karya seni rupa dua dimensi di bawah ini!

Sumber: Arti 21 Agustus 04

Gambar 1.30 Karya seni rupa dua dimensi dengan objek mahluk hidup


Uji Kompetensi:

Penilaian pribadi


Penilaian antarteman



Test Tulis:

Jelaskan istilah-istilah dalam karya seni rupa berikut ini dan berikan contohnya:

• Jenis

• Medium

• Bahan

• alat

• teknik

• objek

• unsur-unsur fisik

• unsur-unsur non fisik


Penugasan:

Mengumpulkan gambar (reproduksi) karya seni rupa dua dimensi dari berbagai sumber kemudian membuat analisis sederhana berkaitan dengan nama perupa (jika ada), jenis karya, medium (bahan, teknik dan alat), unsur fisik dan nonfisik, objek pada karya yang dikumpulkan tersebut.


Test Praktik:

Membuat lukisan/gambar karya seni rupa dua dimensi dengan melihat model (melihat secara langsung bukan mencontoh pada gambar atau foto) mahluk hidup (manusia atau hewan) dan benda mati (still life). Dalam membuat lukisan/gambar tersebut dapat menggunakan pinsil dan pewarna.


Projek (pentas seni/pameran seni rupa):

Pada akhir tahun ajaran akan diadakan pekan seni, hasil karya yang kamu buat akan dipamerkan bersama-sama dengan karya yang dibuat temanmu dari kelas yang lain. Pada akhir tengah semester sajikanlah karya seni rupa yang sudah kamu buat dalam pameran sederhana di kelas sebelum disajikan pada pameran akhir semester.


Sumber:

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA. Seni Budaya SMA/SMK Kelas X Semester 1. 2017





Sunday, January 31, 2016

Contoh kurikulum seni rupa dalam bidang Dimensi Aktual

Kurikulum aktual merupakan kurikulum yang berada dalam dimensi proses yaitu implementasi dari dimensi rancangan. Maka kurikulum ini dalam bentuk proses dan belum ada outputnya, artinya sedang terjadi, sedang dalam proses pengimplementasian rancangan yang telah dibuat. Dalam hal ini kurikulum sebagai kegiatan (proses), proses yang dimaksud yaitu proses kegiatan pembelajaran yang sedang berlangsung di sekolah atau kelas, perhatian diberikan penuh kepada anak. Kurikulum merujuk kepada bahan ajar yang telah direncanakan yang akan dilaksanakan dalam jangka panjang. Sedang pengajaran merujuk kepada pelaksanaan kurikulum tersebut secara bertahap dalam belajar mengajar.  

Sebagai contoh kuikulum seni rupa dalam bidang dimensi aktual adalah apabila seorang guru ketika mengajar di dalam kelas, ia menerangkan mengenai seni rupa terapan. Pertama guru memberi pengertian apa itu seni rupa terapan dan seni rupa murni, karena pelaksanaan kurikulum ini secara bertahap dalam belajar mengajar maka kemudian guru baru mencoba memberi contoh seni rupa murni. Pemberian contoh ini dapat melalui pertanyaan kepada murid, hal ini merupakan perhatian yang ditujukan pada anak agar ia benar-benar mengerti tentang apa itu seni rupa terapan dan seni rupa murni. Dengan adanya partisipasi dari peserta didik maka daya otak mereka akan terangsang, hal ini juga dapat dilakukan dengan cara menceritakan pengalaman-pengalaman guru yang menarik mengenai hal yang berkenaan dengan materi. Misalnya saja menceritakan tentang bagaimana menyenangkannya membuat keramik cetak tuang, atau menceritakan tentang hal lucu dari pengalaman itu sehingga ingatan anak akan lebih kuat karena terkandung ilustrasi cerita menarik di dalamnya.