Showing posts with label karya seni tiga dimensi. Show all posts
Showing posts with label karya seni tiga dimensi. Show all posts

Saturday, January 30, 2016

Bentuk Seni Rupa

Soepratno (1989: 42) menyebutkan bahwa menurut bentuknya, karya seni rupa dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu karya seni dua dimensi dan karya seni tiga dimensi. Hal yang sama juga dinyatakan Tarjo (2004: 16) bahwa seni rupa dapat dikelompokkan atas 1) seni rupa dua dimensional, yaitu yang karyanya bersifat datar: lukisan, relief, motif hias kain, dan ornamen pada bidang datar. 2) seni rupa tiga dimensional, yaitu yang memiliki ruang seperti: seni pahat/ patung, mebel, kerajinan boneka dan lain sebagainya.

Rondhi (2002: 13) menyatakan bahwa.
"Karya seni rupa dapat dibedakan menjadi dua yaitu karya seni dua dimensi dan karya seni tiga dimensi. Karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang hanya memiliki panjang dan lebar atau karya yang hanya bisa dilihat dari satu arah pandang. Contoh karya seni rupa dua dimensi adalah seni lukis, seni ilustrasi, seni grafis, poster dan berbagai karya desain grafis".
Karya seni rupa menurut dimensinya: 1) Seni rupa dua dimensi (dwimatra) yaitu karya seni rupa yang mempunyai dua ukuran (panjang dan lebar). 2) Seni rupa tiga dimensi (trimatra) yaitu seni rupa yang mempunyai tiga ukuran (panjang, lebar, dan tebal) atau memiliki ruang. (Maman, Zakarias, Bandi, 2006: 48).
Berdasarkan berbagai pendapat di atas, maka dapat disimpulkan bahwa karya seni rupa dilihat dari bentuknya di bagi menjadi dua yaitu:
  1. Karya seni dua dimensi
Karya seni rupa dua dimensi merupakan karya seni rupa yang diwujudkan dalam bidang datar yang hanya memiliki ukuran panjang dan lebar. Macam karya seni rupa dua dimensi antara lain lukisan, gambar, dan grafis.
  1. Karya seni tiga dimensi
Karya seni rupa tiga dimensi merupakan karya seni rupa yang diwujudkan ke dalam bentuk yang memiliki volume yang mempunyai ukuran panjang, lebar, dan tinggi. Macam karya seni rupa tiga dimensi antara lain seni patung, seni kriya, seni keramik, seni arsitektur dan berbagai desain produk.

Dalam penelitian ini karya seni rupa yang akan dibuat adalah karya seni rupa tiga dimensi berupa boneka dari jerami. Karya boneka dari jerami menurut peneliti sangat menarik karena unsur ruang dan bentuknya nyata dibandingkan dengan karya lain.

Friday, January 15, 2016

Boneka

Boneka merupakan salah satu benda kerajinan tangan yang termasuk kedalam karya seni rupa 3 dimensiKata “boneka” berasal dari bahasa Portugis yaitu boneca, atau dalam bahasa Jawa/Sunda disebut golek. Golek adalah sejenis mainan yang berbentuk manusia atau binatang, biasanya figur yang dibuat boneka adalah tokoh-tokoh fiksi (Purwoko, 2011:18). Boneka dapat diartikan sebagai karya seni rupa tiga dimensi berupa patung yang merupakan tiruan dari bermacam figur yang dapat difungsikan maupun sebagai benda hias.
 Figur boneka dapat bercorak figuratif ekspresionis, transformatif, distorsif, dan realis. Corak Imitatif (Realis/Representatif) adalah corak yang dalam perwujudannya mirip dengan yang ada di alam(manusia, binatang, tumbuhan) dan fisioplastis atau anatomi, proporsi maupun gerak. Sedangkan corak Deformatif adalah corak yang bentuknya yang di rubah dari bentuk aslinya tetapi tidak meninggalkan bentuk aslinya. Bentuk ini mengalami pemiuhan atau distorsi. Bentuk alam diolah diubah menurut imajinasi, atau hayalan. Perubahan itu masih terkait masih terkait sifat-sifat fisik.
Bentuk boneka secara khusus sangat beragam, ada yang berbentuk binatang, manusia atau tokoh terkenal, contohnya tokoh-tokoh dalam cerita kepahlawanan, kartun, maupun dalam cerita boneka. Contoh: cerita boneka dalam Si Unyil, Pinokio, Sesame Street, dan lain sebagainya.
Si Unyil
Pinokio
Sesame Street